Thursday, 16 September 2021

68 SP 130921 "KEKUDUSAN ADALAH HIDUP PERCAYA DAN TAAT SEPENUHNYA KEPADA FIRMAN"

 

No : GMIKA/Suara Penggembalaan/130921/DK

Judul : "KEKUDUSAN ADALAH HIDUP PERCAYA DAN TAAT SEPENUHNYA KEPADA FIRMAN"

Bacaan : Imamamt 20:1-8

 

Shalom Eirene selamat siang Ibu.Gembala dan seluruh jemaat GMI Kurios Agung

 

Bagian Firman Tuhan diatas adalah sebuah peringatan dari Allah kepada umat Israel tentang kekudusan. Allah ingin bahwa umatNya bukan hanya sebatas mendengar tetapi juga melakukan dengan sungguh segala yang di perintahkanNya itu. Kekudusan adalah bagian yang mutlak yang tak boleh ditawar oleh umat Israel.

Namun bagaimana mungkin orang Israel menegakkan dan menyerukan Allah yang kudus pada bangsa lain,  sedangkan hidup mereka tidak kudus dan berlaku tidak setia. Hidup mereka, mereka berikan kepada allah lain.

 

Bapak ibu saudara sekalian hal Kekudusan sangat erat dengan yang namanya Kesetiaan. _*Mengapa? Karena sejak jatuh dalam dosa manusia terpisah dari Allah dan akhirnya mencoba menghadirkan allah lain dengan cara mereka sendiri dan semakin hari kecenderungan tidak setia kepada Allah menjadi sangat kuat. Manusia menyembah berhala dan melakukan apa yang keji dihadapan Allah. Maka Allah memperingatkan umatNya untuk meninggalkan ketidaksetiaan mereka agar mereka tidak dibinasakan.

 

Imamat 20:7-8 (TB)  Maka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu. Demikianlah kamu harus berpegang pada ketetapan-Ku dan melakukannya; Akulah TUHAN yang menguduskan kamu.

 

Dalam bahasa Ibrani kata Kudus menggunakan kata קָדוֹשׁ - QADOSH yang berarti dipisahkan 'terpisah'  atau dikhususkan atau 'terpotong. Sedangkan dalam bahasa Yunani  ἅγιος - hagios suatu kata yg mengandung arti hubungan yg benar dengan Allah, mungkin juga dalam pengertian kekasih.

 

Jika kita hanya membaca satu terjemahan Alkitab, sangat mungkin kita dapat salah mengerti dan memahami Firman Tuhan (kerena tidak ada terjemahan Alkitab yang sempurna). Mari kita baca teks Imamat 20:7 apa maksud kalimat "maka kamu harus menguduskan dirimu". Maksud diayat itu bukan  seolah-olah kita yang berusaha hidup Kudus dari keberdosaan kita. Namun maksud dari ayat diatas adalah kita *sebagai manusia berdosa dalam anugerahNya, kita telah dipilihNya untuk diselamatkan untuk itulah kita harus menjaganya.  Manusia dengan usahanya sendiri tidak dapat dapat mengkuduskan dirinya, hanya Allah yang dapat memberi kekudusan. Dan proses pengudusan Allah dalam diri manusia telah sempurna didalam karya Yesus Kristus. Allah hadir ditengah2 umatNya.

 

Perhatikan terjemahan BIMK:

 

1.  Imamat 20:7 (BIMK)  Jagalah supaya kamu tetap suci, karena Aku TUHAN Allahmu.

 

Sekarang kita telah memahami bahwa pengudusan adalah inisiatif Allah bukan hasil usaha kita manusia. Dan bagian kita manusia menjaganya agar kita tetap kudus

Nah bagaimana menjaga hidup kita yang telah dikuduskan ini tetap suci?

 

2. Imamat 20:8 (BIMK)  Taatilah hukum-hukum-Ku, karena Akulah TUHAN yang mengkhususkan kamu untuk Aku."

Cara menjaga hidup kita tetap suci  hanyalah dengan bidup dalam pimpinan RohNya. Maksud hidup dalam pimpinan RohNya adalah tiap-tiap hari hidup dalam Ketaatan untuk merenungkan dan mengerjakan segala Perintah Nya.

 

Yohanes 15:3-4 (TB)  Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

 

Mari kita bersyukur bahwa dalam  anugerahNya Allah telah memilih kita menjadi umat tebusanNya melalui Yesus Kristus. Kita telah dikhususnya untuk Allah. Tetaplah tinggal didalam ketundukan dan ketaatan akan perintahNya. Dan biarkan FirmanNya yang Kudus itu menjadi perisai dan senjata untuk melawan roh dunia ini.

 

Efesus 6:11, 13, 17 (TB)  Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;

Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.

dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,

 

Jadi memang taat dan menghidupi Firman tiap-tiap hari  adalah sesuatu yang mutlak bagi setiap orang percaya apabila iya ingin mengalami Kekudusan dan pengudusan Allah.

 

AMIN

 

Tuhan Yesus memberkati 🙏🕊️

No comments: