Sunday, 20 September 2015

Bible Study 18 September 2015 "DOA"


Matius 26 : 40-43
Alkitab berisi kehendak Bapa, bukan memenuhkan diri sendiri.
Yesus tahu bahwa malam ini malam terakhir dimana esoknya akan mengalami penyaliban. Yesus berjaga ga, menantikan karena ada pergumulan.
Hati Yesus sangat sedih karena harus mengambil cawan Allah.

Doa bukan sebuah aktivitas berkata-kata dengan Allah, yang diawali dan diakhiri.
Seringkali kita berpikir banyak doa banyak berkat, sedikit berdoa sedikit berkat, jadi seolah-olah berkat itu tergantung doa.
Selama doa masih bisa kita hitung sebenarnya kita belum berdoa. Doa bukan sesuatu yang dapat dihitung.
Luther mengatakan doa napas hidup orang percaya, tetapi lebih dari itu.

Doa yang lahir dari iman besar kuasanya.

1 Samuel 12 : 23
12:23 Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan   kamu  ; aku akan mengajarkan   kepadamu jalan yang baik dan lurus.

Ayat ini menakutkan, apa hubungannya tidak berdoa itu berdosa?
Samuel berdoa untuk Israel karena Samuel dipanggil untuk berdoa bagi Israel. Samuel bicara mengenai dirinya, bagi Samuel tidak berdoa bagi Israel itu berdoa.

Doa itu anugrah Tuhan yang luar biasa, pemberian Allah. Doa itu tidak bisa diprediksi dan tidak bisa dijadikan alat.
Doa adalah kehidupan kita karena kita rindu mendengar, mebicarakan, menyampaikan, mendapatkan sesuatu dari Roh yang maha tinggi (RK). Semakin banyak kita berdoa, mendekat kepada Tuhan, semakin banyak kita mengerti mau Tuhan.

Doa diperlukan bukan untuk memenuhkan kebutuhan keinginan kit, tetapi doa adalah sebuah panggilan untuk menerima kuasa Allah.
Kuasa itu malaikat. Gereja atau orang percaya sangat bergantung dengan pelayanan malaikat.

Tidak berdoa berarti sedang menolak kuasa Allah, tidak percaya akan panggilan Allah. Orang percaya yang berdoa itu rendah hati & disayang Tuhan karena bergantung kepada Tuhan.

Samuel tahu betul bahwa ia adalah orang yang dipanggil Tuhan untuk mengerti / mengetahui isi hati Allah bagi Israel. Samuel berdoa meminta penyertaan Tuhan bagi Israel karena ada kuasa Allah.

Doa itu bukan soal cara tetapi soal panggilan Allah.
Di dunia ini kalau kita tidak berjalan dalam kuasa Allah kita tidak akan mampu. Berjalan dalam kuasa Allah berarti percaya penyertaan Allah, tidak sanggup berjalan sendiri di luar kuasa Allah.

Kejadian 4 : 6-9
Setiap orang berdosa pasti melakukan hal ini.
Aku tidak tahu, apakah aku penjaga adikku?
Tak seorangpun merasa bahwa Allah memanggil kita salah satunya untuk saling menjaga antar saudara.  
Kain kurang ajar karena harunya saling menjaga satu sama lain.

Kisah Para Rasul 20 : 26-28
20:26 Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun  yang akan binasa.
20:27 Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah   kepadamu.
20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan  ,   karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik   untuk menggembalakan jemaat Allah   yang diperoleh-Nya   dengan darah   Anak-Nya sendiri. 

Kita ditetapkan oleh Tuhan untuk menjaga kawanan domba orang percaya. Kita tidak boleh saling menyakiti dan menyimpan perasaan.
yang memilih kita untuk menjaga kawanan tebusan Tuhan adalah Roh Kudus.
Kita di tebus dengan darah yang sama oleh karena itu kita bertanggung jawab atas orang percaya.

Betapa banyak kita melukai hati sesama kita. Tetapi bagaimana betapa lembutnya Tuhan sabar dengan kita. 

Yohanes 16 : 13
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran,   Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran  ;   sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.


RK
roh

jiwa

tubuh

yang sering berdosa adalah tubuh. RK tinggal di dalam tubuh.

Setan tidak bisa masuk ke roh hanya bisa di tubuh. Makanya setan main di tubuh orang percaya, tetapi mengguncang roh orang percaya, roh akan sedih dan guncang juga.
Kita harus menguasai dosa, yang  harus menguasai adalah roh kita.
Perintahlah jiwa dan tubuhmu atas perintah rohmu supaya tidak berdosa.
Roh itu pasrah, menyerah, beriman dan berdoa.


Jangan takut apapu, jangan pernah bergantung apapu, belajarlah bergantung dengan Tuhan, gunakanlah imanmu. 
Ciri ciri roh salah, adalah tidak mau ketemu kebenaran orang percaya.
Berilah makan rohmu selalu. 



Monday, 14 September 2015

Couple Share 14-20 September 2015


Bible Study 11092015 "Orang percaya dicemburui Iblis"

Hari-hari kita ini adalah hari dimana kita dicemburui oleh setan, setan menganggap bahwa kita lebih lemah, kemampuan roh kita tidak ada apa-apanya tetapi Allah menganugerahkan kepada kita lebih dari semua, bahkan Allah memberikan upah kepada mereka yang mengasihiNya di bumi dan di sorga. Ini yang tidak ditermia Iblis.
Orang Kristen yang berhasil adalah yang mewaspadai bahwa kita dicemburui Iblis.
Bilangan 20 Musa gagal masuk tanah perjanjian


Bilangan 12 : 3
12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya , lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.
Musa orang yang lembut hatinya
Lembut itu humble man. 

12:7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.
Musa setia (faithfull) 

Musa 40 di padang gurun. 40 tahun juga di Mesir
Musa sangat setia dan lembut hatinya.

Musa mati dalam kehendak Allah di usia 120 tahun dalam kondisi yang masih kuat. Musa penuh dengan kasih Karunia Allah. Tetapi dalam sebuah peristiwa Musa tidak bisa masuk dalam Tanah Perjanjian.
Setan kejar-kejaran waktu untuk merebut Alkitab dengan cara merusak kedamaian kita.
Kenapa Musa tidak bisa masuk ke tanah perjanjian?
Musa tidak pernah menganggap apa yang telah dia setiakan menjadi sebuah jasa.
Seringkali kita menjual jasa kita ketika terjadi yang tidak enak dengan kita. Kita komplain dengan Tuhan bukankah bukankah dan bukankah kita ajukan kepada Tuhan. Kita kecewa dan mulai menjual masa lalu kita di hadapan Tuhan. Persoalkanlah dirimu sendiri dihadapan Tuhan supaya kita tidak Salah.

Ulangan 1 : 34-37
Riwayat hukuman atas Israel
1:34 "Ketika TUHAN mendengar gerutumu itu, Ia menjadi murka  dan bersumpah: 
1:35 Tidak seorangpun dari orang-orang ini, angkatan yang jahat ini, akan melihat negeri yang baik , yang dengan sumpah Kujanjikan untuk memberikannya kepada nenek moyangmu,
1:36 kecuali Kaleb   bin Yefune. Dialah yang akan melihat negeri itu dan kepadanya dan kepada anak-anaknya akan Kuberikan negeri yang diinjaknya itu, karena dengan sepenuh hati  ia mengikuti TUHAN .
1:37 Juga kepadaku TUHAN murka  oleh karena kamu, dan Ia berfirman: Juga engkau tidak akan masuk  ke sana.

Yang membuat  Tuhan murka adalah gerutu.
Tuhan murka kepada Musa karena ada kegaduhan / gerutu.
Doakanlah setiap hari supaya kita tidak menggerutu, lalu kita menjadi seperti israel, karena ketika  kita menggerutu besar kemungkinan kestiaan dan ke humblean kita tidak dilihat oleh Tuhan yang ada kita di lihat SALAH.
Keputusan Allah mutlak tidak bisa berubah. Allah kita kalau sudah punya kehendak siapa yang bisa menghalanginya. Apakai kita siap terima Allah seperti ini?

Gerutu Israel telah membuat pemimpin besar Musa tidak bisa masuk ke tanah Perjanjian

Ulangan 3 : 23-26
Musa tidak diperkenankan memasuki tanah Kanaan
3:23 "Juga pada waktu itu aku mohon  kasih karunia dari pada TUHAN, demikian:
3:24 Ya, Tuhan ALLAH, Engkau telah mulai memperlihatkan kepada hamba-Mu ini kebesaran-Mu  dan tangan-Mu yang kuat; sebab allah  manakah di langit dan di bumi, yang dapat melakukan perbuatan  perkasa seperti Engkau? 
3:25 Biarlah aku menyeberang  dan melihat negeri   yang baik yang di seberang sungai Yordan, tanah pegunungan yang baik itu, dan gunung Libanon. 
3:26 Tetapi TUHAN murka  terhadap aku oleh karena kamu dan tidaklah mendengarkan permohonanku. TUHAN berfirman kepadaku: Cukup! Jangan lagi bicarakan perkara itu dengan Aku.

Musa meminta belas kasihan Tuhan, (Pleaded to the Lord)
Musa mulai memutar film masa lalu (Kebaikan Tuhan) yang dirasakan.
Musa meminta Tuhan biarkanlah ia melihat menawar peristiwa itu.
Tetapi kata Tuhan CUKUP!
Kurang alasan apa Musa untuk boleh masuk Kanaan. Tetapi Tuhan katakan CUKUP!

Kalau kita jadi Musa pasti marah dan tidak mau lagi ikut Tuhan. Tetapi Musa tidaklah demikian.

Tuhan itu Adil dan Kasih.

Ulangan 4 : 21-22
4:21 Tetapi TUHAN menjadi murka terhadap aku  oleh karena kamu, dan Ia bersumpah, bahwa aku tidak akan menyeberangi sungai Yordan dan tidak akan masuk ke dalam negeri yang baik, yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.
4:22 Sebab aku akan mati di negeri ini dan tidak akan menyeberangi sungai Yordan, tetapi kamu akan menyeberanginya dan menduduki negeri  yang baik itu.  

Musa itu pahit hatinya karena tidak dapat masuk Tanah Kanaan, berkali-kali diulang tentang ini kepada Israel. Perkara ini sangat serius. Persoalan kekudusan Allah itu tidak main-main.

Bilangan 20:5-13
20:5 Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membawa kami ke tempat celaka ini, yang bukan tempat menabur, tanpa pohon ara, anggur dan delima,  bahkan air minumpun tidak ada? "
20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan,  lalu sujud.  Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN  kepada mereka.
20:7 TUHAN berfirman kepada Musa:
20:8 "Ambillah tongkatmu  itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu  supaya diberi airnya;  demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
20:9 Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan,  TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.
20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan  jemaah itu di depan bukit batu  itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air,   sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku   di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri   yang akan Kuberikan kepada mereka.  "
20:13 Itulah mata air Meriba,   tempat orang Israel bertengkar  dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.  

