Tuesday, 18 January 2022

Ibadah Tutup Tahun

Ibadah Tutup Tahun

Jumat, 31 Desember 2021


Dkn. Markuasa Simbolon


KEKUATAN HIDUP DALAM PERJANJIAN DENGAN ALLAH


Sepakat: perjanjian: mengikatkan diri

Kehidupan yang penuh tanggung jawab kepada perjanjian dengan Allah.

Karena Allah pun selalu bertindak karena perjanjian.

Allah terikat dengan janjiNya.


Janji Allah itulah yang menjadi alasan kuat Allah untuk menebus kita sehingga kita layak berhadapan denganNya.


DEFINISI PERJANJIAN

KBBI:

Persetujuan (tertulis atau dengan lisan) yang dibuat oleh dua pihak atau lebih, masing-masing bersepakat akan mentaati apa yang tersebut dalam persetujuan itu.


Ibrani: (beriyth)

Berarti persetujuan, kontrak atau kesepakatan antara dua pihak baik yang sederajat ataupun yang tidak sederajat (seperti perjanjian antara tuan dan hamba).


Yunani: (diatheke); Inggris: (Covenant)

Yang merupakan kombinasi kata (dia: awalan untuk 'dua')  dan kata (tithemi: meletakkan).

Jadi perjanjian adalah hal yang dibuat dua pihak, yaitu antara Allah dan umatNya.

Kata diatheke juga digunakan untuk arti 'sebuah wasiat'. 


EKSISTENSI PERJANJIAN


PERJANJIAN LAMA

(beriyth) ada 207 ayat

  • Perjanjian dengan Nuh (Kej. 6:17-21; 9:8-17)

Allah mengadakan perjanjian dengan Nuh karena Nuh adalah pribadi yang taat kepada Allah.


  • Perjanjian dengan Abraham (Kej. 12:1-3; 15:18; 17:1-10)

Perjanjian Allah dengan Abram untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.

Perjanjian Allah dengan Abram tentang keturunannya.

Sunat sebagai tanda perjanjian Allah dengan Abraham.


  • Perjanjian dengan Bangsa Israel (Kel. 19:5-6; 24:3-8)

Keluaran 19:5 (TB)

Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.  


  • Perjanjian dengan Daud (2 Sam 7:11-16)


Dari pihak Allah, perjanjian itu serius.

Allah serius.


PERJANJIAN BARU

(diatheke) ada 25 ayat


  • Perjanjian Pencurahan Roh Kudus (Kis 1:4)


  • Perjanjian dengan Para Murid (Lukas 22:28-30)

Lukas 22:28-30 (TB)

28 Kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku dalam segala pencobaan yang Aku alami.

29 Dan Aku menentukan hak-hak Kerajaan bagi kamu, sama seperti Bapa-Ku menentukannya bagi-Ku,

30 bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.


  • Perjanjian Penebusan (Markus 14:24)

Kristus, Anak Allah terikat dalam sebuah perjanjian.

Markus 14:24 (TB)

Dan Ia berkata kepada mereka: "Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.


  • Perjanjian Kekal (Wahyu 22:12)

Wahyu 22:12 (TB)  "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.


Upah: ganjaran: akibat: konsekuensi sebuah perjanjian yang berlaku bagi semua umat manusia.

Ada konsekuensi untuk kita yang taat dan yang ingkar.


Perjanjian Allah dengan manusia adalah FINAL (tidak ada lagi yang lain) dan MENGIKAT (berlaku bagi semua, tanpa terkecuali).


Allah bertindak selalu dengan perjanjian.

Allah menghargai setiap kita yang mengikat perjanjian denganNya.


Perjanjian itu mutlak bagi kita semua orang percaya.

Karena ada upah/ganjaran yang akan Tuhan bawa.


DAMPAK PERJANJIAN DENGAN ALLAH.


  • Mazmur 25:8-14

  1. Jalan Kasih Setia dan Kebenaran (ay.10).

Kita akan dituntun, disertai karena terikat pada perjanjian dengan Allah.


  1. Kesadaran akan Dosa dan Pengampunan (ay.11).

Mudah sadar akan dosa/kesalahan yang dibuat (menyadari potensi untuk jatuh dalam dosa) dan tau kepada siapa kembali, yakni Yesus sebagai Tuhan.

Hati yang semakin lembut sehingga sadar akan kesalahan dan tau kemana minta pengampunan.

Kehidupan yang terbuka dihadapan Tuhan.

Tujuan ibadah kita , tujuan hidup kita adalah mengalami keserupaan (menjadi serupa) dengan Kristus.


  1. Pimpinan dan TuntunanNya atas seluruh pilihan-pilihan hidupnya (ay.12).


Karena dosa, kita sulit untuk memilih dan memutuskan.


(VMD) Jika orang memilih untuk mengikut TUHAN, Ia akan menunjukkan kepadanya cara hidup yang terbaik.


(FAYH) Allah akan mengajar dia memilih jalan yang terbaik.


  1. Menetap dalam Kebahagiaan (ay.13).

Orang yang terikat perjanjian akan menetap dalam Kebahagiaan.


  1. Anak cucu mewarisi bumi (ay.13).


  1. Menjadi sahabat Allah (bergaul karib) (ay.14).

Disetarakan dengan Allah (sebagai sahabat).

Kenal betul sehingga tidak ada batasan.

Hal yang paling privacy pun diberitahukan.



  • Mazmur 111:5-6

  1. DiberikanNya rezeki (makanan) (ay.5)

Bagi kita yang terikat perjanjian dengan Allah diberikan 

Makanan: 

  • FirmanNya

  • Roti


ju. Ulangan 8:3b

Matius 4:4


  1. DiberikanNya Kekuatan PerbuatanNya (ay.6)

(Hanya bagi UmatNya).

Kuasa yang dilakukanNya.


  1. DiberikanNya milik pusaka bangsa-bangsa (ay.6)


 

MATERAI PERJANJIAN ALLAH


  • 2 Korintus 1:20

2 Korintus 1:20 (TB)  Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.


MENGAPA HARUS TERIKAT PERJANJIAN


  • Hidup dalam Perjanjian adalah dasar kita berkomitmen.

Dewasa rohani: mau masuk perjanjian.


  • Hidup Kekristenan adalah hidup yang bertanggung jawab.


  • Hidup dalam Perjanjian adalah tanda dan bentuk Kemuridan.


  • Kita tidak akan mengerti takut/kagum akan Kristus sampai kita masuk dan mengikat diri dalam Perjanjian dengan Allah.


✓ Mari ikat Perjanjian dengan Allah, bagi kita yang belum pernah mengikat perjanjian.


✓ Mari kita perbaharui Perjanjian kita dengan Allah, bagi kita yang pernah mengikat perjanjian.


Ingatlah bahwa Perjanjian kita dengan Allah itu memiliki konsekuensi yang akan kita nikmati dan hadapi.


Hukum Kasih Karunia membawa kita kepada Hidup.


Hukum Taurat membawa kita kepada Hukuman.


Jangan pernah bergeser sedikitpun dari perjanjian kita dengan Allah.


Mari ikuti teladan mereka yang berkomitmen penuh pada perjanjiannya dengan Allah.


"Kebebasan yang dunia tawarkan adalah sejatinya Perbudakan mutlak, tetapi Perhambaan dalam Kristus adalah mutlak Kebebasan Sejati"


Mari memilih untuk masuk dalam Perjanjian dan Perhambaan dalam Kristus.






No comments: