No : GMIKA/Suara Penggembalaan/170821/GS
Judul : Hidup menurut roh
Bacaan : Gal 5: 22-6:2 dan Mat 11:
27-30
Syalom..
Selamat Pagi Jemaat Tuhan Yesus.
Hidup menurut daging dan hidup menurut
roh adalah perwakilan dari dua kodrat dalam diri kita, yaitu:
Daging : yang telah jatuh dalam dosa, Dan
roh: kehidupan baru dalam Kristus.
Pohon yang baik menghasilkan buah yang
baik. Buah dalam hidup seseorang adalah :
1. Tanda dari apa yang terjadi dalam
diri seseorang itu.
2. Sebagai barometer(alat
ukur)internal dari orang tersebut.
3. Menunjuk siapa "tuan"
yang kita layani.
4. Seberapa setia kita melayani tuan
kita.
BUAH ROH:
🍎 Kasih
🍎 Sukacita
🍎 Damai sejahtera
🍎 Kelemah lembutan
🍎 Penguasaan diri.
- Adalah tanda2 kehidupan yang melekat
dengan Allah yang hidup berada dijalur Allah untuk menuju keselamatan.
- tanda2 kehidupan yang dipenuhi Roh dan hidup dalam jalur Allah menuju keselamatan.
Diselamatkan dan menjadi orang kristen yang setia berarti:
- menyalibkan keinginan daging
- membangun kebiasaan yang baik
- mengatakan tidak kepada keinginan
yang berdosa
- mengatakan 'ya' utk mengasihi dan
melayani orang lain.
- menyiratkan tindakan dalam hidup
kita sebagai tubuh Kristus.
- mendengarkan dan menaati Roh adalah
sebuah pertempuran rohani.
Hidup menurut daging dan roh adalah
dua hal dalam diri kita bersaing untuk didengar dan dipatuhi.
Keadaan yang riil adalah meskipun kita
telah mengatakan diri mengikut Kristus, godaan dalam hidup kita belum berhenti,
oleh karena itu kita perlu kerja keras yaitu menaati..mendengar dan patuh pada
Roh, karena hal itu akan membuat semakin
Buah Roh itu akan tampak.
Proses mengikut Kristus dengan menaati, mendengar, patuh pada Roh
melalui kebenaran firman yang kita hidupi setiap hari, inilah hidup yang
dipimpin oleh Roh, yang akan menghasilkan kesanggupan kita untuk menanggung
beban satu dengan yang lain.
Buah Roh yang berkembang dan tumbuh
dalam diri kita akan membuat kita mampu bertolong menanggung beban. Marilah kita belajar dan berusaha untuk
mendengarkan suara roh daripada suara hati kita yang sudah jatuh.
Tuhan Yesus berkati.
Eirene
GS.
No comments:
Post a Comment