Perintah Tuhan:
Ambil tongkat (Tongkat bicara soal kewibawaan)
Katakanlah kepada Bukit Batu
Demikikan mengeluarkan Air

Yang dilakukan Musa adalah Musa memukul tongkat. Tongkat bukan untuk memukul batu tetapi untuk memberi arahan kepada Bangsa Israel. Tongkat itu untuk memimpin, mengajar, menyelamatkan.
Bukti bahwa Musa marah. Musa mengambil posisi Allah, mengambil alih otoritas, Musa sombong sekali. (ayat 10 hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?)
Marah itu respon jiwani, tetapi menjadi berlebihan berakibat teledor dengan kata-katanya. 

Kesalahan Musa
1. Mengambil alih otoritas Tuhan
2. Marah kepada umat pilihan

Ini bukti ketidakpercayaan Musa dan tidak menghormati kekudusan Allah. Ini serius dihadapan Tuhan. Meriba adalah tempat dimana Israel menggerutu, memberontak kepada Tuhan.

Keluaran 17:
Di Masa dan di Meriba
17:1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin,   berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air   untuk diminum bangsa itu.
17:2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air   kepada kami, supaya kami dapat minum. " Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai  TUHAN?" 17:3 Hauslah  bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah   bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh  kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
17:4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari   aku dengan batu!"
17:5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu   yang kaupakai memukul sungai Nil   dan pergilah.
17:6 Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb;   haruslah kaupukul   gunung batu   itu dan dari dalamnya akan keluar air,  sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
17:7 Dinamailah tempat itu Masa  dan Meriba,   oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"

Peristiwa ini terjadi antara Musa dengan tua-tua Israel. Di Kel 17 ini Musa disuruh Tuhan memukul tetapi di Ulangan 4 tidak disuruh memukul tongkat.
Hati-hati kita yang sering melayani, Tuhan pakai setiap peristiwa untuk tujuan yang berbeda, tidak sama. Kehendak Allah yang berbeda, Allah punya kehendak masing-masing.
Makanya berkat Tuhan selalu baru setiap pagi.

Akhirnya Yosua & Kaleb menjadi representasi Musa masuk ke tanah Kanaan.
Hati Musa hancur tetapi Musa tetap pada Tuhan.

Ibrani 12 : 14
12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang  dan kejarlah kekudusan ,  sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Kekudusan itu punya tempat, kita harus menuju kesana. Kekudusan menentukan kita melihat Tuhan apa tidak (contoh Musa).
Musa
Miryam
Harun
Semua mati karena melanggar kekudusan Allah.

Kudus bukan berarti harus steril dari hobi kesukaan dunia. tetapi, ini dari kekudusan adalah iman. Tanpa iman tidak ada yang mampu melihat Tuhan. Iman itu anugerah Allah diberikan kepada kita. Kekudusan itu bisa terjadi dimana saja asal ada iman. Imanmu yang melakukan kekudusan.

Iman yang diberikan Tuhan adalah motor utama supaya kita bisa melihat Tuhan.Iman menentukan tempat itu menjadi kudus atau tidak. Tempat yang tidak disukai sekalipun akan menjadi kudus ketika ada iman. Iman itu walaupun kecil itu menyelamatkan kita.

Kita punya banyak alasan untuk tidak bertahan atau menyerah, tetapi karena imanlah kita mau bertahan dan tidak menyerah dan diselamatkan.
Imanlah yang membuat kita mampu bertahan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Monday, 7 September 2015

Couple Share 7-13 September 2015


Bible Study, 04 September 2015 "IMAN"


 IMAN

Ibrani 11 : 16
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah,  ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia

Allah pertama kali melihat manusia dari iman.
Iman itu mata panahnya ke atas, iman itu kita memandang kepada Allah, yang akan membuat kita berubah dan yang membedakan kita dengan dunia ini. Bukan menarik-narik Tuhan turun ke bawah.

Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.
Berkenan itu apa? yang memandang Allah, dan punya kelebihan sehingga Allah melihat/memandang kita.

Ada 3 tingkat/titik dimana orang berkenan, menemukan tiga tempat Allah di bumi ini, yaitu
1. Alkitab

Alkitab adalah satu-satunya tempat dimana kekudusan Allah dinyatakan, dan terpelihara sempurna sampai dengan hari ini. Alkitab adalah tertinggi.

2. Gereja Kudus
Salah satu wakil Allah di bumi ini, tempat kekudusan Allah kedua dibawah Alkitab dimana orang menemukan hadirat, suara, panggilan Allah, bertemu sorga disini.
Gereja telah gagal, tetapi gereja kudus adalah para pemenang yaitu orang percaya.

3. Pribadi-pribadi orang percaya
Sudah pasti lahir baru, beriman & dipimpin oleh Roh Kudus.

Diluar ketiga ini tidak ada tempat dimana kita menemukan kekudusan Allah di muka bumi ini. Anehnya ketiga-tiganya menjadi titik bidik iblis supaya kita meninggalkan iman. Karena ketiga itu tidak populer di mata dunia ini.
Kita justru dianggap aneh ketika kita mendekat kepada wakil Allah dimuka bumi ini.

Apakah itu iman?
Ibrani 11: 4
Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.

Di mata Tuhan yang lebih baik adalah iman bukan persembahan yang diberikan kepada Allah berapa banyak.

Ibrani 11: 4
Iman adalah  dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Carilah perkenanan Allah. (Matius 6:33)
Milikilah iman dulu. Masalahnya siapakah yang memiliki iman? Iman tidak pernah keluar dari hati manusia. Iman selalu diberi dahulu. Tidak mungkin orang memiliki iman jika tidak pernah disentuh oleh Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya. 
Makanya, nekat sekali ketika beriman tetapi tidak pernah menyentuh  Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya. Orang percaya pasti dekat dengan Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya, tidak jauh-jauh dari itu.
Doa itu sebuah hidup dengan iman, roh itu tidak kelihatan tetapi ada.

