Wednesday, 22 September 2021

74 SP 20/09/21 DOA YESUS DI TAMAN GETSEMANI

 *Suara Penggembalaan*

_Senin, 20 September 2021_


*✨"DOA YESUS DI TAMAN GETSEMANI"✨*

_(Matius 26:36-46)_



📖 *Ibrani 5:7-9 (TB)  Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya*


📝Taman Getsemani _(getsemani: pemerasan minyak)_ adalah salah satu tempat yang terletak di Bukit Zaitun sekaligus tempat dimana kita menyaksikan gambaran indah bagaimana Anak Domba Allah, Yesus Kristus mengalami fase kemanusiaan menghadapi maut. Bahkan bukan saja maut, Yesus merelakan diriNya utk menjadi korban penebusan atas dosa² kita. Yesus menunjukkan kepada kita semua manusia, bahwa *dosa merupakan perkara serius* dihadapan Allah. Yesus menghadapi suatu cawan yang menggambarkan Murka Allah atas dosa manusia dipundakNya. Ketahuilah bahwa Allah kita adalah Allah yg Kasih, sekaligus Adil. Kasih karena Anak Domba Allah tlah dikorbankan mempersembahkan diri dalam ketaatan karena dosa, dan Adil sebab penghukuman dan Murka Nya karena dosa tidak akan pernah dibatalkan. Allah membenci pakaian kemanusiaan cemar kita karena dosa, tapi berkenan menyelamatkan diri kita.


📝Maka dibawah judul saya kutib bagian Injil sinoptik dimana Yesus berdoa, saya ambil dari kitab Matius, meski dalam Injil Markus dan Lukas juga dibukakan, namun kitab Matius yang secara rinci mencatat bahwa Yesus sampai *berdoa 3x* dengan permohonan doa yang sama _(Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.)_

supaya kita tidak menganggap sepi dan murah karya Salib Kristus yang demikian Agung.


📖 _bacalah_: *Matius 26:39 (TB)  Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."*


 📝Yesus telah membawa *Perkara dosa dan konsekuensi diriNya  dikorbankan* didalam doa kepada Allah sebagai wujud ketergantungan Yesus sebagai manusia kepada otortitasNya. Semua itu wujud dari ketaatan Yesus mempersilakan kehendak Bapa yang jadi, dan kesedihan mendalam sekaligus belas kasih kepada manusia, sebab Murka Allah atas dosa tidak dapat dibatalkan. Dalam Injil Lukas bahkan dikutip;

_Lukas 22:44 (TB)  Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah._

Ini bukan peristiwa yang dilebih-lebihkan. Sebab secara medis kondisi ini mungkin terjadi dan biasa disebut *hematohidosis*, satu keadaan dimana kelenjar keringat mengeluarkan darah tanda tubuh begitu berat, gentar dan tertekan.


📝 *Doa memampukan Yesus* mempersembahkan diriNya yg terbaik untuk masuk dalam kerendahan hati dan ketaatan menggenapkan seluruh Rencana Bapa, oleh karenanya Yesus menjadi pokok Keselamatan bagi kita semua. *Doa juga adalah indikasi utama kita terhubung erat dengan Allah Bapa*. Maka mari masuk didalam ruang doa kita pribadi maupun komunal,  sebab Doa adalah relasi dan hubungan yang erat antara Allah dengan kita manusia. Peristiwa Tuhan Yesus berdoa di Taman Getsemani adalah moment penting kita belajar banyak mengenai apa sebenarnya arti doa. Tuhan Yesus berdoa didalam kemanusiaanNya, kepada Allah Bapa sebagai tanda bahwa Yesus amat menghormati dan meninggikan Allah dalam seluruh Rencana dan Karya kekalNya. Dalam moment doa tersebut, Yesus mengajarkan kepada kita *pentingnya pengakuan kedaulatan penuh atas hidup dan pemeliharaan Allah*, sebab hanya kepada Allah sumber segalanya kita menaikkan permohonan. Bertekunlah dalam doa senantiasa. (Roma 12:12)


Tuhan Yesus memberkati🙏🏼

No comments: