Sunday, 11 July 2021
Harga bertekun dalam Doa*
Suara Penggembalaan ke -2
Selamat Pagi Gereja Tuhan
Eirene buat Kita semua.
*Harga bertekun dalam Doa*
Bacaan kita Pagi ini :
Roma 12:12
_*“…Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!*_
Harga kepastian dari sebuah Ketekunan dalam Berdoa :
1. _*DOA adalah pertemuan dengan kebenaran, pertemuan dengan kasih, pertemuan dengan terang yang membuat ROH kita menyala-nyala dan bergairah.*_
2. _*Berdoa yang dilakukan dengan segenap hati akan menyentuh hati Allah dan mendatangkan api kebangunan Rohani.*_
3. _*Doa membuat Kemuliaan Allah turun dengan hadirat-NYA yang ajaib, yang menyebabkan radiasi dari kekuatan kuasa-NYA dan penyataan kebenaran-NYA yang sempurna yang dapat mengubah segalanya.*_
Tujuan pemberitaan saya pagi ini....
Yang sederhana dan mustahil menurut anggapan manusia itu, bahwa kita semua gereja Tuhan bertekun dalam doa pada tengah tahun 2021 ini.
Inilah yang menjadi tujuan saya karena ini merupakan panggilan Tuhan melalui Kebenaran Firman (Alkitab) bagi kita.
Ayat 12, ini mengatakan bahwa kita hendaknya _*“bersukacita dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan, dan bertekun (proskarterountes) dalam doa!”*_
Kita dapat melihat bahwa *kehidupan “Kristen yang normal” itu identik dengan kehidupan yang bertekun dalam doa.*
Maka dalam hal yang penuh dengan ketidakpastian ini (pandemic yang berkepanjangan) sepatutnyalah kita bertanya, “Apakah saya sudah bertekun dalam doa?”
Hal Itu bukan lantas berarti bahwa doa menjadi satu-satunya hal yang kita lakukan – ibarat seorang suami disebut berdedikasi jika ia menghabiskan seluruh waktunya dengan bercengkerama bersama sang istri. Sebaliknya, dedikasi sang suami kepada sang istri selayaknyalah memengaruhi segala aspek dalam hidupnya dan membuat dia memberikan seluruh keberadaannya kepada sang istri dalam beraneka cara.
Jadi, bertekun dalam doa tidak berarti bahwa berdoa kemudian menjadi satu-satunya kegiatan kita (sekalipun pada bagian lain, Rasul Paulus mengatakan, [“tetaplah berdoa” atau, “berdoalah tanpa henti”], 1 Tesalonika 5:17). Ini berarti ada sejenis *pola berdoa yang memenuhi standart kebenaran menurut Alkitab* untuk disebut sebagai bertekun dalam doa.
Dan itu tidak akan sama bagi setiap orang, sebaliknya itu pasti merupakan *sesuatu yang signifikan.*
_*Bertekun dalam doa pastilah berbeda dengan tidak bertekun dalam doa.*_
Dan Allah jelas memahami perbedaan itu. Ia akan meminta pertanggung jawaban kita: sudahkah kita bertekun dalam doa? Apakah Anda memiliki sejenis pola berdoa yang layak disebut sebagai “bertekun dalam doa”?
Takkan ada jawaban yang dapat diterima bagi pertanyaan *MENGAPA* atau *BAGAIMANA* kita berdoa, sekiranya Kristus tidak mati menebus kita. Itulah sebabnya kita berdoa “dalam nama Yesus.”
Oleh karena itu saya mengajak kita semua gereja TUHAN mengambil bagian dalam kesungguhan bayar harga bagi Jam DOA kita masing-masing yang akan membawa kita kepada kedekatan hati Allah, yaitu mengenai *hubungan yang INTIM bersama Tuhan.* (intimacy with God)
Selamat Berdoa dan masuk dalam hubungan yang INTIM bersama Tuhan Yesus.
Amin.
Tuhan Yesus Memberkati.
_MENGERJAKAN PANGGILAN: Menjaga Sikap Hati_
Selamat Pagi Eirene ibu Gembala Dan Jemaat Tuhan.
Suara Penggembalaan
Sabtu, 10 Juli 2021
_MENGERJAKAN PANGGILAN: Menjaga Sikap Hati_
Bacaan: *Efesus 4:1-16*
_*"Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu."*_
(Efesus 4:1)
Setiap Orang yang sudah masuk dalam Pelayanan, *“belum tentu”* orang itu mengerjakan panggilan-NYA dengan setia.
Sebagaimana suara Penggembalaan sebelumnya, kita di ingatkan tetang :
1. Allah yang menjadi milik Pusaka kita. (Ibu. Erlis)
2. Kehormatan/Marwah sebagai orang yang telah ditebus (Ev. Setyo)
3. Pengudusan & Kekudusan (Pnt. Agus)
Bagaimana dengan kita hari ini….???
Dijaman sekarang ini bagaimana seorang anak Tuhan bisa bertahan tetap setia, bertekun dalam pengenalan akan Tuhan & terus mengerjakan kekudusan secara Konsisten.
Oleh karena itu melalui Bacaan kita hari ini di ingatkan ya…..
Tuhan memanggil kita untuk menjadi berbeda dari dunia ini, sebab "...kamulah bangsa yang terpilih,
imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:" (1 Petrus 2:9).
Apakah kita memiliki kehidupan yang berpadanan dengan panggilan Tuhan ?
Setelah kita dipanggil, keberadaan kita bukan lagi seperti orang biasa lagi melainkan menjadi orang-orang pilihan Tuhan.
Karena kita adalah orang-orang pilihan, secara otomatis kita memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar yaitu memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Tuhan, yaitu menjadi saksi Kristus di tengah-tengah dunia ini; dan *mengerjakan panggilan Tuhan* harus diwujudkan *dalam tindakan nyata, bukan sekedar berteori* atau berkata-kata muluk seperti biasa dilakukan orang-orang yang sedang berkampanye.
Itulah yang disampaikan Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus ini.
Bukti kalau seseorang memiliki kehidupan yang berpadanan dengan panggilan Tuhan adalah *"...rendah hati, lemah lembut, dan sabar."* (Efesus 4:2a).
Tanpa sikap hati yang benar sulit hidup berpadanan dengan panggilan Tuhan. Semua itu dimulai dari hati.
*# Mengapa?* π€π€
*"Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu."* (Amsal 27:19),
sebab *"...apa yang keluar dari mulut berasal dari hati...Karena dari hati timbul segala pikiran jahat,"* (Matius 15:18-19).
Maka dari itu *"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."* (Amsal 4:23).
Jadi, Jemaat yang di Kasihi Tuhan Yesus Kristus….
Dalam _mengerjakan panggilan Tuhan penting sekali kita menjaga hati kita agar tetap "humble", lemah lembut dan sabar,_ *"Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."* (1 Samuel 16:7b).
Apabila hati kita sudah teruji, kita akan mengerjakan panggilan Tuhan itu tanpa bersungut-sungut, keluh kesah, tidak mudah kecewa dan tetap kuat meski berada di situasi-situasi sulit seperti sekarang ini.
Ditengah jaman yg tdk pasti, dengan pandemic yg tdk pernah tau Kapan selesainya.
Terus kerjakan panggilan yg taruh dalam Hati Kita sebagai anak-anak Tuhan yg terus berjaga-jaga Dan waspada.
Jaga sikap hati dalam mengerjakan panggilan Tuhan!
Tuhan Yesus memberkati Kita semua.
Pelita dan minyak
Selamat Pagi Eirene Ibu Gembala dan Jemaat Tuhan.
Suara Penggembalaan
Jumat, 9 Juli 2021
Bacaan :
- Matius 25:1-13
- I Tesalonika 5:1-11;
_"Tetapi kita adalah anak-anak terang, jadi hendaklah kita menguasai diri kita sendiri. Karena kita sedang berperang melawan iblis. Dan hendaklah kita memakai alat-alat perang yang ada pada kita. Biarlah keyakinan kita kepada Yesus dan kasih kepada saudara-saudari seiman menjadi seperti baju besi yang melindungi hati kita. Dan biarlah keyakinan bahwa kita pasti diselamatkan menjadi seperti topi perang."_
1 Tesalonika 5:8 TSI
Sering kita mendengar kalimat :
_"Sejarah akan selalu berulang"_ tapi berbicara waktu dan kesempatan tidaklah demikian;
Waktu kronos di bumi yg kita jalani tidak lah berputar dan berulang _(reinkarnasi)_ melainkan seperti garis linear _(lurus)_ yg sedang dan pasti menuju kepada titik akhir.