Orang percaya adalah utusan Tuhan di muka bumi ini. 
Orang mau ketemu Tuhan yang dicari adalah gereja. Gereja adalah satu-satunya otoritas Allah di bumi ini sampai selesai nanti

11:2 Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.
11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah , sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
11:4 Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik  dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian  kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya  itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.


Iman itu diberi oleh Allah, bukan kita yang produksi. Iman yang kita punya adalah imannya Allah. Dengan imanNya Allah kita mampu beriman.
Iman bukan sekedar percaya sesuatu tetapi iman adalah pribadi.

Roma 10 : 17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Apapun yang kita kerjakan tanpa iman tidak akan bisa mencapai Allah.
Unsur Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya ada. Iman hanya didapat dari sini, tidak ada di tempat lain. Iman tidak di dapat jika kita tidak pernah terluka karena ketiga hal ini. Kita semua pernah terlukai karena Alkitab, Gereja Kudus, dan orang percaya.

Amsal 6 : 29
Demikian juga orang yang menghampiri isteri sesamanya; tiada seorangpun, yang menjamahnya, luput dari hukuman. 

Indikator beriman bukan harta makin bertambah tetapi dari ketiga hal tersebut. 
Kita sering dilukai oleh Alkitab.Bukan tanpa alasan Alkitab menasihati awasilah dirimu, penglihatanmu, awasilah hatimu. Ada bibit yang merusak kita supaya jatuh.

Gereja tempat dilukai dan disembuhkan juga di gereja. Ketika sembuh kita lebih kuat dalam melangkah. Berbeda dengan dunia, ketika melukai tidak bisa menyembuhkan justru malah meninggalkan. 
Hanya keluarga dan gereja yang menopang menguatkan kita ketika jatuh.

Bilangan 20 : 10-12
20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan  jemaah itu di depan bukit batu  itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air,  sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri  yang akan Kuberikan kepada mereka.

Musa tidak bisa masuk ke tanah kanaan karena tidak percaya, tidak menjaga kesucian, dalam hal ini (ayat 10&11) Musa gagal sebagai orang percaya, mengatakan penghukuman bagi umat Allah, Musa tidak percaya bahwa Allah mengasihi bangsa Israel, sehingga ia mengucapkan "durhaka kepada bangsa Israel.

Kekudusan adalah hidup dengan cara Allah, hidup dengan gaya hidup Allah. Semua hanya bisa dilakukan ketika kita bertemu Allah.

Ibrani 12 : 14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Ketaatan kita hari ini karena kita taat di masa lalu, sehingga hidup kita terarah dan taatnya kita hari ini menentukan taatnya kita di masa depan. Ingatlah itu!!

Iman itu arahnya keatas, kita yang kesana, bukan mencari di bumi ini apa yang bisa kita imani. Iman diberikan kepada kita yaitu Imannya Yesus sendiri yang diberikan kepada kita, itu yang kita hidupi, kita bisa beriman kepada Dia sehingga kita mampu beriman dan memandang Yesus. Diluar itu kita tidak bisa buat apa-apa.

Oleh karena itu, perhatikan dan percayalah kepada  Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya maka kamu mampu beriman. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena disitulah terpancar kehidupan.

1 Yoh 4 : 18
Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;  sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.

Ketakutan itu datangnya karena kurang iman, karena tidak setara dengan Allah, karena tidak ada iman, tidak bergantung kepada Allah. Iman adalah soal menyerahkan diri & hidup kepada Allah.

Tuhan Yesus memberkati.

Monday, 31 August 2015

Couple Share 31 Aug to 6 Sep 2015


Bible Study 28 Agustus 2015 " HIDUP ROHANI"

Lukas 16 : 19 - 31

Kira-kira apa ya yang ada di hati orang kaya itu dan apa yang ada di hati Lazarus? Masalahnya Orang kaya setelah mati ada di alam maut (sengsara) dan Lazarus ada di pangkuan Abraham, apakah yang membedakannya?

Banyak orang Kristen yang hidup terima Roh Kudus, tetapi hidupnya tidak ada bau Kristus atau rohani. Orang Rohani itu orang yang bagaimana?

Alam rohani itu sangat dekat, makanya jangan sampai keluh kesah kita jadi pemberontakan. Jangan isi hidupmu dengan keluh kesahmu.
Siapakah manusia yang hidup rohani dan siapa yang bukan hidup rohani?

Tujuan Allah mengeluarkan Israel keluar dari Mesir, supaya

1. Menyembah Allah
Keluaran 8 : 1
8:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan katakan kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku; 

2. Mengadakan Perayaan
Keluaran 5 : 1
5:1 Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi untuk mengadakan perayaan bagi-Ku di padang gurun." 

3. Mempersembahkan Korban
Keluaran 8 : 8
8:8 Kemudian Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata: "Berdoalah  kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya katak-katak itu dari padaku dan dari pada rakyatku; maka aku akan membiarkan bangsa itu pergi, supaya mereka mempersembahkan korban kepada TUHAN."  

Orang Israel tidak pernah berpikir Allah mengeluarkan Israel dari Mesis hanya untuk ketiga hal itu supaya Israel bisa hidup rohani. Sementara Israel berpikir bahwa keluarnya dari Mesir suatu kebebasan yang menyenangkan mereka, sehingga sangat kontradiktif dengan pikiran Allah / tujuan Allah.Israel melihat sebagai pembebasan kehendak/keinginan.
Begitu juga dengan kita yang telah ditebus (keluar dari Israel ke Mesir) supaya kita semua hidup rohani. Penebusan Allah bagi kita bukan untuk menyenangkan diri kita sendiri tetapi untuk menyembah Allah.

Mikha 6
Engkau berkata Aku telah melelahkan kamu.
Saking kurang ajarnya kita, kita merasa Tuhan melelahkan kita karena keinginan kita tidak terpenuhi.
Itulah sebabnya Tuhan mengirim gereja supaya kita hidup rohani.
Gereja mula mula itu di padang gurun.
Israel keluar dari Mesir karena rumahnya diperciki darah anak domba dan berjalan di padang gurun.

Orang padang gurun itu orang yang diselamatkan dengan darah. Tetapi masih bisa mengelu bersungut-sungut tidak mampu melihat pertolongan Tuhan.

Laut Merah terbelah, tiang awan tiang api semuanya disediakan Allah untuk Israel, tidak ada harapan di padang gurun tetapi Israel dipelihara Tuhan selama 40 tahun.
Israel dipanggil untuk menyembah Dia sejak semula.

HIDUP ROHANI itu
Harus keluar dari Mesir ke padang Gurun.
1.Menyembah Aku
2.Mengadakan Perayaan bagi NamaKu
3.Mempersembahkan Korban

Ketiga ini bisa terjadi kalau kita MENGENAL
Padang gurun adalah tempat terbaik untuk kita mengenal. Semua ini hanya terjadi di padang gurun.
Soal mengenal itu pilihan, mau atau tidak untuk mengenal Allah.
Semua yang kita kerjakan di padang gurun, disitu kita mampu hidup rohani.

Kehendak Tuhan bagi anak-anak adalah biarlah anak-anak ini datang kepadaku.
Itulah sebabnya,
Yohanes 17: 3
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Dengan tinggal di padang gurun, kita bisa mengenal Allah.

Orang Kristen punya Roh Kudus tetapi siapa yang mengenal Allah, mengenal Yesus? yaitu mereka yang menuruti Allah karena mengenal.

Siapa yang akan datang bersama Tuhan selamanya? ternyata bukan orang yang punya Roh Kudus saja tetapi orang yang mengenal Yesus Kristus, satu-satunya Allah yang benar.
Bukan orang yang punya ide sendiri dalam melayani Allah, punya ide sendiri tentang Allah, memang punya Roh Kudus sih tetapi tidak mengenal Allah.Lazarus diselamatkan karena selama hidupnya berpengharapan.

Keselamatan adalah mengenal satu-satunya Allah yang memimpin kehidupan kita.

Kenapa Lazarus masuk ke pangkuan Abraham? Karena Lazarus mengenal siapa yang dia nantikan dan punya harapan bahwa setelah hidup ada keselamatan.

Hidup Rohani adalah memiliki harapan ke depan akan kebangkitan orang mati.
Roma 8 : 11
Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.
Roma 8 : 13
Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu , kamu akan hidup.
Roma 8 : 16
Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.


Orang Kristen harus berada dibawah kontrol Roh Kudus, segala jalan hidupnya menuruti tuntunan RK. Orang Kristen yang ditebus hidupnya tetapi RK hanya diam saja, diselamatkan tetapi hidupnya tidak sampai tujuan karena melawan Allah, tidak menuruti Allah.
Mencapai berkenan di hati Allah itu mahal. Oleh sebab itu apa yang harus kita perjuangkan? yaitu mengenal Allah.
Berapa kali setiap hari kita menyebut Nama Allah? Itulah kita.

Setiap perbuatan yang melanggar kekudusan Allah itu dosa. Mari peka terhadap suara Roh Kudus.

Orang yang mengenal Allah itu mampu bertindak. Mampu mengampuni, mampu mengasihi. Gereja itu bisa salah tetapi di gereja juga bisa saling mengampuni.
Hanya orang yang mengenal Tuhan yang mampu mengerjakan sesuatu diluar dirinya.
Daniel 11 : 32
11:32 Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.

Hidup rohani hanya ada selama kita tinggal dalam tubuh ini, tubuh memberi kesempatan kepada kita untuk mengenal Allah dan hidup rohani. Oleh karena itu selama masih tinggal dalam tubuh jangan sia-siakan hiduplah rohani.
Lazarus selama di bumi hidupnya rohani.
Hidup rohani (Matius 5 Ucapan bahagia)

Kita tidak tahu kapan kembali pulang, tapi mari manfaatkan setiap detik menit untuk hidup rohani.

Tuhan Yesus Memberkati.

Bible Study 21 Agustus 2015 "Perjanjian dengan TUHAN"



Problem manusia adalah melawan ketidakmampuan menyenangkan hati Tuhan. Tapi rasanya mustahil karena tubuh yang kita tinggali, rumah ini sangat lemah dimana sangat berlawanan dengan Allah, dengan kehendak Allah. Kita tahu banyak kebenaran tapi problem menyenangkan Tuhan ini kita tidak bisa melawannya.

Banyak sekali kita mudah marah, membenci sesama, sulit mengampuni. Mengapa? Karena tubuh kita belum tersentuh Tuhan (sakit), yang sudah nyentuh kulit, mengalami sakit saja masih punya problem sama, sulit untuk menyenangkan Tuhan dalam hari-hari hidupnya.
Siapa yang bisa menahan diri kalau Tuhan sudah menikung kita, nggak ada yang tahan tetapi kita masih sangat mudah jatuh bangun dalam dosa, makanya kita harus minta ampun sama Tuhan terus.
Hari hari hidup kita bergumul soal apa? Pencapaian atau status atau apa?
Di Alkitab seringkali bergumul dengan tekanan hidup yang sepihak ingin mentaati Allah sepihak lagi melawan diri kita sendiri.

