Thursday, 2 September 2021

No : GMIKA/IPS/070516//AEP

 No : GMIKA/IPS/070516//AEP

Judul : 

Markus 5: 10-15 ; 10 Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. 11 Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan, 12 lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: ”Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!” 13 Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya. 14 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi. 15 Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.

Satu orang yang TUHAN mau selamatkan bisa menghabiskan biaya yg tidak sedikit. TUHAN kini sering memakai orang percaya melayaniNya dengan uang yang dimilikinya bahkan sering tidak disadari.

Pelayanan itu berdasarkan apa yang Tuhan mau, bukan yang kita suka, karena Tuhan tidak pernah salah menetapkan, bahkan pelayanan yang sangat sederhana sekalipun. Bukan apa yang kita kerjakan, tetapi sering terjadi dengan siapa, dan bagaimana kita mengerjakannya menjadi pelayanan yg tak terduga.

Jangan takut kepada kesalahan,  tetapi takutlah jika melewatkan kesempatan yang Tuhan beri. Hidup manusia sangat cepat, dan jangan sampai menyesal. Jangan pernah ragu untuk membuang "sesuatu" jika untuk Tuhan, selama ada nilai pertobatan menjadi titik pertama.

Buat rumah tangga (pasangan yang sungguh-sunguh dalam TUHAN), Impian istri, yang tidak pernah menjadi impian suami, maka Tuhan tidak pernah lihat dan berikan. Tapi jika suami bermimpi, istri harus ada didalamnya agar istri diselamatkan bersama dengan impian suaminya.


No comments: