No :GMIKA/SuaraPenggembalaan/020921/DW
Judul : KEKUATAN Orang-orang pilihan dalam Gereja-Nya
Bacaan Alkitab : Mazmur 89: 1-17
Selamat Pagi Ibu Gembala Sidang serta jemaat
yang di kasihi Tuhan Yesus Kristus.
Eirene buat kita semua…
Mazmur 89: 4 Engkau
telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah
bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Berbicara soal Perjanjian/Covenant
itu merupakan sebuah perjanjian antara Allah dan kita. Sikap kita dengan
perjanjian tersebut _kita hanya meresponi perjanjian tanpa harus menyetujui
perjanjian tersebut. Dalam Covenant, Allah sendiri
yang berinisiatif untuk mengikat diri-Nya dengan ciptaan-Nya tanpa harus
menunggu persetujuan dari kita sebagai ciptaan.
Dalam
setiap perjanjian paling tidak ada 3 hal yang saya dapatkan:
1. RESPON, sikap kita terhadap
perjanjian yang ada.
2. TAAT, kepada perjanjian yang
telah berjalan. (Yoh 17:3)
3. SETIA, sampai akhir
perjanjian selesai.
Dari
ketiga hal diatas maka ada yang perlu kita perhatikan caranya:
1. RESPON, kita sangat perlu merespon
terhadap segala sesuatu yang Tuhan sudah buat bagi hidup kita.
2. KETAATAN kepada Allah, sama seperti
Tuhan Yesus yang merendahkan diri sepenuhnya dalam ketaatan untuk melakukan
kehendak Bapa-Nya. Oleh karena itu kita tidak bisa mengerjakan ketaatan
setengah-setengah, & tidak ada alasan untuk menghindar darinya. Di
Dalam ketaatan kita perlu yang namanya MENDENGAR, dlm bahasa ibrani SHEMA
yang juga memiliki makna Taat/Ketaatan yang adalah sikap tunduk kepada
wewenang, menjalankan apa yang di perintahkan,mematuhi apa yang di tuntut.
3. SETIA/Kesetiaan dalam bahasa asli
yang digunakan di Alkitab adalah “emunah” (dipakai di Perjanjian
Lama) dan “pistos” (dipakai di Perjanjian Baru), jadi bisa
berarti “aman”, “loyal” atau “setia” atau “faithfull” (penuh iman).
Mustahil
seseorang bisa kuat, teguh dan setia jika tidak penuh dengan pengharapan
dan iman kepada Allah sang sumber perjanjian itu. Kekuatan inilah yang menjadi
sumber bagi kita yang diam dan tinggal dalam Gereja-Nya. Bapa berkenan kepada
Anak-Nya Yesus Kristus & Bapa mau setiap kita bergantung penuh setiap saat
bahkan menyerahkan diri secara total.
Sama
seperti Tuhan Yesus TAAT kepada BAPA karena IA selalu mendengar &
mengutamakan kepentingan Bapa-Nya.*
Jangan
lagi kita bergantung & berharap kepada apa yang dunia bisa berikan,
“KENIKMATAN DUNIA” yang membuat kita seolah-olah nyaman dan tidak bisa diganggu
oleh Allah. Menjadi yang utama di dalam dunia karena Allah yang menjadikan itu
penting, jadi kerjakan dalam kesadaran penuh sehingga seluruh penyerahan diri
total bahwa hidup kita ini sepenuhnya menghamba kepada Yesus Kristus yang
adalah Tuhan, pemilik hidup kita, sang kepala Gereja KURIOS AGUNG.
AMIN.
No comments:
Post a Comment