Mazmur 78 : 35 - 38
Bicara Soal Israel dan juga tentang kita. Setiap kali kita mengalami kesulitan kita ingat bahwa Allah gunung batu kita dan kita percaya pada Tuhan (35)
Israel mengalami pergumulan yang berat untuk setia, tetapi Israel malah membuat patung, hatinya tidak setia pada perjanjian.

Bicara perjanjian itu suatu hal yang penting, karena kita hidup karena perjanjian.
Hidup kita selama di bumi ini ada target Allah, ada perjanjian antara kita dengan Allah. Perjanjian kita dengan Tuhan sudah kita pegang atau kita hidup karena kita sendiri atau kita hidup karena perjanjian dengan Allah sendiri.
Perjanjian kita dengan Allah itu apa?
Hari minggu ; kita berjanji untuk datang pada Tuhan
Hari minggu itu kita memenuhi perjanjian dengan Tuhan. Waktu-waktu kita adalah perjanjian dengan Tuhan. KTB, pertemuan-pertemuan Ibadah kita.
Anak adalah perjanjian kita dengan Tuhan, anak ini milik Tuhan, dimanapun berada harus diarahka untuk Tuhan, kelak suatu hari akan diambil harus siap.
Suami dan Istri juga perjanjian dengan Tuhan, berjanji untuk setia.
Bahaya jika kita fokus dengan pencapaian sesuati. Iman dengan non iman itu tipis.

Mazmur 15 : 1 - 4
Siapa yang berhak menerima piala Tuhan, siapa yang boleh menumpang dalam kemahMu?
Pekerja yang baik adalah yang setip detik menit mengisi hari dengan perjanjian. Berbahagialah pekerja yang didapati sedang bekerja oleh tuannya.
Bangun dirimu, bangun rencana Allah yang ada dalam hidupmu.
Malaikat akan membelamu jika ada yang mencela karena kita mengerjakan perjanjian kita dengan Tuhan.Masalahnya kita punya perjanjian telah kita selesaikan belum dengan Tuhan.

Mazmur 78 : 8 - 10
Bani Efraim pasukan bersenjata lengkap tetapi pada saat pertempuran ia berbalik, gak ada gunanya. Tidak kuat menunggu terlalu lama, tidak setia dengan perjanjian Tuhan.

Kita hari ini bisa bertahan dengan iman, besok belum tentu ketika kita dipercaya yang lebih besar.
Amsal 30 : 8 - 9
30:8 Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.
30:9 Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.

Mari bersyukur sebagai apapun kita hari ini, selesaikanlah perjanjianmu dengan Tuhan.

Hosea 7 : 15 - 16
7:15 Sekalipun Aku telah melatih dan menguatkan lengan-lengan mereka, namun mereka merancang kejahatan terhadap Aku.
7:16 Mereka berbalik kepada Baal, mereka adalah seperti busur tipu; pemuka-pemuka mereka akan tewas oleh pedang karena ucapan mereka yang kasar. Inilah yang akan menjadi olok-olok kepada mereka di tanah Mesir.

Jangan jadi busur tipu, yang tidak bisa dipakai untuk bertempur, karena anak panahnya tidak kuat. Gereja bicara soal pertumbuhan.

Jenis ini tidak bisa diusir kecuali dengan doa dan puasa.
Pergumulan ini berat, keluarganya harus berdoa, bukan murid. Ada pergumulan khusus dari keluarga sebelum didoakan. Jadi yang harus berdoa terlebih dahulu adalah gereja secara korporat. Yang bisa memenangkan gereja, keluarga adalah semua yang ada di dalamnya dan pribadi itu sendiri berdoa.

Biarlah kita menjadi anak panah di tangan pahlawan karena yang pegang adalah Allah sendiri, bukan busur tipu.
Ingatlah perbuatan Tuhan di masa lalu, itulah yang membuat kita bertahan.

Tuhan Yesus memberkati













Monday, 17 August 2015

Couple Share, 17 -23 Agustus 2015




Bible Study, 14 Agustus 2015 "Melihat Dosa adalah Dosa"


Melihat Dosa adalah Dosa
                                
Roma 6 : 12 - 14
6:12 Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa  lagi  di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.
6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat tetapi di bawah kasih karunia. 
 
Dosa jangan berkuasa lagi (ay 12)
Dosa jangan dikuasai lagi (ay 14)
Dosa itu adalah pribadi, seperti pribadi menguasai, artinya dosa itu bisa menguasai dan dikuasai.
Dosa itu bisa tidak menguasai manusia, kapan dosa itu bisa tidak menguasai kita?

Jenis Dosa Manusia
1. Dosa Asal
2. Dosa Sifat
3. Dosa Perilaku

Ketiga hal ini bisa menguasai manusia.Kita telah bebas atau masih dikuasai dengan dosa yang mana?
Orang Yahudi & Orang Agama adalah orang yang percaya kepada Allah, tahu dosa Adam-Hawa, pewaris Hukum Musa.