Alkitab jelas mengatakan bahwa akan ada hari akhir di bumi ini menuju pada waktu Kekekalan dimana Anak Allah, Yesus Kristus akan menyatakan diriNYA yg kedua sebagai Raja dengan PenghakimanNYA.
Pelita dan minyak sama2 tersedia bagi semua orang, namun yg membedakan adalah apakah mengambilnya dan memastikannya cukup dimiliki sebab ada konsekuensi waktu yg terbatas _(ayat 8, 10)_
Posisi kita sebagai murid adalah berjaga-jaga artinya mengetahui *fokus dan tujuan hidupnya* bagi Dia yg akan datang, tidak peduli pada waktu kita masih ada atau setelah kita selesai di bumi ini, tetapi yg Allah mau adalah kita tetap dalam posisi *menantikan dan kedapatan sedang mengerjakan kehendakNYA.*
Tidak ada satu manusia pun yg tau hari Tuhan tsb, yg artinya berakhir waktu dan kesempatan manusia untuk meresponi dan mengerjakan Kehendak Tuhan.
Pelita dan Minyak adalah bicara *Firman dan Roh Kudus* yg begitu penting harus kita miliki serta memastikannya tersedia dalam setiap hidup dan hari-hari kita;
3 hal yang melindungi kita selama di bumi :
(1 Tes 5:8)
1. Keyakinan pada Yesus (Iman=Percaya Penuh)
2. Kasih kepada saudara-saudara seiman
3. Pengharapan kepada Yesus.
Dua hal pertama seperti baju zirah besi yg menjaga dan melindungi posisi dan sikap hati kita dan yg ketiga seperti topi perang yg menjaga kepala/pikiran kita dari ketakutan dan kekuatiran selama hidup.
1. Keyakinan atau Iman Percaya Penuh kepada Kristus adalah dasar bagi Allah mencurahkan Roh Kudus Nya bertahta dan menanggulangi diri kita.
2. Kasih Kepada saudara adalah segala kemampuan yg Allah telah berikan untuk kita kerjakan bagi sesama terlebih saudara seiman untuk saling meneguhkan dan menguatkan.
3. Pengharapan adalah pijakan2 iman hari demi hari yg membawa kita bergantung sepenuhnya kepada Allah
Oleh karena nya hendaklah kita bersemangat dan saling membangun sebab Allah tidak menetapkan kita ditimpa murka tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. (ayat 9)
Doa kita pagi ini, semoga kita baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwa kita baik-baik saja.
Amin.
(3 Yohanes 1:2)
Tuhan Yesus Memberkati.
ππ
Allah adalah kasih
Selamat Pagi Eirene Ibu Gembala dan Jemaat Tuhan.
Suara Penggembalaan.
Kamis, 8 Juli 2021
Bacaan :
- Yesaya 46:1-13;
- Efesus 1-3-6, 9;
_”...hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim. Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu._
Yesaya 46:3-4 TB
Allah adalah Kasih
_(I Yohanes 4:8)_
Sehingga wujud dan penyataan Allah adalah sepenuhnya Kasih.
Kutipan Firman dari Kitab Yesaya di atas menggambarkan wujud dan penyataan Allah di dalam rencana KasihNYA;
1. Allah yang merencanakan Kasih
2. Allah yang mengerjakan rencana KasihNYA
3. Allah yang menyelesaikan rencana KasihNYA
Di dalam KekekalanNYA _(sebelum permulaan Penciptaan)_ Allah telah menetapkan rencana KasihNYA dalam AnakNya _(Efesus 1:9),_ Karya Penciptaan adalah wujud rencana KasihNya dan manusia ditentukan sebagai *sang penerima penuh* Kasih Allah bahkan menerima berkat rohani di dalam sorga / *"spiritual blessing"* (Efesus 1:3).
Sejak Karya Penciptaan hingga sekarang Allah tetap "bekerja" _(Yohanes 5:17),_ artinya KemuliaanNYA mengerjakan rencana KasihNya sekalipun dosa / pemberontakan baik di sorga _(malaikat jatuh),_ dan di bumi _(Adam-Hawa),_ yang bukan termasuk dalam rencanaNYA, seolah menggagalkan rencana KasihNya, namun Allah *tidak pernah* membatalkan rencana KasihNYA.
Inkarnasi dan Salib Kristus Yesus adalah wujud Allah menyelesaikan sekaligus menegaskan rencana KasihNYA dan membuktikan bahwa Kasih tidak pernah gagal _(love never fails)_
Kata "menggendong" _(sabal_ibrani)_ artinya sama dengan seorang ibu hamil yg membawa anak nya bukan di luar dirinya, melainkan di dalam dirinya; Kasih Allah bagi kita dikatakan sejak kita sebelum, di dalam kandungan hingga masa tua/putih rambut, Dia Sang Immanuel bagi kita.
Begitu mulia Kasih dari Pihak Allah, membangun Kesadaran hidup di dalam pengertian ini, sejatinya membawa diri kita setiap hari ke arah mengasihi, mencintai dan semakin bergairah untuk mengenal DIA yang telah, sedang dan senantiasa mengasihi kita.
Tuhan Yesus Memberkati.
ππ
Pengudusan dan kekudusan
*Suara Penggembalaan*
_Selasa 6 Juli 2021_
(Bagian 1)
π_*Ibrani 12:14 (TB) Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.*_
π_*Mazmur 24:3-5 (TB) Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"*_
_*"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.*_
----------
1️⃣ *"KEKUDUSAN"*
πShalom selamat pagi jemaat Kristus, hari ini sy akan berbagi berkat mengenai 1 hal esensi dlm diri Allah, yakni kekudusan. Kekudusan adalah hakekat Allah, semua agama mengajarkan kesalehan, kebaikan, dst. Tapi *bukan* kekudusan.
Kekudusan yg dimaksud adalah proses bagaimana kita kembali kepada tujuan semula kita dicipta yakni menjadi segambar dan serupa Allah. *Kekudusan melahirkan kesalehan dan kebaikan bukan sebaliknya*. Kekudusan adalah *identitas Allah* kita, dan tidak bisa ditemui disembarang tempat.
πBagaimana menjadi kudus?
π *1 Petrus 3:13-15 (TB) * Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?
Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar.
*Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!* Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,
πDalam bagian ini berkat yg saya ingin sampaikan kpd kita semua diayat 15 bahwa kuduskanlah Kristus dalam hatimu berarti kita sedang membuat Kristus yg utama/special/ membedakan Kristus dalam hati kita ( *set apart* = *bedakan* / NIV). Dalam bahasa aslinya PL (ibrani qadosh) atau dlm bhs Yunani (hagios) yg artinya _bedakan_. *Maka bedakan dan khususkan satu tempat di hatimu, berelasi lah denganNya, bersihkan dan jaga hanya _aku_ dan Kristus saja disitu.*
πDibagian Perjanjian Lama di kitab Raja-Raja, saya memiliki contoh bagaimana seseorang salah mengaplikasikan kekudusan. Yg dia cari adalah kesalehan dan kebaikan dengan harapan dia selamat, Bukan dari kekudusan. Yakni dari Yoab,seorang kepala pasukan di zaman daud yg membelot di zaman Salomo.
π *(1 raja raja 2:28-34)*
πKita tidak dapat menemukan Hidup (seperti yang Yoab lakukan dengan memegang tanduk-tanduk altar) dengan kesalehan. Yoab berharap hidup dari kesalehan, tapi bukan dari hidup kekudusan. Akhirnya Yoab tetap mati dibunuh oleh Benaya bin Yoyada pasukan Salomo.
πKembali di _1 petrus 3:13-15_
Bagian ayat ini mengajarkan kepada kita makna kebaikan yang berbeda dari Kekristenan, bahwa perbuatan baik kita bukan saja menyelamatkan, namun juga mendatangkan belas kasih dan pembelaan Tuhan sebab itulah yg Tuhan kehendaki. Meski telah berbuat baik namun ada penderitaan datang, kita akan berbahagia, karna kita *berhasil membedakan Kristus dalam hidup kita.* Sekali lagi, _*kekudusan melahirkan kesalehan dan perbuatan baik. Tidak berlaku kebalikannya.*_
----------
(Bag 1 selesai. Bersambung..)
*Suara Penggembalaan*
_Rabu, 7 Juli 2021_
(Bagian 2, selesai)
2️⃣ *PENGUDUSAN*
π *1 Petrus 1:15-16 (TB) tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.*
πKekudusan merupakan bagian penting dalam Kekristenan,sebab Allah mau supaya kita pun juga mengkhususkan diri kita dari dunia, dan hanya berpaut kepada Nya. Kitalah Umat Pilihan Allah yg telah dikuduskanNya sendiri dengan Darah AnakNya,spy kita terpisah dari dosa. Setiap orang percaya yg telah dipanggil dan dikuduskan memiliki tanggung jawab utk *menguduskan* dirinya bagi Tuhan Yesus saja.
π *Yosua 1:6-7*
Yosua 1:7 (TB) Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan *sungguh-sungguh*, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.
π *1 Tesalonika 4:1 (TB)* Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah *kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.*
πTulisan _sungguh2_ dr kedua bagian Firman tsb saya bold diatas karena kita perlu usaha yang lebih untuk mencapai kekudusan, kita tidak bisa mendapat perkenanan Allah hanya dari perbuatan kita saja. Yosua bin Nun tahu bahwa dia harus menguduskan dirinya sebelum menggantikan Musa utk memimpin Israel. Bukan saja supaya Yosua mampu memimpin bangsa yg tegar tengkuk ( _*ngeyel,bebal*_ ) tapi Yosua tahu *panggilannya* dan *Siapa yg mengutusnya*, Yakni Allah Israel. Oleh karena nya, kekudusan harus disertai pengudusan yakni satu usaha/effort yang lebih lagi dari kita utk mencariNya.
πContoh konkrit dalam PL banyak sekali hamba Tuhan yg baik sbg teladan utk menguduskan dirinya :
*1.* Para pahlawan Daud selalu loyal/setia kpd Daud, bukan karena personal seorang Daud saja,tapi mereka mau mengenal dan melayani Allah Abraham,Ishak dan Israel, yakni Allah yg Daud sembah dan layani, bahkan mengabdi turun temurun sampai kepada Raja Salomo anak Daud. Misalnya Benaya bin Yoyada seorang imam yg juga kepala pasukan Daud. Juga ada Amasai seorang kepala pasukan yg saya kutib ikrar setianya kpd Allah,dan kpd Daud :
π_1 Tawarikh 12:18 (TB) Lalu Roh menguasai Amasai, kepala ketiga puluh orang itu: Kami ini bagimu, hai Daud, dan pada pihakmu, hai anak Isai! *Sejahtera, sejahtera bagimu dan sejahtera bagi penolongmu, sebab yang menolong engkau ialah Allahmu!* Kemudian Daud menyambut mereka dan mengangkat mereka menjadi kepala pasukan._
*2.* Hanya Kaum Lewi yg dikhususkan melayani Altar Tuhan,dan setiap tata letak atau perabotan Kemah Suci dibuat khusus dan dikuduskan bagi Allah oleh umat Israel. Dan banyak lagi contoh.
πDemikian pula konteks hari ini kita sbg orang2 percaya dalam masa anugerah akhir ini, pengudusan harus terus kita lakukan dlm kehidupan sehari² lebih sungguh lagi, sbg contoh: *mengkhususkan dan menghargai lebih serta utamakan waktu dan tempat ibadah, berdoa, saat² merenungkan Firman pribadi/persekutuan, mengerjakan panggilan keluarga dan melayani.* Sebab Dialah Allah Tritunggal yg kita layani,kudus. Kitapun jg harus kudus.
Dan Ingatlah ada bagian Roh Nya yg Kudus telah tinggal dalam setiap kita. Jaga dan peliharalah tubuh jiwa roh kita!
----------
3️⃣ *PENUTUP*
π *Yohanes 13:5-8 (TB) kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.* *Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?" Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak."*
*Kata Petrus kepada-Nya: "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku."*
πPada akhirnya kita harus membuka diri dan merendahkan hati kita supaya Allah yg masuk dan bertindak. Pemikiran Petrus hanya didasari oleh pikiran secara etika/kesopanan/adat/agama. Kekudusan lebih dari itu semua. Kekudusan adalah milik Allah dan Tuhan yang punya dan berbuat. Tuhan Yesus mau supaya kita membuka diri dan *membiarkan/mengizinkan Allah berbuat dalam hidup kita.*
Tidak ada sukacita lebih daripada di dalam kasih karunia karena kita *dibedakan*. Hanya dari, oleh dan untuk Allah Israel,didalam Kristus Yesus saja hidup ini kita bawa dan persembahkan. Amin
Tuhan Yesus memberkati⛪ππΌ
TANGAN TUHAN Tidak Kurang Panjang Mengasihi Kita*
Shalom selamat pagi Ibu Gembala dan Seluruh Jemaat Tuhan.. ππΌπ
Suara Penggembalaan,
Senin, 05 Juli 2021
*TANGAN TUHAN Tidak Kurang Panjang Mengasihi Kita*
(Yesaya 59:1-2)
_"Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar, tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu."_ (Yesaya 59:1-2)
- Kasih Allah tidak terbatas.
- DIA Setia akan Perjanjian kekalNya sejak jaman purbakala.
- Keputusan dan KehendakNya tepat terlaksana.
▶️ *Belas kasihanNya ada bagi orang2 yg remuk dan rendah hati,π dan Keselamatan bagi mereka yang menanti-nantikan DIA.*◀️
Namun yang menjadi penghalang sehingga manusia tidak dapat menghampiri Kasih Allah dan mendapat bagian dlam PerjanjianNya adalah segala *Kejahatan* dan *Dosa* mereka.
Dosa membuat kehilangan Kasih Karunia, dan segala kejahatannya menjauhkan diri dr RahmatNya.
Syukur kpd Allah, karena kita beroleh Kasih Karunia Yesus Kristus✝️ shg *kita menjadi manusia Allah* bukan manusia tanpa Allah.
_"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus."_(Rom 3:23-24)
-- Kita pernah jahat dan berdosa namun kita telah menerima pengampunan dan hidup kita telah dimilikiNya. *Jika hati kita tidak menunduh (merasa bersalah) maka kita punya keberanian untuk mendekat, menghampiri datang kepada DIA tanpa rasa takut.* --
Kini, Mari kita Tetap tinggal di dalam persekutuan dengan Allah. π
▶️ *Diam & Dengar ketika DIA berbicara kpd kita. Allah akan membuat kita giat dan berhasil dalam segala pengenalan akan Allah dalam Yesus Kristus.*◀️
Selamat beraktivitas,
Tuhan Yesus memberkati kita semua.. Amin. ππΌπ
Murid Sejati, Takutlah Kepada Allah & Tidak MenyangkalNYA
Shalom selamat hari Minggu Ibu Gembala, Ibu Bibit, dan Seluruh Jemaat Tuhan.. ππΌπ«π€️
Kiranya sukacita dan Damai sejahtera Allah dlm Yesus Kristus menyertai kita semua GerejaNya.ππΌ
-------------------------------------------------------
*Suara Penggembalaan*
Minggu, 04 Juli 2021
*Murid Sejati, Takutlah Kepada Allah & Tidak MenyangkalNYA.*
_(Matius 10:28-33)_
1️⃣. Takut kepada Allah.
_"Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka."_
(Matius 10:28)
Mengapa bnyak orang menyangkal Tuhan dan mundur dari Tuhan? Jawabannya : Karena ia takut kpd manusia.
Orng yg tdk takut kpd Tuhan pasti takut kpd manusia.
Mungkin ada beberapa ajaran yg tdk menghasilkan rasa takut kpd Tuhan. Ajaran tersebut hanya menghasilkan murid "biasa" yg memandang Kristus hanya sbg Penyelamat dosa, ⭐ *tetapi Murid sejati memandangNYA sebagai Tuhan yg kepadaNya harus tunduk dan taat mutlak, takut dan gentar smp akhir hidupnya.✝️*
2️⃣. Selain itu, seorang Murid sejati pasti tidak akan menyangkalNya.
_"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."_
(Matius 10:32-33).
Apakah orang Kristen/orang percaya dapat terjatuh dan menyangkal Tuhan?
Jawabannya: Iya dapat, namun untuk seorang Murid sejati dpt terjatuh dan menyangkalnya hanya sementara, dan tidak mungkin terus-menerus menyangkal Tuhan.
Lihat Petrus mnyangkal Yesus smpai 3 kali, tetapi apa yg terjadi kemudian? Puji Tuhan Petrus bertobat dan bangkit kembali.
▶️ *Seorang murid sejati sangat mungkin bisa jatuh spt rasul Petrus, tetapi apabila kita seorang murid sejati : kita pasti bertobat dan tdk menyangkal lagi smpai akhir hidupnya, bahkan lebih sungguh2 lagi mengasihi Tuhan.*◀️
Kita yg terpanggil dan terpilih pasti akan setia dan menang. Mengapa? ⭐ *Karena kita percaya Yesus bukan hanya sebagai Juruselamat saja, melainkan sebagai Tuhan & Raja di atas segala tuhan & raja, yg kepadaNya kita harus menundukkan diri dg takut dan gentar.*⭐
Dalam kondisi apapun hari ini : *Kita GerejaNYA harus menjadi Murid Sejati* yang berjuang, setia, bertahan, dan menang sampai akhir.
Halleluya Amin.. ππΌ
Tuhan Yesus memberkati, π
Menentukan Arah dan Tujuan hidup yang benar
SUARA PENGGEMBALAAN
Sabtu, 3 Juli 2021.
*"Menentukan Arah dan Tujuan hidup yang benar"*
(Filipi 3:7-14)
Sekarang ini, banyak orang yang kehilangan arah hidupnya, tidak jelas dan tersesat. Mereka tidak mengerti apa tujuan hidup ini. Mereka bekerja, bersekolah atau studi, berkarier, menikah dan berkeluarga, mencari nafkah, dan melakukan segala kegiatan tanpa mengerti untuk apa semua itu dilakukan.
Pada umumnya, _semua itu dilakukan untuk memuaskan keinginannya sendiri_ dan _*dunia hari ini dengan arus teknologi yg sedemikian deras dan hebatnya membawa manusia pada suatu arah dan tujuan yg semakin jauh dari Kristus.*_
Suatu hari, ketika menghadap *takhta pengadilan Kristus*, barulah sadar bahwa hidup mereka ternyata sia-sia.
Selama di dunia, mereka menjalani hidupnya tanpa *"Arah dan Tujuan yang benar."* Mereka tidak hidup untuk melakukan keinginan Kristus, tetapi keinginan diri sendiri dan *"Mereka bisa kelihatan sebagai orang baik-baik, bahkan pergi bergereja, menjadi aktivis, bahkan menjadi pendeta. Tetapi sebenarnya arah hidup mereka bukan kepada Kristus."* (Bnd. 2 Tim. 3:2-7). Sebab, selama seseorang merasa berhak memiliki keinginan diri sendiri, arah hidupnya bukanlah Kristus.
Ini adalah _persoalan yang terbesar dalam kehidupan kita._
Tuhan Yesus berkata, *“Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?”* Maksud perkataan Tuhan ini adalah *apakah artinya seseorang dapat memuaskan diri dengan segala pencapaiannya kalau pada akhirnya binasa.*
Sebagai orang percaya/beriman *kita harus memiliki fokus hanya kepada Kristus*, sehingga kita mengerti *Arah dan Tujuan hidup* kita serta *berjalan kearah yg benar dan dapat sampai pada Tujuan Akhir yg benar dan sempurna.*
Mari Bp/Ibu serta Sdr/i yg terkasih dalam Kristus kita, saya mengajak agar kita *senantiasa mengevaluasi kehidupan kita apakah hidup kita sudah berkenan di hadapan Kristus ?*
Mari arahkan seluruh hidup kita kepada *Arah dan Tujuan* yang benar agar kita sampai kepada yg Kristus mau.
Amin. Selamat beraktifitas.π
Tuhan Yesus memberkati.ππ✋π
Iam nothing
SUARA PENGGEMBALAAN
Jumat, 2 Juli 2021
*Menyadari diri : I'm Nothing*
Filipi 1:19-26,
Shalom, Eirene untuk Kita semuaππ»
Pada umumnya, orang merasa berhak memiliki keinginan dan memuaskan keinginannya sendiri, dan Merasa diri *"I'm Something"* Bagi orang seperti ini, ia berpikir bahwa Tuhan berkewajiban menyukakan hatinya, dan Allah memiliki tugas untuk mengabulkan permintaan mereka, pemikiran seperti ini sesungguhnya adalah pemikiran yg dangkal dan egois.
Sebab seharusnya Bagi orang percaya/Beriman yang mengerti arti penebusan, mereka sudah tidak merasa berhak lagi memiliki hidup sebab ia sdh memiliki pikiran bahwa *"I'm nothing"*, sebab segenap hidup ini sudah menjadi milik Tuhan Yesus dan ia telah ditebus ia memberikan hidupnya hanya untuk Tuhan Yesus.
Dalam Perikop ini Rasul Paulus, memberikan nasihat kepada Jemaat di Filipi agar meneladani Kristus, sama sepeti dirinya yg mau meneladani Kristus, dalam diri Paulus Sdh tdk ada lagi keinginan dan perasaan *"I'm Some thing"*, melainkan *"I'm nothing"* bagi dirinya tdk ada yg lain selain Kristus yg utama, itulah sebabnya ia berani berkata *"Bagi ku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan, namun jika aku harus hidup itu berarti bekerja dan memberi Buah"* melalui hal ini Rasul Paulus secara tdk langsung ingin berkata bahwa *"Saat ini biarlah Bukan apa yang aku kehendaki yg terjadi melainkan apa yang Tuhan kehendaki itu lah terjadi."*
Orang-orang seperti ini yang Allah kehendaki dan inginkan untuk menjadi bagian dalam rencana Kekal Bapa.
Sekalipun ia memiliki keinginan, keinginannya bukan untuk diri sendiri, melainkan hanya untuk kesukaan hati Allah Bapa dan Tuhan Yesus.
Mari Jemaat Tuhan Kita merendah diri kita dihadapan Kristus yg telah menebus Hidup kita, dan berkata bahwa *"I'm Nothing"* dan *"Christ is my Everything"*
Amin. Tuhan Yesus memberkati.
Selamat Beraktifitas kembali Bp/Ibu dan saudara/i semua.
ππ✋π
Belas Kasih Allah sebagai sumber pemulihan
SUARA PENGGEMBALAAN
*Belas Kasih Allah sebagai sumber pemulihan.*
2 Raja-raja 19:1-11
Shalom eirene selamat pagi Bpk/Ibu saudara sekalian.
Melanjutkan suara penggembalaan kita. Hari ini kembali kita akan belajar tentang Kasih Karunia Tuhan dari satu kisah tentang salah satu Raja Israel yaitu Hizkia.
Siapakah Hizkia, Hizkia adalah putra raja Ahas. Hizkia adaah raja ke 11 yang memerintah di Kerajaan Yehuda setelah Israel terpecah menjadi dua kerajaan. Ia diangkat menjadi raja pada umur 25 th dan memerintah selama 29 th.
Nama HIZKIA atau KHIZ'QIYAH (ΧִΧְΧ§ִΧָּΧ) yang artinya: TUHAN adalah kekuatanku. Berasal dari kata ΧΧΧ§ - KHAZAQ yang artinya memperkuat.
Hizkia adalah pribadi yang sangat mengasihi dan takut akan Tuhan. Dialah yang melapaskan Israel dari penyembahan berhala.
Namun suatu saat Hizkia mengalami jatuh sakit dan hampir mati. Bahkan Nabi Yesaya bin Amos telah menubuatkan melalui Firman yang telah ia dengar dari Allah bahwa sakit raja Hizkia tidak akan sembuh dan dia akan mati.
Tetapi dalam kesakitannya raja Hizkia meratap dan berdoa dihadapan Tuhan. Dan seketika itu juga melalui Nubuatan Nabi Yesaya Allah berjanji akan memulihkan bahkan memberi kesembuhan dan umur lebih panjang bagi Hizkia.
Jemaat Tuhan yang terkasih hari ini kita bersama2 belajar tentang kekuatan Doa yang dapat menarik belas kasihan Allah memulihkan hidup seseorang.
Dalam kisah ini seolah Allah menunjukan bahwa IA tidak konsisten dengan Firman-Nya. Sebab ternyata Hizkia tidak mati karena penyakitnya tetapi justru Hizkia disembuhkan Tuhan.
*Saudara yang terkasih sebenarnya Allah kita adalah Allah yang sangat konsisten. Tetapi bagi Allah Belas KasihNya harus menjadi yang terutama diatas segala-galanya. Bagi Allah relasi/hubungan yang pulih antara Allah dan manusia jauh melebihi segalanya. Hal ini dibuktikan manakala Yesus Kristus harus mati demi pemulihan hubungan antara Allah dan manusiabyang telah rusak oleh penyakit dosa.*
_*Allah kita adalah Allah yang didalamNya penuh dengan Kasih. Dan Ia bergerak dalam kasih dan merancang kan segala sesuatu didalam kasih.*_
Hizkia telah meletakkan sepenuh imannya pada Belas Kasih Allah. Ia tetap percaya dan fokus kepada belas kasian Allah bukan dari apa yang ia dengar dan ia rasakan saat itu.
*Apapun yang kita alami mari kita tetap fokus pada belas kasih Tuhan. Terlebih RohNya yang Kudus sekarang telah bersemayam dalam hidup kita. Biarkan Rohnya yang memimpin kita pada kehendaNya. Sebab disana Allah telah menyediakan pemulihan dan kesembuhan bagi kita umatNya.*
*Maleakhi 4:2 (TB)*
Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.
_*Amin*_
Selamat berkarya, Tuhan Yesus memberkati kita semua ππ️
Kehormatan/Marwah sebagai orang yang telah ditebus
SUARA PENGGEMBALAAN
*Kehormatan/Marwah sebagai orang yang telah ditebus*
*2 Sam 12:1-20*
Shalom eirene bagi kita semua.
Hari ini kita akan belajar tentang satu kisah yang hebat dari seorang Raja Daud. Dimana Raja Daud harus dipaksa oleh Allah melalui Nabi Natan untuk mengakui *dosa dan Aib-nya* dimuka seluruh rakyat Israel.
Nabi Natan datang kepada Daud dengan sebuah perumpamaan yang mengkisahkan: Dimana ada seorang miskin (maksudnya Uria) yang hanya mempunyai 1 ekor domba (maksudnya Batsyeba ) direbut oleh seorang kaya (maksudnya Daud).
Gambaran keakraban antara domba dan pemiliknya dalam kehidupan sehari-hari, mencerminkan kebahagiaan perkawinan yang dirusak oleh egoisme dan kekejaman Daud.
“Tamu” yang dimaksud dalam ayat 4, maksudnya adalah hawa nafsu yang datang. Pada saat kedatangan “tamu” dan hendak meladeni/menjamu “tamunya” itu si Kaya tidak mengambil domba-dombanya sendiri melainkan merampas domba satu-satunya dari si Miskin itu.
Meskipun dalam perumpamaan itu tidak dikatakan apa-apa tentang pembunuhan, Daud tiba-tiba menyela dan menyatakan bahwa orang kaya itu harus mati!. Ketika ia menambahkan bahwa anak domba itu harus diganti empat kali lipat, secara tidak sengaja ia menyatakan kematian anaknya sendiri : (2 Samuel 12:18 anak pertama Batsyeba ; 2 Samuel 13:33 Amnon, 2 Samuel 19:4 Absalom; 1 Raja-Raja 2:24-25 Adonia).
Alangkah terkejutnya Daud ketika mendengar ucapan Nabi Natan bahwa “ Engkaulah orang itu” (ayat 7). Dan segeralah Daud menyadari kesalahannya.
Jika kita perhatikan disayat 13-20. Disinilah letak titik dimana Daud menyadari segala kesalahannya. Daud memilih untuk mengakui segala kesalahannya, bahkan Ia harus mengakuinya dihadapan seluruh umat Israel dan dan Ia-pun harus menerima semua konsekwensi atas apa yang telah dia lakukan karena telah melanggar dan mengusik kekudusan Allah.
Tidak hanya dipermalukan dimuka umum. Bahkan jika kita perhatikan:
*di ayat 16,* sebagai seorang Raja. Daud harus berpuasa dan berbaring ditanah memohon kekuatan kepada Allah.
Hari ini kita mau belajar tentang kehebatan raja Daud. Bukan karena kehebatannya dalam berperang dan kekuasaannya tetapi karena Kerendahan hati yang dimiliki raja Daud. Sebenarnya Daud bisa saja dengan segala kekuasaan sebagai Raja untuk menyingkirkan Nabi Natan. Tetapi justru ia mengakui kesalahannya.
Walaupun saat itu Kristus belum datang ke dunia. Namun Daud telah memahami bahwa Ia telah mengalami kasih Allah yang besar. *Pengampunan Allah dan Kasih Allah kepada Daud melampaui segala pelanggarannya (Kasih Karunia) yang mendorongnya untuk merendahkan hati dihadapan Allah untuk meminta pemulihan.*
Hari ini Roh Kudus melalui FirmanNya dari kisah pertobatan Daud sedang membimbing kita *untuk kita belajar merendahkan hati agar kita dapat mengerti dan masuk dalam Kasih Karunia Allah.* *Dalam pertobatannya Daud menyadari bahwa Kehormatan/marwahnya bukan pada kekuasaannya namun dalam Kasih Karunia Allah.* Bagaimana dengan kita?
Mengapa kita sulit mengerti dan masuk dalam Kasih Karunia Allah padahal Yesus telah datang didunia ini dan menebus kita. Mengapa kita sulit mengerti betapa dalam luas tinggi dalamnya cinta Kristus kepada kita? Karena kita hanya mengandalkan diri kita, kemampuan kita, gelar kita, titel kita untuk menjaga kehormatan kita (disini kita sedang menghina Allah)
*Sebagai seorang yang telah mengalami penebusan Kristus. Kita tidak bisa menyatakan lagi ke-akuan kita melainkan kita harus berani meletakkan hidup kita kepada Kristus. Kebutuhan akan Kristus akan menolong kita menjadi pribadi yang rendah hati, lembut dan akan menjadi pribadi yang mudah mengalami pertobatan. Sebenarnya tidak mudah mengakui dosa2 kita dihadapan Tuhan terlebih dihadapan umum seperti Daud. Tetapi percayalah ketika kita hidup dalam Kasih Karunia Allah didalam Yesus kita dapat melakukan hal2 yang diluar batas kemampuan kita. Karena kita sedang membiarkan Roh Allah dengan leluasa hidup dalam diri kita. Selamat menikmati kasih Karunia Allah pastikan hidup kita didalamnya melalui keintiman dalam Roh Kudus, FirmanNya dan persekutuan yang erat dengan sesama tubuh.*
*Galatia 2:20-21 (TB)* namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.
_*Amin*_
Selamat berkarya dan Tuhan Yesus memberkati kita semuaππ️
Kejatuhan akibat tak sepenuh hati
Suara Penggembalaan
*"Kejatuhan akibat tak sepenuh hati"*
_*1 Raja 11: 1- 13*_
Ayat 6 " *Dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.*
Jatuhnya seseorang dalam dosa tidak begitu saja terjadi. Sebab segala ada sebab akibatnya. Kejatuhan seseorang dalam dosa selalu diawali dari hati yang tidak sepenuhnya terpaut kepada Allah. Hal ini juga terjadi pada kehidupan raja Salomo.
Raja Salomo adalah Anak Raja Daud dari Betseba. Raja Salomo menggantikan ayahnya raja Daud untuk memerintah bangsa Israel sebagai Raja. Pada awalnya raja Salomo mengikuti perintah TUHAN dengan setia. Salomo juga tidak meminta kekayaan, umur panjang atau kekuasaan, melainkan hikmat. Dan TUHAN menganugerahkan kekayaan dan kebesaran pada kerajaan Salomo. Namun sayang, di akhir hidupnya, raja Salomo gagal menjaga hatinya sehingga berpaling pada allah-allah lain dengan membawa sesembahan bangsa lain masuk ketengah2 umat Israel(ay. 4).
