Wednesday, 22 September 2021

Hierarki Otoritas

 Efesus 6:1-4 (TB)  Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. 

Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 

supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. 

Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. 

Efesus 5:22-27 (TB)  Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, 

karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.

Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya 

untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, 

supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Hubungan suami istri 

▪ Seperti Kristus dan jemaat => rela mati di kayu salib

▪ Jadi kunci dlm gereja

▪ Keluarga kuat gerea sudah pasti kuat

Belajar menaklukkan diri kpd otoritas itu tdk mudah

Dari pasangan kita mengerti siapa diri kita

Menyebalkan - sabar atau tiak itulah kita 

Berubah atau tdi ya dari sini


Keluarga Kristen harus berbeda dan berkualitas

Suami Istri membangun keluarga yg mengutamakan Kristus bukan untk menyenangkan diri sendiri

Suami - pemimpin kepala Kristus

Isteri - penolong

Anak-anak 

Taati ortu - hormati 

Memahamu apa yg diajrkan bgaimana pola ortu

Hormat kpd ortu / tunduk sudah sehrusnya karena harus demikian tidak ada hbtnya

Belajar merespek kpd ortu sangat penting

Kalau melawan = kurang ajar


Hierarti Rumah Tangga

Ortu=> wakil Allah di dunia dimana kita harus menaklukkan diri kpd ortu

Ortu=> menaklukkan diri kpd Kristus

Jangan percaya orang bisa mengasihi Tuhan sungguh2 tetapi tiak menghormati ortu => omong kosong


Menyadari bahwa diri kita=> hubungan pribadi dg Tuhan membuat kita hormat kpd ortu

Anak menghormati ortu - supaya panjag umur selama di bumi

Umur pendek bukan berarti tdk menghormati ortu

Umr panjang bukan kuantitas tp kualitas

Seberapa kualitas apa yg sdh kita kerjakan dlm Tuhan

Anak hormat ==> blessing dr ortu

Panjah umur

Bahagia

Diberkati Tuhan

Seburuk apapun ortu kita tdk ada alsan untuk kita bisa melawan ortu.

Anak tunduk kpd ortu - respect pd ortu

Kesukaan terbesar anak- sekalipun krtu menyakiti kita sbg anak jgn pernah mlukai hati ortu.

Luka tdk sebanding dg jasa ortu kita

Tuha memberkati anak yg menghormati ortu betapa Bahagia anak yg mengasihi ortu.

Ortu rasakan Bahagia bersama anak cucu

Tdk terlalu penting seberapa encer otakmu sebrapa bnyk rejekimu. Tp jgn sekalipun kita lupa ortu kita tdk hormat, abai, jgn pernah tdk ada waktu utk ortu.

Selagi masih ada - respctlah hormatilah

76 SP 22/09/21 Doa yang tidak jemu-jemu

 Shalom, Selamat Pagi dan Eirene Ibu Gembala Sidang serta jemaat Tuhan.


Suara Penggembalaan

Rabu, 23 September 2021


Bacaan Firman :

- Lukas 18:1-8;

- Roma 8:26-27;


*"Doa yang tidak jemu-jemu"*


_"Kalau hakim itu bisa menolong perkara janda itu, pastilah Allah akan menolong umat-Nya yang Dia sendiri sudah pilih, yang terus memohon kepada-Nya siang dan malam. Dia akan menjawab doa mereka tanpa menunda-nunda waktunya!"_

Lukas 18:7 TSI


Perumpamaan dalam perikop di atas menegaskan akan pentingnya kehidupan doa dan hal ini pun Yesus sendiri yg menyatakan bahkan tercatat dalam pasal pasal yg lain Yesus pun berdoa kepada BapaNYA, perumpamaan ini tidak hanya berlaku bagi para murid dan orang percaya pada saat itu saja namun berlaku bagi kita sampai saat ini dan seterusnya;


Tuhan Yesus membuat suatu perbandingan yg sangat *kontradiktif;*


Ciri Hakim yg lalim :

> Tidak takut/tidak menghormati Allah

> Tidak peduli kepada siapa pun


Sementara sifat Allah :

> Dia lah Allah yg tidak mungkin memungkiri diriNYA *(Kasih dan Adil)*

> Mengasihi sempurna dan peduli kepada manusia


Tuhan Yesus memakai profesi Hakim dalam Perumpamaan tersebut, hendak mempertegas bahwa Allah lah sebagai Hakim yang tidak hanya menerima namun juga memeriksa, memutuskan dan menjawab setiap doa yg sampai kepadaNYA seturut Kasih dan KeadilanNYA.


Sikap seorang janda kepada Hakim tsb menggambarkan :

> mengetahui kondisi dan keadaannya; 

> mengetahui hanya hakim tsb yg dapat menolong nya;

> mengetahui urgensi/keseriusan perkara nya.


