Yudas 1:3 (TB) Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.
Yudas, saudara Yakobus menulis kitab ini untuk orang-orang yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.
Hamba Allah Yesus Kristus.
Kitab Yudas memberikan pesan kepada orang percaya untuk
Yudas 1:4 (TSI3) Karena ada guru-guru palsu yang tanpa kamu sadari sudah masuk ke antara kita. Merekalah orang yang sejak dahulu sudah ditetapkan Allah untuk dihukum karena kejahatan mereka, sesuai nubuatan para nabi dan seperti yang akan saya jelaskan di bawah. Mereka melawan Allah dan menyalahgunakan kebaikan hati-Nya sebagai alasan untuk terus hidup menuruti hawa nafsu. Mereka menolak untuk mengikut Kristus Yesus, yang adalah Allah sekaligus Raja dan Penguasa hidup kita.
Kita semua orang percaya hidup ditengah-tengah dunia yang penuh kejahatan, dimana banyak guru2 palsu, pengejek-pengejek yang melawan Allah & yang hidup menuruti hawa nafsunya sendiri.
Yudas 1:7 (TSI3) Ingat juga Sodom dan Gomora serta kota-kota di sekitarnya. Penduduk di sana berkelakuan sama seperti malaikat-malaikat itu, karena mereka banyak berzina dan sangat suka melakukan berbagai macam perbuatan cabul yang tidak wajar. Mereka menanggung hukuman api yang akan menyala untuk selama-lamanya. Hendaklah hal ini menjadi peringatan bagi kita.
Hawa Nafsu menjadi sasaran si jahat supaaya manusia jatuh dalam dosa. Bait Allah yg adalah tubuhNya dirusak dg hal yg tidak seharusnya.
Guru2 palsu ada untuk mengejek hidup orang-orang percaya yang hidupnya terpusat kpd Kristus & menanti-nantikan kedatanganNya untuk membawa & mengaruniakan kpd kita hidup yang kekal.
Yudas 1:11 (TB) Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.
Kain
Kejadian 4:3 (TB) Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
Ibrani 11:4 (TB) Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.
1 Yohanes 3:12 (TB) bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.
Dari jaman Kain & Habel, Allah hanya berkenan kepada darah binatang yang tercurah ke bumi, sebagai persembahan yang berkenan kepadaNya. Kain tdk mengerti isi hati Allah
Egonya Kain lebih besar daripada imannya. Ketidaktaatan manusia akan menghasilkan dosa yg lebih dalam.
Jangan sampai daging dan hawa nafsu lebih besar daripada keinginan kita beriman dan taat kepada Allah.
Kesalahan Kain Mempersembahkan korban tanpa iman, iri hati, marah dan tidak peduli teguran Allah dan juga membunuh orang benar dengan kejam.
Bileam
Bileam tdk taat dan tdk mau mendengar suara Allah
2 Petrus 2:15 (TB) Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.
Kesalahan Bileam
Tamak (serakah), mau melakukan hal yang salah demi uang, demi uang juga Bileam memberikan nasehat kepada bangsa Israel untuk membawa perempuan2 Moab untuk menggoda israel agar mereka ikut menyembah kepada baal org moab.
Korah
mEmberontak kepada Musa yg telah dipilih Tuhan sbg pemimpin
Bilangan 16:1-3 (TB) Korah bin Yizhar bin Kehat bin Lewi, beserta Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, dan On bin Pelet, ketiganya orang Ruben, mengajak orang-orang
untuk memberontak melawan Musa, beserta dua ratus lima puluh orang Israel, pemimpin-pemimpin umat itu, yaitu orang-orang yang dipilih oleh rapat, semuanya orang-orang yang kenamaan.
Maka mereka berkumpul mengerumuni Musa dan Harun, serta berkata kepada keduanya: "Sekarang cukuplah itu! Segenap umat itu adalah orang-orang kudus, dan TUHAN ada di tengah-tengah mereka. Mengapakah kamu meninggi-ninggikan diri di atas jemaah TUHAN?"
Bilangan 16:31-32 (TB) Baru saja ia selesai mengucapkan segala perkataan itu, maka terbelahlah tanah yang di bawah mereka,
dan bumi membuka mulutnya dan menelan mereka dengan seisi rumahnya dan dengan semua orang yang ada pada Korah dan dengan segala harta milik mereka.,
Bilangan 16:33-35 (TB) Demikianlah mereka dengan semua orang yang ada pada mereka turun hidup-hidup ke dunia orang mati; dan bumi menutupi mereka, sehingga mereka binasa dari tengah-tengah jemaah itu.
Dan semua orang Israel yang di sekeliling mereka berlarian mendengar teriak mereka, sebab kata mereka: "Jangan-jangan bumi menelan kita juga!"
Lagi keluarlah api, berasal dari pada TUHAN, lalu memakan habis kedua ratus lima puluh orang yang mempersembahkan ukupan itu.
Kesalahan Korah
Ia iri hati kepada Musa sebagai pemimpin yang di pilih dan di urapi Allah dengan memberontak.
Ketidaktaatan kepada otoritas sama dg kita meberontak Allah
Jurang pemisah itu kita buat sendiri akibat dosa. Menganggap diri kota sendiri benar itu juga salah
3 tokoh yaitu Kain,Bileam&Korah. ketiga tokoh ini adlh org beriman tp meninggalkan iman krn mrk lbh memilih hidup dlm keegoisan yg berpusat pd diri sendiri shg membuat mrk jatuh dlm dosa.
Dosa mementingkan diri sendiri. Hidup hanya utk kepuasan dan keinginan diri sendiri.
Segala cara mereka lakukan supaya kita terdistract/teralihkan dari tujuan kita/penantian kita akan hidup kekal.
Itu sebabnya sbg orang percaya, kita harus membangun diri kita diatas dasar iman kita kpd Kristus & berdoa dalam pimpinan Roh Kudus.
Supaya kita tidak lengah, tidak kompromi, tidak ragu-ragu dengan iman percaya kita, apalagi sampai jatuh dalam dosa.
Mari lindungkan diri kita dibawah penudungan Kristus (Roh Kudus, Alkitab & Gereja
Supaya kita dilalukanNya dari segala macam jerat dosa & kejahatan.
Jangan menjauhkan diri dari ketiganya.
Karena ketiganya diberikan Tuhan Yesus sebagai kuasa untuk menjaga kita supaya tidak tersandung & bergeser dari pengharapan Injil yang telah kita dengar lewat pengajaran para rasul (termasuk Papi Arie).
Berjuang mempertahankan iman kita yg telah diberikan oleh orang-orang kudusNya.
Yudas 1:12 (TSI3) Dengan berani mereka ikut dalam perjamuan kasih kalian, tetapi mereka hanya mementingkan diri sendiri dengan tidak tahu malu dan mencemarkan perjamuan itu. Mereka adalah orang yang tidak berguna, seperti awan tidak berair yang berlalu ditiup angin. Mereka seperti pohon-pohon yang tidak menghasilkan buah pada musim buah, yang akar-akarnya dicabut hingga akhirnya mati.
2 Petrus 2:12 (TSI3) Akan tetapi, guru-guru palsu itu menghina apa saja yang tidak mereka ketahui. Mereka tidak berakal, seperti binatang yang bertindak hanya berdasarkan naluri. Karena itu, sama seperti binatang juga, mereka akan kena jerat dan dibinasakan.
Guru-guru palsu ada ditengah2 orang kudusNya
1 Korintus 11:20-22 (TB) Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan.
Sebab pada perjamuan itu tiap-tiap orang memakan dahulu makanannya sendiri, sehingga yang seorang lapar dan yang lain mabuk.
Apakah kamu tidak mempunyai rumah sendiri untuk makan dan minum? Atau maukah kamu menghinakan Jemaat Allah dan memalukan orang-orang yang tidak mempunyai apa-apa? Apakah yang kukatakan kepada kamu? Memuji kamu? Dalam hal ini aku tidak memuji.
1 Korintus 11:21 (TSI3) Sebab ketika kalian makan bersama sebelum Perjamuan Tuhan, setiap orang berebut mengambil makanan sendiri tanpa menunggu yang lain. Akhirnya ada yang tidak mendapat bagian dan kelaparan, sedangkan yang lain kekenyangan bahkan mabuk.
Yudas 1:14 (TSI3) Henok, keturunan Adam yang ketujuh, juga sudah bernubuat tentang mereka, “Lihatlah, TUHAN datang dengan beribu-ribu umat-Nya yang sudah disucikan-Nya.
Yudas 1:16 (TSI3) Guru-guru palsu itu selalu bersungut-sungut dan suka mencari-cari kesalahan orang, padahal mereka sendiri selalu mengikuti hawa nafsu. Mereka menyombongkan diri dan memuji-muji orang lain supaya mendapat keuntungan bagi diri sendiri.
Matius 16:27 (TB) Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
Setiap orang harus memberikan pertanggungan jawab atas seluruh perbuatan kita.
Efesus 4:13-14 (TB) sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
Bertahanlah dalam iman sampai kita selesai dlm pertandingan iman kita.
Catatan tambahan Ibu Gembala :
Surat Petrus dan Surat Yudas
Penyesatan sudah ada dr dulu sampai dengan hari ini sampai Yesus datang kembali. Penyesatan masuk dlm gereja yg ada bersama org percaya. Penyesatan lewat manusia yg egosentris dan mementingkan diri sendiri.
Pola si jahat menghancurkan gereja itu ingin menghapus menggoncangkan
Iman yg sejati
Iman yg mengikuti YK dimana Yesus yg ditolak oleh dunia dan dibuang oleh dunia ini.
Berpusat pd Yesus
KeIlahian Yesus dikaburkan seolah Allah bukan segalanya
Iman tdk bisa mengukur kman masing2.
Jiwa mampu mengukur iman kita.
Kejahatan Kain, Bileam dan Korah
Spiritnya ada di dalam gereja.
Kasih Agape hanya dimiliki oleh Allah. Nature manusia kita tdk mempunyai kasih. Kasih dlm karya keselamatan Yesus kita percaya disitulah kita punya kasih Agapenya Allah.
RK ada utk mempertahankan iman sejati kita kepada Yesus.
Milikilah hati yg rela bekerja bagi Tuhan.
Penyesatan terjadi utk menggoncangan iman kita.
Orang2 KudusNya disesatkan dg tdk percaya kedatangan Tuhan.
Gereja tdk disukai sm dunia.
Roh Kudus diberikan utk menjaga umatNya sampai kedatangan Tuhan.
BANGUNLAH IMAN KRISTIANI YG SEJATI KPD YESUS KRISTUS
TITIK UKURNYA : kita ikut YESUS KRISTUS saja bukan yang lain. Bukan iman yg ego tp iman yg selalu berharan kpd Yesus dan mengenal Yesus lebih lagi
Iman membawa pengenalan akan Tuhan
Pengenalan akan Tuhan membawa kita pada pengalaman bersama Tuhan.
Bicarakan Yesus.