Musuh abadi kekristenan dari masa ke masa, pribadinya adalah Ular Tua, kenapa Ular? Ular itu licin, menghanyutkan, Tua karena sudah ada sejak jaman Taman Eden (Adam Hawa). Dan musuh paling hebat adalah mereka yang tidak bisa ditebak/diketahui bahwa ia musuh, itu lebih berbahaya. Iblis diketahui jelas sebagai musuh, yang bekerja keras luar biasa untuk membinasakan pekerjaan/karya Kristus, karya Kristus yang mati di kayu Salib yaitu Kristus menebus menyelesaikan dosa manusia dan menjadi kepunyaan milikNya sendiri dan menyatakan bahwa Iblis bersalah itulah yang jadi masalah besar bagi Iblis, Iblis mau supaya buah karya Kristus melalui kayu Salib itu dihancurkan, (karya Kristus yang paling besar yaitu gereja) makanyayang Iblis incar supaya hancur adalah gereja, yaitu menyerang iman orang percaya. Karena Iblis tahu tanpa iman percaya kita hancur, iman membuat orang percaya berani. Iman bukanla kata benda (Kalau kita punya iman maka akan bla bla bla) tetapi iman itu kata kerja, iman itu dikerjakan dilakukan yang menjadi sifat yang hakiki bagi manusia.

Hasil iman terbesar adalah keselamatan, membuka jalan bagi orang yang tadinya tidak selamat menjadi selamat. Hasil keselamatan itu adalah orang yang diselesaikan dosa-dosanya.

1. Dosa Asal

Yesaya 59 : 2
59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.  

Penghalang kita adalah karena kita masih mengikuti menyerahkan diri kepada pribadi itu (dosa), pribadi itu yang menguasai bukan Kristus yang menguasai.

Kejadian 3 : 5
3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah ,  tahu tentang yang baik dan yang jahat."  

Yang manusia mau adalah keinginan untuk "tahu" ingin tahu segalannya. Sekolah supaya tahu, bekerja semakin tahu, sampai kadang sok tahu padahal itu buah yang dimakan di Eden.
Output terbesar dari rasa keingin tahuan adalah ingin menjadi sama seperti Allah.
Iman orang Ibrani adalah hidup bergantung pada Allah, hidup untuk tidak tahu yang lain kecuali Allah, bahwa Allah adalah pribadi yang ada dengan sendirinya dan tidak pernah bergantung dengan apapun juga. Itu Iman Ibrani, contoh Daud, Musa, yang hidup bergantung pada Allah.
Makanya huruf Ibrani itu seluruhnya menceritakan tentang Allah.

Kenapa apa-apa Ibrani dan Yahudi, karena keselamatan itu hanya datang melalui bangsa Yahudi, hanya kepada orang Yahudi dipercayakan Firman Allah, Tuhan tidak pernah percayakan Firman kepada bangsa yang lain kecuali kepada bangsa Yahudi. 

Manusia ketika makan buah pengetahuan baik dan buruk, itu melawan Allah nah semenjak itu ia tidak butuh Allah karena sudah tahu sesuatu semua yang baik dan buruk. Waktu manusia mengerti baik dan jahat disitu  itu saat manusia tidak mengenal & tidak membutuhkan Allah sebab sudah tahu sesuatu. Waktu manusia jatuh di Eden (makan buah itu) sesungguhnya ia sedang menyatakan bahwa ia tidak butuh Allah, dirinya sanggup mengatasi/mengatur dirinya sendiri, diri sendirilah yang menjadi "allah.

Dari dosa inilah berakar seluruh pelanggaran dosa manusia.
Ini berlawanan dengan iman, karena Iman yang benar adalah iman kepada Allah yang ada dengan sendirinya.

Dosa melawan Allah inilah yang disebut dosa Asal, dosa yang menolak bahwa Allah adalah satu-satunya yang tidak bergantung kepada apapun dan siapapun. Semua manusia pernah mengalami dosa asal, yaitu menolak Allah sebab kita semua pernah makan buah di Eden, hasilnya orang tidak butuh Allah, kasih karuni, dan pimpinan. Ini dosa paling serius, waktu manusia berkata tidak butuh Allah.


Roma 3 : 23
3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa  dan telah kehilangan kemuliaan Allah

Kemuliaan Allah itu apa?

Kemuliaan Allah adalah Allah yang ada dengan sendirinya, yang tidak bisa disamakan dengan yang lain. diduakan dengan yang lain. Manusia telah kehilangan citra  Allah yaitu Allah yang Esa dengan sendirinya, manusia telah menolak untuk bertobat yaitu menolak untuk bergantung kepada Allah, menolak untuk memiliki Allah yang tidak bergantung pada siapapun. Orang yang menolak bertobat mengatakan bahwa aku adalah allah juga, itu artinya tidak pernah/perlu mau tunduk kepada Kristus, memilih menjadikan dirinya "allah.
Dosa adalah sebuah penguasaan diri, atau dikuasainya diri oleh sebuah pemikiran bahwa aku tidak perlu bertobat, tidak perlu pribadi yang lain untuk aku tunduk kepadanya karena aku sendiri adalah "allah". 

Pengetahuan manusia itu mengerikan, rasa tahu manusia seolah olah segala sesuatu gampang, dunia sebagai tempat pencapaian itu membawa kita balik ke dosa asal, merasa semua bisa dicapai sendiri tanpa Allah.Waktu manusia tidak menerima kasih karunia, anugrah Allah sesungguhnya ia belum jadi manusia secara penuh.
Yang bisa menyelesaikan dosa asal itu adalah Tuhan Yesus sendiri.