Kalimat *tidak jemu-jemu* dapat diartikan _selalu datang, terus menerus sebagai wujud iman;_

Oleh karena nya doa bukan lah sebatas perihal permohonan akan suatu hal di bumi saja, sebab jika demikian akan ada batas waktu _(sebatas doa tsb terjawab),_ jadi doa adalah sesuatu yg lebih besar dari itu yaitu sebuah *disiplin rohani* yg membawa hidup beriman kita senantiasa bergerak dan bergairah _(tidak lemah / semakin kuat)_ sebagai wujud pengharapan kita akan hal yg bersifat Kekal tidak hanya bagi diri sendiri melainkan bagi orang lain dan bagi rencana kekal Allah di bumi seperti di sorga _(Doa Bapa Kami)._


"Bahan bakar" doa adalah :

> Firman Tuhan

> Roh Kudus


Jika demikian betapa pentingnya perkara doa, itulah sebab nya diberikanNYA Roh KudusNYA bagi kita umat tebusanNYA, tidak hanya memimpin dan mengajar kita berdoa namun juga DIA berdoa kepada Bapa bagi kita di dalam segala kelemahan-kelemahan kita. _(Roma 8:26-27)_


Kembali Saya ucapkan bagi kita;

Semangat bersama berlatih dan masuk di dalam kehidupan Iman yg berdoa di dalam Firman dan RohNYA.


Tuhan Yesus Memberkati kita semua.

💒


_Tim Penggembalaan_

75 SP 21/09/21 Berdoa dengan benar

 Shalom, Selamat Pagi dan Eirene Ibu Gembala Sidang serta jemaat Tuhan.


Suara Penggembalaan

Selasa, 21 September 2021


Bacaan Firman :

- Mazmur 119:164:176

- Yohanes 14:13-14;


*"Berdoa dengan benar"*


_"Aku berpegang pada titah-titah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu, sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.  Biarlah teriakku sampai ke hadapan-Mu, ya Tuhan; berilah aku pengertian sesuai dengan firman-Mu."_

Mazmur 119:168‭-‬169 TB



Doa dalam istilah umum bahasa Ibrani disebut "tefilah" dalam bahasa Yunani "proseukhomai" / "deomenoi" / "aiteo" yang secara umum diartikan :

- meminta

- memohon belas kasihan

- mengemis

- memuji

- bersyukur

- mengagungkan


Di dalam pengertian doa secara umum di atas, hampir semua agama memiliki "perangkat" yg sama sebagai wujud upaya "berhubungan" diri nya dengan yg "ilahi" (lebih dari dirinya);

Lalu apa yg membedakan dengan doa dalam Iman Kristen!!!


> Ditujukan kepada satu2 nya Allah yg Benar dan Hidup.

(Mazmur 119:169)

> Dalam pengertian seturut kehendakNYA

(Mazmur 119:168b)


Daud adalah tokoh dalam Perjanjian Lama yg mewarisi teladan doa yg intens dan dinamis, tercatat mayoritas dalam 150 pasal kitab Mazmur berisi doa Daud kepada Allah;

Tujuh kali dalam sehari kehidupan Doa Raja Daud, bukan hanya secara hurufiah; tujuh kali, tujuh jam atau tujuh menit (durasi); tetapi dalam pengertian yg dalam sebab angka 7 dalam tradisi Yahudi adalah angka yg sempurna _*(milik dan bagi Allah)*_ yg artinya Daud memiliki pengalaman Doa yg sempurna di dalam pengertian sepenuhnya kepada dan bagi Allah tidak hanya dalam kondisi baik/tenang namun juga dalam kondisi sulit/mengalami pergumulan;


Mazmur 119 adalah pasal terpanjang dalam Alkitab, tetapi jika jemaat semua membaca dengan perlahan dan seksama ayat demi ayat dalam pasal ini dapat kita lihat bersama rahasia dan porsi unsur/bagian2 doa yg keluar dari pribadi yg merindukan dan bergantung penuh kepada Tuhan.


Dapat kita temukan unsur doa dalam pasal tsb :


> Kerinduan mencariNYA

> Kesadaran diri dan pengakuan dosa

> Pengakuan dan Pujian kepada Allah

> Permohonan di dalam ketundukan kepada kehendakNYA melalui FirmanNYA;


Sejak Perjanjian Lama dan seterusnya maka Doa yg benar ditujukan dan di dalam kesadaran akan kehendakNYA di dalam nama AnakNYA, Yesus Kristus;

Hambatan Doa :

> bertemu diri sendiri

> terperangkap kepada keinginan dan list permohonan pribadi (bertele-tele);


Inti Berdoa adalah sebuah proses mengalami "persekutuan" dengan Kristus Yesus Tuhan kita, sebab kepada Dia lah, Bapa telah menyerahkan baik pengenalan dan segala sesuatunya;

Di dalam doa lah kita belajar mempertemukan kerelaan kita *selaras* dengan Kerelaan Allah bagi kita supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak melalui hidup kita.


Selamat berlatih dan hidup dalam Doa dan FirmanNYA.

Selamat dan Semangat berkarya bagiNYA.

Tuhan Yesus Menolong dan Memberkati kita.