Firman Tuhan ini mengingatkan agar kita tetap setia mengikut TUHAN dengan sepenuh hati. Mari kita hidup dengan tulus mencari Tuhan artinya jangan ada motifasi2 tertentu yang lahir dari kepentingan kita. Namun biarkanlah motifasi kita mengikut Tuhan karena kita mengasihiNya. Biarkanlah KasihNya memimpin kita pada kehidupan yang intim denganNya dan memimpin kita untuk melakukan melakukan apa yang diperintahkan olehNya melalui Firman-Nya (1Raj. 9:4).
_*Mengikut TUHAN dengan sepenuh hati akan menjaga fokus kita tetap pada TUHAN, bukan pada keadaan atau situasi yang kita alami. Sehingga kita akan dijauhkan dari potensi2 kejatuhan dan hidup menyimpang dari kebenaran Allah. Bagian kita mari kita terus setia mengikuti jejak Tuhan dan janganlah menjauhkan diri dari sumber Yaitu Roh Kudus, Alkitab/FimanNya dan tentu GerejaNya.*_
Selamat berkarya hari ini, tetap didalam Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semuaππ️
Milik Pusaka
_*SUARA PENGGEMBALAAN*_
*MILIK PUSAKA* (Bagian 1)
_Mazmur 37:18, TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya;_
_Mazmur 111:6, Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa._
_Mazmur 119:111, Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan hatiku._
*Apa yang dimaksud dengan Milik Pusaka?*
_*Milik pusaka adalah harta benda peninggalan, harta pusaka, warisan (heritage, legacy,
inheritance, patrimony, bequest, heirdom).*_
Sedangkan *Milik pusaka Allah adalah janji Allah, perkataan Allah, jaminan Allah bagi
umat pilihanNya.*
_Bagi Bangsa Israel milik pusakanya adalah tanah yang diberikan Allah kepada
umatNya; tanah pusaka pemberian Allah sesuai janji Allah kepada Abraham (Kejadian 17:7-9)._
*Mazmur 135:12*
_dan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka, milik pusaka kepada Israel, umat-Nya._
*Mengapa milik pusaka itu penting?*
*Mengapa Allah memberikan milik pusaka bagi bangsa Israel?*
_Milik pusaka sangat penting karena *merupakan penggenapan janji Allah bagi bangsa
Israel.*_
Sebagai *bukti kesetiaan Allah akan janjiNya.*
Sebagai *bentuk "tanggung jawab" Allah kepada perkataanNya/janjiNya,* bukan kepada
bangsa Israel.
Bahwa *IA adalah Allah yang setia dan tidak pernah mengingkari apa yang sudah dijanjikanNya
(perkataanNya).*
_Mazmur 136:21-22, Dan memberikan tanah mereka menjadi milik pusaka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Milik pusaka kepada Israel, hamba-Nya! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya._
_*Milik pusaka Bangsa Israel adalah Tanah Perjanjian (Tanah Kanaan).*_
Kejadian 17:8
_Mazmur 105:11, firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."_
_Pembagian milik pusaka diberikan Allah kepada Bangsa Israel sesuai suku masing-masing
dan melalui pengundian._
Bilangan 33:54
Allah memberikan milik pusaka kepada Bangsa Israel berupa tanah perjanjian yang pernah
dijanjikanNya kepada Abraham, *untuk menjadi milik kepunyaan mereka,
untuk memelihara hidup mereka, untuk menjaga perjanjianNya dengan bangsa itu.*
Kejadian 15:18-21
*Mengapa dari 12 suku Israel, _hanya Suku Lewi_ yang tidak mendapatkan milik pusaka?*
Dari 12 suku Israel, hanya Suku Lewi yang tidak mendapatkan milik pusaka.
Dan ini merupakan *perintah langsung dari Allah.*
_Yosua 13:14 (TB) Hanya kepada suku Lewi tidak diberikan milik pusaka: yang menjadi milik
pusakanya ialah TUHAN, Allah Israel, seperti yang dijanjikan-Nya kepada mereka._
_Ulangan 10:9 (TB)
Sebab itu suku Lewi tidak mempunyai bagian milik pusaka bersama-sama dengan saudara-saudaranya; TUHANlah milik pusakanya, seperti yang difirmankan kepadanya oleh
TUHAN, Allahmu._
*Suku Lewi dipilih karena:*
_*1. Suku Lewi merupakan suku asal Musa dan Harun.*_
Yang sejak semula sudah Allah pilih dan tetapkan untuk membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.
Karena dalam pandangan Allah pastilah hati dan hidupnya berbeda, dari orang-orang sebangsanya.
Keluaran 2
Bilangan 26:58-59
_*2. Orang-orang Lewi mengambil tempat "anak sulung" bagi orang Ibrani, karena
anak sulung merupakan milik kepunyaan Allah.*_
Keluaran 13
Bilangan 3:12-13
_*3. Orang-orang Lewi dengan taat dan setia menanggapi panggilan dan perintah Musa untuk menumpas dosa dari tengah-tengah bangsanya.*_
Bangsa Israel berdosa terhadap Allah karena membangun dan menyembah Patung Anak Lembu Emas.
Suku Lewi dengan cepat *BERPIHAK KEPADA ALLAH DAN MUSA.*
Keluaran 32:25-29
_Keluaran 32:26 (TB) maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta
berkata: "Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!" Lalu
berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi._
Suara Penggembalaan, Kamis 24 Juni 2021
Suara Penggembalaan
*MILIK PUSAKA* (Bagian 2)
_*Tugas Suku Lewi sebagai Suku Imamat yang mengadakan (menyelenggarakan)
ibadah:*_
*1. Membawa Tabut Perjanjian.* Ulangan 10:8
*2. Berdiri dihadapan Tuhan untuk melayaniNya.*
Ulangan 18:5
*3. Memberkati dalam NamaNya.*
Bilangan 6:22-27
_Pemilihan Tuhan atas Suku Lewi membuat Suku Lewi tidak memperoleh hak milik
pembagian tanah seperti saudara-saudaranya yang lain._
Karena *milik pusaka mereka adalah Tuhan sendiri.*
Hal ini karena _mereka harus *FOKUS pada pelayanan Tuhan* dan hidup diantara
saudara-saudaranya, sehingga kehidupan mereka ditunjang oleh suku lainnya._
Ulangan 14:27
Bilangan 35:6-7
Sebagai ganti Kaum Lewi tidak memperoleh bagian dari Tanah Kanaan sebagai milik
pusaka mereka, Tuhan, Allah Israel, menyatakan secara khusus bahwa *Diri-Nyalah yang
akan menjadi pengganti bagian warisan tanah yang tidak mereka dapatkan itu.*
_Kaum Lewi beroleh kasih karunia untuk dapat *berhubungan lebih intensif dan kesempatan
yang lebih untuk intim dengan Tuhan* oleh karena tugas dan panggilan hidup mereka yang
sepenuhnya melayani dihadapan Tuhan._
Tuhan sebagai milik pusaka Suku Lewi berarti bahwa *hidup mereka sepenuhnya
diperuntukkan untuk pelayanan dan pengabdian kepada Tuhan.*
_*Suku Lewi dipilih dan dikhususkan Tuhan bagi Diri-Nya.*_
*Tapi mereka juga memilih untuk berpihak kepada Tuhan.*
Dan hal itu diperhitungkan oleh Tuhan.
*Apa hubungannya milik pusaka dengan kita orang percaya, gerejaNya*
Hari ini dalam Kristus kita hidup sebagai orang-orang pilihan.
_*Kita beroleh anugerah masuk (kembali) dalam grand design kemuliaan Allah.*_
*Tuhan mau respon kita selalu berpihak kepadaNya.*
_*Selalu memilih Kristus, apapun konsekuensinya.*_
*Kristus (keserupaan denganNya) lah yang harus kita tuju dalam perjalanan
(perlombaan) hidup kita.*
_*Kristus lah yang menjadi milik pusaka kita orang percaya, gerejaNya.*_
Kristus lah yang dijanjikan Allah sejak semula bagi kita.
