No: GMIKA/BS/130516/AEP/Cakwe
Judul : KEMAH SUCI ADALAH RENCANA KEMULIAAN ALLAH
Roh Kudus bersifat;
Sebagai Pribadi Tritunggal (dalam orang percaya)
Sebagai Kuasa (Pentakosta) yg dikerjakan oleh para malaikat.
Tujuan salah satu Terang Roh Allah menjadi penerang dalam setiap hidup perbuatan orang percaya.
Di Kemah Suci dalam RUANG KUDUS (ruangan kedua) terdapat ;
1.KANDIL/KAKI DIAN (tempat nyala api)
Yaitu 7 mata api Roh Allah yang melambangkan sebagai Pemerintahan Allah masa ke masa dan menandakan terang yang tidak boleh padam (lambang pemerintah Allah yaitu 7 jemaat akhir zaman)
Keluaran 25:31-32 , 31 ”Haruslah engkau membuat kandil dari emas murni; dari emas tempaan harus kandil itu dibuat, baik kakinya baik batangnya; kelopaknya – dengan tombolnya dan kembangnya – haruslah seiras dengan kandil itu. 32 Enam cabang harus timbul dari sisinya: tiga cabang kandil itu dari sisi yang satu dan tiga cabang dari sisi yang lain.
Ayat 31 itu bicara bahwa Api Allah (Roh Kudus) tidak boleh ditaruh di pribadi yang tidak murni, pasaran saja, bahkan tidak pernah diproses oleh Allah. Pemerintahan Allah adalah pemerintahan yang murni dan hanya mau berdiam di dalam pribadi yang mau diproses /dibentuk, dengan nilai mahal.
TENTANG PENDAMAIAN
Keluaran 30:11-12 ; 11 Tuhan berfirman kepada Musa: 12”Apabila engkau menghitung jumlah orang Israel pada waktu mereka didaftarkan, maka haruslah mereka masing-masing mempersembahkan kepada Tuhan uang pendamaian karena nyawanya, pada waktu orang mendaftarkan mereka, supaya jangan ada tulah di antara mereka pada waktu pendaftarannya itu. Hati-hatilah! Kita harus mempersembahkan uang pendamaian karena ada nyawa (kita) yang harus dibayar
Keluaran 30:15 Orang kaya janganlah mempersembahkan lebih dan orang miskin janganlah mempersembahkan kurang dari setengah syikal itu pada waktu dipersembahkan persembahan khusus itu kepada Tuhan untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian.
Keluaran 30:16 Dan haruslah engkau memungut uang pendamaian itu dari orang Israel dan menggunakannya untuk ibadah dalam Kemah Pertemuan; supaya itu menjadi peringatan di hadapan Tuhan untuk mengingat kepada orang Israel dan untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian.”
Memberi persembahan awalnya dari hati lalu meningkat beranjak secara material.
2. MEJA ROTI PERSEMBAHAN (12 lapis)
Meja roti persembahan itu menggambarkan:
Ke- 12 suku Israel
Menandakan di dalam Rumah Allah nantinya harus ada persekutuan antara tubuhNya.
Israel tidak pernah disebut "tubuh", karena hanya gereja yang disebut "tubuh". Karena itu sebagai "tubuh" (gereja) tidak boleh menolak untuk memberkati Israel. Sebagai gereja yang menyembah Allah, harus mengingat karya Allah, melalui dan dalam 12 suku Israel.
Dalam Efesus 4:17-32, Tuhan memberikan visi tentang bersatunya Israel dan gereja. Efesus 4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. TUHAN hanya menciptakan manusia sekali, dan satu lagi yaitu manusia baru (gereja dan Israel)
3. MEZBAH UKUPAN
Keluaran 30:7,8 ; 7 Diatasnya haruslah Harun membakar ukupan dari wangi-wangian; tiap-tiap pagi, apabila ia membersihkan lampu-lampu, haruslah ia membakarnya. 8 Juga apabila Harun memasang lampu-lampu itu pada waktu senja, haruslah ia membakarnya sebagai ukupan yang tetap di hadapan Tuhan di antara kamu turun-temurun. Mezbah ukupan bukanlah mezbah korban bakaran, tetapi meja persembahan (wewangian), yang setiap pagi dinyalakan Harun. Ini adalah Penyembahan kepada Allah dan sebuah doa yang tidak putus selamanya.
Jika digambarkan dalam masa sekarang, dalam Ruang Kudus :
Kandil adalah gereja
Meja Roti Persembahan adalah Israel
Mezbah Ukupan adalah penyembahan dan doa terhadap Allah. Yaitu Gereja dan Israel akan disatukan bersama-sama menyembah Allah Yang Benar.
Yesus naik ke sorga di bukit zaitun di Betania (Betania artinya Rumah Perjanjian). Karena Yesus berjanji akan datang kembali bagi mereka yang mengikat perjanjian denganNya untuk menjemput mereka.
Dalam RUANG MAHA KUDUS, terdapat
1. TABUT PERJANJIAN
Yang di dalamnya ada:
Roti Manna
Tongkat Harun yang berbunga
Hukum Taurat dalam 2 loh batu
Keluaran 25:19-22 "22 Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkau dan dari atas tutup pendamaian itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel."
Diatas Tabut Perjanjian terdapat kerub. Seperti "Mercy seat" yaitu kursi pengampunan / kursi Anugerah Allah yang digambarkan dengan kerubim yang sayapnya saling menyentuh dan menutupi melindungi.
Tabut perjanjian adalah gambar rencana penyelesaian dosa dalam Tuhan Yesus dan terdapat pemercikan darah, karena tanpa darah maka tidak ada yang bisa diselesaikan. Inilah darah Yesus Kristus yang lebih tinggi Nilainya dari ketiga benda yg di dalam Tabut.
Tuhan Allah akan berbicara di Ruang Maha Kudus. Anak Allah ,TUHAN Yesus Kristus adalah juru bicara bagi kita yaitu Allah sendiri, dimana kita harus mendengarkan Dia selalu.
Kemah Suci itu sebenarnya adalah ;
Peta/rencana kemuliaan Yesus, sampai Yesus dikorbankan dan menyelesaikan dosa yang menyebabkan Allah berpisah dengan manusia. Tetapi kini oleh Darah telah bersatu dengan manusia yang ditebus.
Peta Doa Bapa Kami, sebagai Peta Besar kekekalan bahkan apa yang akan diselesaikan TUHAN pada akhirnya melalui para orang percaya.
Rencana Allah untuk Israel dan setiap orang agar bertemu Yesus melalui Hukum Taurat. Hukum Taurat berfungsi membawa orang-orang datang kepada Yesus Kristus.
Gambar tingkatan-tingkatan rencana pertobatan bagi orang-orang yang mau percaya untuk bertemu Yesus dan ditebus hidupnya.
Setelah Yesus bangkit, Kemah Suci pindah ke tubuhNya sendiri (gereja/orang2 percaya), dengan cara memakanNya dalam tubuh dan darah TUHAN Yesus.
Kini dimanakah Kemah Suci ? Jawabnya, ada dalam tubuh orang percaya yang telah makan dan minum Yesus Kristus.
Wow Dahsyat dan luar Biasa Kasih dan RencanaNya..
No comments:
Post a Comment