No: GMIKA/BS/071016/AEP
Judul: 3 HAL HARUS TERJADI BAGI ORANG PERCAYA
1 Tes 1:2-3 ; 2 Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu dalam doa kami. 3 Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.
Pengudusan adalah proses yang terjadi sepanjang hidup kita. Gereja berisi bagi orang-orang percaya yang mau dikuduskan hari demi hari. Sebab pengudusan tidak bersifat instan.
1 Tes 1:3 "Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita." Paulus memuji jemaat Tesalonika karena mereka memiliki :
#1. Pekerjaan ➡ Iman (kepada Bapa) yang merupakan awal dari hidup kekristenan.
Sayangnya orang kristen banyak hanya puas di tahap ini. Kekristenan kita harus lebih dari sekedar pekerjaan iman.
#2. Usaha ➡ Kasih (kepada sesama orang percaya).
Gereja harus ada usaha kasih,sekalipun itu sederhana dan usaha ada kerugian,
tetapi harus terus dilakukan.
#3. Ketekunan pengharapan (bagi orang percaya),
yaitu kita menerima hidup kekal (Yerusalem Baru).
Ketekunan lebih dari sekedar usaha, walau ada aspek gagal, tetapi orang yang tekun tetap berusaha. Usaha itu, bisa berpindah, tetapi ketekunan tidak akan berpindah.
1 Kor12:3 "... tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. Yang bisa membuat kita bertahan dalam pengudusan Allah, iman dan pengharapan hanya Roh Kudus.
1 Yoh 1:7, 9 (TB) ;
Ayat 7 "Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa."
Ayat 9: "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Hanya Yesus saja yang mampu menyelamatkan kita.
Ayub 42:5-6 ; 5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. 6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu. Ayub menyesali semua kebenarannya ketika bertemu Allah, karena selama ini Ayub hanya mendengar "kata orang"
Dalam ayat-ayat di bawah ini, menjelaskan bagaimana keadaan kita yang semakin melihat "terang" dalam "terang Allah" terlihat dosa dan kesalahan kita.
1# Dan 10:8-9 ; 8 demikianlah aku tinggal seorang diri. Ketika aku melihat penglihatan yang besar itu, hilanglah kekuatanku; aku menjadi pucat sama sekali, dan tidak ada lagi kekuatan padaku. 9 Lalu kudengar suara ucapannya, dan ketika aku mendengar suara ucapannya itu, jatuh pingsanlah aku tertelungkup dengan mukaku ke tanah.
2# Hab 3:16 Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya, menggigillah bibirku; tulang-tulangku seakan-akan kemasukan sengal, dan aku gemetar di tempat aku berdiri; namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang kami.
3# Maz 32:5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: ”Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku.
4# Maz 36:10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang.
5# Yoh 1: 4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia
No comments:
Post a Comment