Siapa yang memiliki Kristus sebagai milik kepunyaannya, akan dikhususkan Allah bagi
kemuliaanNya.
Dan hidup sepenuhnya bagi pelayanan kepada Allah.
*Hidup nya bukan milik dirinya sendiri lagi, tapi hidup bagi Allah didalam Yesus Kristus.*
_Galatia 2:20 (TB)
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di
dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman
dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku._
_Roma 6:11 (TB)
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi
kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus._
Suara Penggembalaan Jumat, 25 Juni 2021
Suara Penggembalaan
*MILIK PUSAKA* (Bagian 3)
_Beberapa contoh tokoh di Alkitab yang merelakan apa yang mereka miliki atau cintai demi
memperoleh Tuhan, Allah._
*1. Abraham*
Bagi Abraham memiliki Tuhan lebih berharga daripada mempertahankan anak
tunggalnya.
Kejadian 22:1-18
Roma 4:20-22
*2. Musa*
Bagi Musa mendapat bagian dalam kemegahan serta kemewahan Mesir tidak ada
artinya dibandingkan mengikut Tuhan.
Ibrani 11:24-26
*3. Suku Lewi*
Bagi Suku Lewi Tuhan adalah milik pusaka mereka, lebih dari tanah dan ternak
Kanaan.
*4. Daud*
Bagi Daud, Tuhan adalah bagiannya dan harta warisan yang paling berharga.
Mazmur 16:2, 5; 73:25-26; 119:57
*5. Yeremia*
Ratapan 3:24-26
*6. Salomo* Kidung Agung 2:16
*7. Rasul Paulus*
Bagi Paulus, Kristus adalah segalanya, seluruh hidupnya.
_Filipi 1:21 (TB) Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan._
_Filipi 3:7-8 (TB) Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang
kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus,
Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan
semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,_
Masih banyak lagi contoh lainnya, tapi pada intinya _mereka mengerjakan semua itu karena
sudah *mendapatkan mustika nya, yakni Kristus sebagai milik pusaka mereka.*_
*Mendapatkan Tuhan itu melebihi segala yang ada di dunia.*
_Memiliki Dia dan menjadi milikNya merupakan sesuatu yang tidak akan pernah
sebanding dengan apapun juga._
*Kristus sebagai milik pusaka berarti bahwa IA adalah _pusat kehidupan kita, pemilik
kehidupan kita, bahkan IA adalah Hidup itu sendiri._*
Yang kita pegang dan andalkan hanyalah Kristus saja, bukan yang lain.
Legacy/warisan/milik pusaka inilah yang harus kita turunkan turun temurun kepada generasi
selanjutnya.
Sama seperti Alm. Bpk. Gembala Sidang kita yang dipilih dan dipanggil Tuhan, dikhususkan
bagiNya.
Beliau memilih untuk menghidupi pilihan Tuhan itu dan memilih untuk "berpihak" kepada
Allah, bukan berpihak kepada dunia dan segala kemegahannya.
Kristus adalah milik pusaka yang Alm. Bpk. Gembala Sidang wariskan bagi kita jemaat.
Jadi jelas bahwa *legacy Alm. Bpk. Gembala Sidang itu adalah Kristus, bukan apapun
atau siapapun karena beliau adalah milik Kristus dan ia dimiliki oleh Kristus.*
Legacy Alm. Bpk. Gembala Sidang jelas bagi kita, baik pribadi lepas pribadi, maupun
corporat gereja.
Beliau telah meletakkan dasar Kristus dalam hidup kita, supaya diatas dasar Kristus itulah
kita membangun seluruh kehidupan kita.
Alm. Bapak Gembala Sidang sebagai pembawa iman bagi kita.
Ditengah situasi kondisi yang serba tidak pasti dan cenderung mengerikan ini, mari *terus pegang Kristus, andalkan Kristus, pandang Kristus & fokus hanya kepadaNya,* karena *kasihNya tak pernah berubah* bagi kita, dulu, sekarang dan selamanya.
*Mari terus jadikan Kristus sebagai milik pusaka kita.*
_*Mari selalu memilih Kristus dan berpihak kepadaNya.*_
*Orang yang memiliki Kristus sebagai milik pusakanya pasti akan tetap kuat menatap
dan menjalani kehidupan, sesulit dan seburuk apapun keadaannya.*
_Karena *pengharapan kita adalah Kristus Sang Kurios Agung, Tuan dan Pemilik Hidup
kita, yang adalah Pencipta dan Pemilik segala yang ada* karena semua telah Bapa letakkan dibawah
kakiNya._
_Efesus 1:22-23 (TB)
Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya
kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu._
Tuhan Yesus menolong kita semua.
_Suara Penggembalaan Sabtu, 26 Juni 2021_
Thursday, 1 July 2021
Milik pusaka
_*SUARA PENGGEMBALAAN*_
*MILIK PUSAKA* (Bagian 1)
_Mazmur 37:18, TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya;_
_Mazmur 111:6, Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa._
_Mazmur 119:111, Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan hatiku._
*Apa yang dimaksud dengan Milik Pusaka?*
_*Milik pusaka adalah harta benda peninggalan, harta pusaka, warisan (heritage, legacy,
inheritance, patrimony, bequest, heirdom).*_
Sedangkan *Milik pusaka Allah adalah janji Allah, perkataan Allah, jaminan Allah bagi
umat pilihanNya.*
_Bagi Bangsa Israel milik pusakanya adalah tanah yang diberikan Allah kepada
umatNya; tanah pusaka pemberian Allah sesuai janji Allah kepada Abraham (Kejadian 17:7-9)._
*Mazmur 135:12*
_dan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka, milik pusaka kepada Israel, umat-Nya._
*Mengapa milik pusaka itu penting?*
*Mengapa Allah memberikan milik pusaka bagi bangsa Israel?*
_Milik pusaka sangat penting karena *merupakan penggenapan janji Allah bagi bangsa
Israel.*_
Sebagai *bukti kesetiaan Allah akan janjiNya.*
Sebagai *bentuk "tanggung jawab" Allah kepada perkataanNya/janjiNya,* bukan kepada
bangsa Israel.
Bahwa *IA adalah Allah yang setia dan tidak pernah mengingkari apa yang sudah dijanjikanNya
(perkataanNya).*
_Mazmur 136:21-22, Dan memberikan tanah mereka menjadi milik pusaka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Milik pusaka kepada Israel, hamba-Nya! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya._
_*Milik pusaka Bangsa Israel adalah Tanah Perjanjian (Tanah Kanaan).*_
Kejadian 17:8
_Mazmur 105:11, firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."_
_Pembagian milik pusaka diberikan Allah kepada Bangsa Israel sesuai suku masing-masing
dan melalui pengundian._
Bilangan 33:54
Allah memberikan milik pusaka kepada Bangsa Israel berupa tanah perjanjian yang pernah
dijanjikanNya kepada Abraham, *untuk menjadi milik kepunyaan mereka,
untuk memelihara hidup mereka, untuk menjaga perjanjianNya dengan bangsa itu.*
Kejadian 15:18-21
*Mengapa dari 12 suku Israel, _hanya Suku Lewi_ yang tidak mendapatkan milik pusaka?*
Dari 12 suku Israel, hanya Suku Lewi yang tidak mendapatkan milik pusaka.
Dan ini merupakan *perintah langsung dari Allah.*
_Yosua 13:14 (TB) Hanya kepada suku Lewi tidak diberikan milik pusaka: yang menjadi milik
pusakanya ialah TUHAN, Allah Israel, seperti yang dijanjikan-Nya kepada mereka._
_Ulangan 10:9 (TB)
Sebab itu suku Lewi tidak mempunyai bagian milik pusaka bersama-sama dengan saudara-saudaranya; TUHANlah milik pusakanya, seperti yang difirmankan kepadanya oleh
TUHAN, Allahmu._
*Suku Lewi dipilih karena:*
_*1. Suku Lewi merupakan suku asal Musa dan Harun.*_
Yang sejak semula sudah Allah pilih dan tetapkan untuk membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.
Karena dalam pandangan Allah pastilah hati dan hidupnya berbeda, dari orang-orang sebangsanya.
Keluaran 2
Bilangan 26:58-59
_*2. Orang-orang Lewi mengambil tempat "anak sulung" bagi orang Ibrani, karena
anak sulung merupakan milik kepunyaan Allah.*_
Keluaran 13
Bilangan 3:12-13
_*3. Orang-orang Lewi dengan taat dan setia menanggapi panggilan dan perintah Musa untuk menumpas dosa dari tengah-tengah bangsanya.*_
Bangsa Israel berdosa terhadap Allah karena membangun dan menyembah Patung Anak Lembu Emas.
Suku Lewi dengan cepat *BERPIHAK KEPADA ALLAH DAN MUSA.*
Keluaran 32:25-29
_Keluaran 32:26 (TB) maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta
berkata: "Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!" Lalu
berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi._
Suara Penggembalaan, Kamis 24 Juni 2021
Suara Penggembalaan
*MILIK PUSAKA* (Bagian 2)
_*Tugas Suku Lewi sebagai Suku Imamat yang mengadakan (menyelenggarakan)
ibadah:*_
*1. Membawa Tabut Perjanjian.* Ulangan 10:8
*2. Berdiri dihadapan Tuhan untuk melayaniNya.*
Ulangan 18:5
*3. Memberkati dalam NamaNya.*
Bilangan 6:22-27
_Pemilihan Tuhan atas Suku Lewi membuat Suku Lewi tidak memperoleh hak milik
pembagian tanah seperti saudara-saudaranya yang lain._
Karena *milik pusaka mereka adalah Tuhan sendiri.*
Hal ini karena _mereka harus *FOKUS pada pelayanan Tuhan* dan hidup diantara
saudara-saudaranya, sehingga kehidupan mereka ditunjang oleh suku lainnya._
Ulangan 14:27
Bilangan 35:6-7
Sebagai ganti Kaum Lewi tidak memperoleh bagian dari Tanah Kanaan sebagai milik
pusaka mereka, Tuhan, Allah Israel, menyatakan secara khusus bahwa *Diri-Nyalah yang
akan menjadi pengganti bagian warisan tanah yang tidak mereka dapatkan itu.*
_Kaum Lewi beroleh kasih karunia untuk dapat *berhubungan lebih intensif dan kesempatan
yang lebih untuk intim dengan Tuhan* oleh karena tugas dan panggilan hidup mereka yang
sepenuhnya melayani dihadapan Tuhan._
Tuhan sebagai milik pusaka Suku Lewi berarti bahwa *hidup mereka sepenuhnya
diperuntukkan untuk pelayanan dan pengabdian kepada Tuhan.*
_*Suku Lewi dipilih dan dikhususkan Tuhan bagi Diri-Nya.*_
*Tapi mereka juga memilih untuk berpihak kepada Tuhan.*
Dan hal itu diperhitungkan oleh Tuhan.
*Apa hubungannya milik pusaka dengan kita orang percaya, gerejaNya*
Hari ini dalam Kristus kita hidup sebagai orang-orang pilihan.
_*Kita beroleh anugerah masuk (kembali) dalam grand design kemuliaan Allah.*_
*Tuhan mau respon kita selalu berpihak kepadaNya.*
_*Selalu memilih Kristus, apapun konsekuensinya.*_
*Kristus (keserupaan denganNya) lah yang harus kita tuju dalam perjalanan
(perlombaan) hidup kita.*
_*Kristus lah yang menjadi milik pusaka kita orang percaya, gerejaNya.*_
Kristus lah yang dijanjikan Allah sejak semula bagi kita.
Siapa yang memiliki Kristus sebagai milik kepunyaannya, akan dikhususkan Allah bagi
kemuliaanNya.
Dan hidup sepenuhnya bagi pelayanan kepada Allah.
*Hidup nya bukan milik dirinya sendiri lagi, tapi hidup bagi Allah didalam Yesus Kristus.*
_Galatia 2:20 (TB)
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di
dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman
dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku._
_Roma 6:11 (TB)
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi
kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus._
Suara Penggembalaan Jumat, 25 Juni 2021
Suara Penggembalaan
*MILIK PUSAKA* (Bagian 3)
_Beberapa contoh tokoh di Alkitab yang merelakan apa yang mereka miliki atau cintai demi
memperoleh Tuhan, Allah._
*1. Abraham*
Bagi Abraham memiliki Tuhan lebih berharga daripada mempertahankan anak
tunggalnya.
Kejadian 22:1-18
Roma 4:20-22
*2. Musa*
Bagi Musa mendapat bagian dalam kemegahan serta kemewahan Mesir tidak ada
artinya dibandingkan mengikut Tuhan.
Ibrani 11:24-26
*3. Suku Lewi*
Bagi Suku Lewi Tuhan adalah milik pusaka mereka, lebih dari tanah dan ternak
Kanaan.
*4. Daud*
Bagi Daud, Tuhan adalah bagiannya dan harta warisan yang paling berharga.
Mazmur 16:2, 5; 73:25-26; 119:57
*5. Yeremia*
Ratapan 3:24-26
*6. Salomo* Kidung Agung 2:16
*7. Rasul Paulus*
Bagi Paulus, Kristus adalah segalanya, seluruh hidupnya.
_Filipi 1:21 (TB) Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan._
_Filipi 3:7-8 (TB) Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang
kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus,
Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan
semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,_
Masih banyak lagi contoh lainnya, tapi pada intinya _mereka mengerjakan semua itu karena
sudah *mendapatkan mustika nya, yakni Kristus sebagai milik pusaka mereka.*_
*Mendapatkan Tuhan itu melebihi segala yang ada di dunia.*
_Memiliki Dia dan menjadi milikNya merupakan sesuatu yang tidak akan pernah
sebanding dengan apapun juga._
*Kristus sebagai milik pusaka berarti bahwa IA adalah _pusat kehidupan kita, pemilik
kehidupan kita, bahkan IA adalah Hidup itu sendiri._*
Yang kita pegang dan andalkan hanyalah Kristus saja, bukan yang lain.
Legacy/warisan/milik pusaka inilah yang harus kita turunkan turun temurun kepada generasi
selanjutnya.
Sama seperti Alm. Bpk. Gembala Sidang kita yang dipilih dan dipanggil Tuhan, dikhususkan
bagiNya.
Beliau memilih untuk menghidupi pilihan Tuhan itu dan memilih untuk "berpihak" kepada
Allah, bukan berpihak kepada dunia dan segala kemegahannya.
Kristus adalah milik pusaka yang Alm. Bpk. Gembala Sidang wariskan bagi kita jemaat.
Jadi jelas bahwa *legacy Alm. Bpk. Gembala Sidang itu adalah Kristus, bukan apapun
atau siapapun karena beliau adalah milik Kristus dan ia dimiliki oleh Kristus.*
Legacy Alm. Bpk. Gembala Sidang jelas bagi kita, baik pribadi lepas pribadi, maupun
corporat gereja.
Beliau telah meletakkan dasar Kristus dalam hidup kita, supaya diatas dasar Kristus itulah
kita membangun seluruh kehidupan kita.
Alm. Bapak Gembala Sidang sebagai pembawa iman bagi kita.
Ditengah situasi kondisi yang serba tidak pasti dan cenderung mengerikan ini, mari *terus pegang Kristus, andalkan Kristus, pandang Kristus & fokus hanya kepadaNya,* karena *kasihNya tak pernah berubah* bagi kita, dulu, sekarang dan selamanya.
*Mari terus jadikan Kristus sebagai milik pusaka kita.*
_*Mari selalu memilih Kristus dan berpihak kepadaNya.*_
*Orang yang memiliki Kristus sebagai milik pusakanya pasti akan tetap kuat menatap
dan menjalani kehidupan, sesulit dan seburuk apapun keadaannya.*
_Karena *pengharapan kita adalah Kristus Sang Kurios Agung, Tuan dan Pemilik Hidup
kita, yang adalah Pencipta dan Pemilik segala yang ada* karena semua telah Bapa letakkan dibawah
kakiNya._
_Efesus 1:22-23 (TB)
Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya
kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu._
Tuhan Yesus menolong kita semua.
_Suara Penggembalaan Sabtu, 26 Juni 2021_
Subscribe to:
Comments (Atom)