2. Dosa Sifat
Dosa yang dihasilkan karena menyerahkan diri kepada masyarakat, lingkungan, pilihan yang dianggap sebagai sebuah kebenaran yang menjadi sifat, menyerahkan diri untuk dihakimi oleh lingkungannya.
Manusia sudah ditebus dan diselamatkan dosa asalnya, tetapi masih menyerahkan kepada lingkungan atau otoritas lain sehingga sifatnya dibenci oleh Allah  

Mazmur 1 : 1 - 6
Jalan orang benar dan jalan orang fasik
1:1 Berbahagialah orang  yang tidak berjalan  menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan d  orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 
1:2 tetapi yang kesukaannya   ialah Taurat TUHAN,  dan yang merenungkan  Taurat itu siang dan malam.
1:3 Ia seperti pohon,  yang ditanam di tepi aliran air,  yang menghasilkan buahnya  pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya;  apa saja yang diperbuatnya berhasil.
1:4 Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
1:5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan  orang benar;
1:6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Ada orang yang jalan hidupnya aja mengikuti orang fasik, berdiri dengan orang berdosa, menantikan kawan dosanya itu, tinggal dalam kumpulan pencemooh, ini dosa sifat, orang memilih tinggal dalam  otoritas lain atau lingkunga yang salah.Ini bukan orang yang berbahagia. Lingkungan itu yang akhirnya membuat keputusan dalam hidupnya, yang menentukan pilihan, dihakimi dan tunduk pada lingkungan. Tidak mempunyai wibawa sama sekali

Sebaliknnya berbagahia berarti diberkati hidupnya, yaitu memilih satu langkah yang benar, orang diberkati itu sukanya adalah Taurat Tuhan, yang melakukan Taurat siang dan malam. Ini memnggambarkan orang yang menyerahkan diri kepada Tuhan, tidak menyerahkan diri pada lingkungan atau sesuatu lain kecuali memilih bergantung kepada Allah, orang seperti ini pasti sudah terbebas dari dosa asal dan tidak memiliki kecenderungan dosa sifat.

Contoh dosa sifat adalah adat istiadat. Adat istiadat tidak menentukan hidup kita.
Ingatlah, dosa kita sebetulnya telah menjadi mayat makanya jangan dihidupkan lagi ya. jangan serahkan hidupmu kepada lingkungan karena itu membangkitkan dosa lamamu. Jangan kembangkan dosa sifat kita yang tidak mau percaya kepada Allah.
Wibawa kita adalah Yesus yang duduk di sebelah kanan Allah, sebelah kanan adalah kepercayaan Allah, Bapa. Kita harus berani mengambil keputusan atau pilihan kita tidak ditentukan oleh lingkungan atau otoritas lain, tetap keputusan kita harus diambil oleh pribadi yang berwibawa yaitu Roh Kudus yang tinggal dalam kita itulah power kekuatan kita.

Dosa Sifat ,sbg salah satu dari 3jenis dosa.

Sifat Yudas yg membiarkan dirinya diisi oleh pikiran pikiran "lain" diluar Keselamatan dari Allah.    Maka Dalam hal manakah manusia mengecewakan Allah ?
Didalam Pikirannya itulah! Allah melihat kejahatan dari pikiran-pikiran mereka,sehingga hal itu memilukan hatiNya. (Kej 6:6)
Itulah sebabnya mngapa Tuhan menyamakan dosa pikiran sama dengan dosa fisiknya,demikianlah dosa sifat yg mengontrol dirinya.  Ingat pula Kain,dosa sifat pikirannya bertunas dari kebiasaanya berpikir.
Pikiran dosa bisa bertunas sebab orang itu adalah orang berdosa (dosa asal) yaitu  mereka yg ingin hidup sekehendaknya.
awasilah pikiranmu dari kebiasaan nenek moyangmu berpikir yaitu pikiran yg melawan Allah,dan menolak bergantung kepadaNya.  Filp 4:8 lakukanlah.
3. Dosa Perilaku

Contoh dosa perilaku membunuh, mencuri dll
Dosa perilaku kita sering ada di area ini.
 
Kesimpulan : 


Dosa Asal ==> Dosa yang mendatangkan maut dan tidak perlu untuk didoakan

Dosa Sifat dan dosa Perilaku == Dosa yang tidak mendatangkan maut dan harus didoakan
                                               == ada hukuman, penghakimannya selama di Bumi
                                               == akibatnya : menderita, susah, sakit-penyakit 
1 Yoh 5 : 16 - 18
5:16 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
5:17 Semua kejahatan adalah dosa,  tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut. 
5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Setiap kita lahir dari dosa, dan dilahirkan kembali.
Orang yang lahir dari Allah adalah orang yang telah lahir kembali (born again), yaitu Roh kita ketemu dengan Roh Allah, sehingga Roh kita menjadi baru. Orang yang lahir baru dianggap tidak mempunyai dosa lagi, artinya dianggap nol, diampuni dosanya tidak berbuat dosa lagi.
Dia yang lahir dari Allah melindunginya (Roh Kudus) melindungi kita supaya tidak berdosa, Roh kita tidak bisa dijamah di jahat. Kalau Roh kita bisa dijamah si jahat habis kita, kita akan binasa.
Roh kita aman, tetapi Iblis bisa menjamah tubuh kita, Iblis bisa menguasai keinginan kita, tubuh daging kita. Dunia ini dibawah kuasa Iblis makanya hati hatilah.
Berhala itu segala sesuatu yang membuat kita tidak yakin dengan keselamatan kita, mencoba untuk hidup dengan dirinya sendiri, itulah dosa.

Yohanes 13 : 2
13:2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. 

Kis 5 :3
5:3 Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?

Membiarkan dirinya diisi/dikuasai oleh Iblis. 
Kalau kita telah jatuh dalam dosa dan kembali lagi, uji jangan biarkan kita diisi dengan yang lain kecuali Firman. Jangan biarkan dirimu sendiri karena bisa membuatmu keisengan karena akan memunculkan kembali dosamu. Isilah hari-harimu dengan Firman supaya tidak dikuasai si jahat di saat kamu lengah.

Terimakasih, Tuhan Yesus memberkati.