Ibadah Minggu, 9 Januari 2022
Pdt. Richard Hutabarat
PRIORITY
1 Tes 2:1-13
Apa kabar?
Bertumbuh terus dan berbuah lebat bagi kemuliaan Tuhan.
Ditolak tapi berdampak.
Pergi kemana-mana ditolak, tapi hidupnya berdampak.
Karena punya prioritas.
Hidup dalam prioritas yang jelas yang Tuhan maksudkan.
Marta rajin tapi tidak tau prioritas.
Menuntut, marah2, minta diperhatikan.
Tuhan kecewa.
Marta berbuat yang sementara.
Penting tapi tidak terlalu penting.
Sibuk dengan kegiatan tentang Allah.
Tapi tidak sibuk hidup bersama Allah.
Maria mengambil bagian yang terbaik yang tidak dapat diambil daripadanya.
Hubungan yang intim dengan Tuhan.
Maria tau prioritasnya.
Setiap kita punya desakan dalam hidup.
Paulus: Banyak desakan datang. Desakan disakiti orang.
Tapi dia tidak terpengaruh.
Karena dia punya prioritas yang jelas.
Desakan-desakan datang untuk mengalihkan kita dari prioritas.
Jika prioritas hilang, kita akan kehilangan segalanya.
Prioritas: mendengarkan dengan baik, melakukan kehendak.
Baik menurut kita, belum tentu tau prioritas.
Jangan biarkan hal-hal mendesak menggeser hal- hal penting.
Jangan biarkan hal-hal penting menggeser hal-hal yang membawa kekekalan.
Lupakan sejenak hal yang mendesak.
Coba pikirkan prioritas kita.
Hal apakah yang penting bagi kita?
Kita harus berjaga-jaga baik dalam prioritas akan Allah.
Jangan sampe prioritas kita yang berubah.
Jangan sampe kehilangan prioritas.
Prioritas yang disebut Firman Tuhan itu harus mutlak/pasti.
Kristen yang sejati: work, move, bergerak.
Hidup, Zoe, bergerak.
Bukan sekedar memenangkan pertarungan-pertarungan tapi banyak Jiwa dimenangkan.
Ebenheazer: sampai disini Tuhan menolong kita.
Momen evaluasi sekaligus momen komitmen kembali.
Berhasil:
Hidupi visi kemuliaan Tuhan (menjadi serupa dengan Dia).
Waktu bercermin kita ketemu siapa?
Waktu berhadapan muka denganNya apakah kita serupa dengan Dia?
Waktu bertemu muka dengan Allah, apakah kita menjadi serupa dengan Dia?
Hidupi misi Tuhan (jantung Tuhan)
Bawa jiwa bagi Tuhan.
Berbuah banyak.
Tau prioritas dan intim dengan Tuhan.
Pohon Anggur itu diusahakan oleh Bapa, jadi pasti berbuah.
Kalo ga berbuah berarti yang salah adalah ranting nya.
Makanya harus dipotong dan dibuang.
Hidupi nilai-nilai hidup yang penting.
Taat.
Lakukan apa saja Firman Allah katakan.
Taati Firman Allah.
Tau prioritas.
Hidup Paulus sangat berdampak, Tuhan dimuliakan.
Katena ia hidup dalam prioritas.
Prioritas:
Jadilah orang yang Alkitabiah -- Berkenan kepada Allah.
Sharing life.
Firman yang dihidupi dan bagi hidup.
Hidup sesuai Firman Tuhan.
Fokus hidupnya kepada Firman Allah.
1 Tes 2:2
Tau prioritas, bukan jaga harga diri dan rasa aman/nyaman.
Tetap berbicara Firman Allah.
Tidak pernah kompromi.
Firman Tuhan itu memerdekakan.
Membuat bahagia.
1 Tes 2:3-4
Tau persis Paulus hadir karena Firman Allah.
Kesesatan: melenceng dari kebenaran. (ay.3)
Prioritas: kita harus jadi orang yang Alkitabiah.
Ay. 4 tau persis FT itu sesuatu yang dipercayakan:
Sebagai harta mahal
Harus terus diperluas (talenta)
Kkk
Dipercayakan harus dapat dipercaya (harus dihidupi, disampaikan/dinyatakan).
Akan ditambah-tambahkan.
Rendamkan diri kita dengan Firman Allah tiap-tiap hari, biar masuk kedalam hidup kita supaya tubuh kita dari kaki sampe kepala dikuasai FT.
Suka baca FT
Suka renungkan FT
Jadilah orang yang TULEN (ay. 5-6)
Harus mau diuji, mau masuk ujian.
Tulen: tampil apa adanya.
Tulen/asli:
Terbuka
Bukan palsu/tiruan/apa adanya.
Tidak pura-pura.
Transparan. Supaya hidup lebih santai/rileks.
Kalo marah, selesaikan marah kita, lalu muncul.
Jangan bikin kesan (mari apa adanya)
Jadilah orang yang ramah (ay. 7)
Ramah: kepada semua orang.
Paulus sangat ramah, memperhatikan semua orang seperti seorang ibu yang merawati anaknya.
Umat Tuhan
Ramah-tamah: belas kasihan: kesed
Bersikap welcome terhadap siapapun (beri tempat/ruang kepada kepada semua orang)
Sedia membela orang untuk pulih.
Bela (Filemon thdp Onesimus)
Abraham dikerjain oleh Lot.
Lot dibesarkan oleh Abraham dan diberikan semuanya.
Tapi malah kurang ajar (mental pecundang).
Tau resikonya tapi tetap bersedia untuk membela.
Kasih mula-mula hilang di Efesus: karena hilang keramah-tamahan.
Benci Nicolaus yang aku benci.
Kenapa ga dibela.
Perlakukan semua orang dengan respect (well come)
Ibrani 13
Jadilah orang yang relevan (ay.13)
Bisa menjangkau semua orang (tanpa terkecuali).
Hadir dan relevan untuk semua orang.
Tuhan Yesus menjangkau semua kalangan.
Hadir dan relevan dengan sekitar.
Yesus relevan di setiap tempat.
Injil/Salib itu harus relevan.
Hadir buat semua orang dan disemua tempat.
Evaluasi diri kita!!
Apakah kita orang yang Alkitabiah, tulen, ramah tamah atau relevan?