_Tim Penggembalaan_

74 SP 20/09/21 DOA YESUS DI TAMAN GETSEMANI

 *Suara Penggembalaan*

_Senin, 20 September 2021_


*✨"DOA YESUS DI TAMAN GETSEMANI"✨*

_(Matius 26:36-46)_



📖 *Ibrani 5:7-9 (TB)  Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya*


📝Taman Getsemani _(getsemani: pemerasan minyak)_ adalah salah satu tempat yang terletak di Bukit Zaitun sekaligus tempat dimana kita menyaksikan gambaran indah bagaimana Anak Domba Allah, Yesus Kristus mengalami fase kemanusiaan menghadapi maut. Bahkan bukan saja maut, Yesus merelakan diriNya utk menjadi korban penebusan atas dosa² kita. Yesus menunjukkan kepada kita semua manusia, bahwa *dosa merupakan perkara serius* dihadapan Allah. Yesus menghadapi suatu cawan yang menggambarkan Murka Allah atas dosa manusia dipundakNya. Ketahuilah bahwa Allah kita adalah Allah yg Kasih, sekaligus Adil. Kasih karena Anak Domba Allah tlah dikorbankan mempersembahkan diri dalam ketaatan karena dosa, dan Adil sebab penghukuman dan Murka Nya karena dosa tidak akan pernah dibatalkan. Allah membenci pakaian kemanusiaan cemar kita karena dosa, tapi berkenan menyelamatkan diri kita.


📝Maka dibawah judul saya kutib bagian Injil sinoptik dimana Yesus berdoa, saya ambil dari kitab Matius, meski dalam Injil Markus dan Lukas juga dibukakan, namun kitab Matius yang secara rinci mencatat bahwa Yesus sampai *berdoa 3x* dengan permohonan doa yang sama _(Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.)_

supaya kita tidak menganggap sepi dan murah karya Salib Kristus yang demikian Agung.


📖 _bacalah_: *Matius 26:39 (TB)  Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."*


 📝Yesus telah membawa *Perkara dosa dan konsekuensi diriNya  dikorbankan* didalam doa kepada Allah sebagai wujud ketergantungan Yesus sebagai manusia kepada otortitasNya. Semua itu wujud dari ketaatan Yesus mempersilakan kehendak Bapa yang jadi, dan kesedihan mendalam sekaligus belas kasih kepada manusia, sebab Murka Allah atas dosa tidak dapat dibatalkan. Dalam Injil Lukas bahkan dikutip;

_Lukas 22:44 (TB)  Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah._

Ini bukan peristiwa yang dilebih-lebihkan. Sebab secara medis kondisi ini mungkin terjadi dan biasa disebut *hematohidosis*, satu keadaan dimana kelenjar keringat mengeluarkan darah tanda tubuh begitu berat, gentar dan tertekan.


📝 *Doa memampukan Yesus* mempersembahkan diriNya yg terbaik untuk masuk dalam kerendahan hati dan ketaatan menggenapkan seluruh Rencana Bapa, oleh karenanya Yesus menjadi pokok Keselamatan bagi kita semua. *Doa juga adalah indikasi utama kita terhubung erat dengan Allah Bapa*. Maka mari masuk didalam ruang doa kita pribadi maupun komunal,  sebab Doa adalah relasi dan hubungan yang erat antara Allah dengan kita manusia. Peristiwa Tuhan Yesus berdoa di Taman Getsemani adalah moment penting kita belajar banyak mengenai apa sebenarnya arti doa. Tuhan Yesus berdoa didalam kemanusiaanNya, kepada Allah Bapa sebagai tanda bahwa Yesus amat menghormati dan meninggikan Allah dalam seluruh Rencana dan Karya kekalNya. Dalam moment doa tersebut, Yesus mengajarkan kepada kita *pentingnya pengakuan kedaulatan penuh atas hidup dan pemeliharaan Allah*, sebab hanya kepada Allah sumber segalanya kita menaikkan permohonan. Bertekunlah dalam doa senantiasa. (Roma 12:12)


Tuhan Yesus memberkati🙏🏼

Perempuan itu Rumah Perbuatan Baik

 Perempuan itu lebih punya potensi melawan dan lebih main rasa

Perempuan lahir 1x ==> melahirkan anak

Laki-laki lahir 2x ==> melahirkan istri dan melahirkan generasi ke 2 (anak) 

Adam juga lahir 2 x

Laki-laki yg berdoa untuk isfri itu dia sedang mengandung.

Tiga hal yg menyertai kita di dunia ini:

1. Alkitab

2. Orang percaya

3. Roh Kudus

Perempuan yg berbahagia harus mengambil ketiganya

Milikilah ketiga hal ini ==> beli dg hati

Kalau perempuan tidak bersama ketiga hal ini maka 

Tanpa Alkitab ==> bohong besar

Tanpa Roh Kudus ==> penipu

Tanpa Gereja ==> perampok

Jangan pernah sesalu masa lalumu. Bertanyalah siap yg melahirkanmu? Yg sudah menikah apakah suamimu telah melahirkan istri.

Tidak bisa menyesal

Tidak bisa mundur

Harus maju bersama Roh Kudus.

Amsal 31

Pujian Salomo kepada seorang perempuan.

Bagaimana perempuan dlm terang?

1. Berani menjadi lebih baik

Tidak lebih baik : cacat ciptaan

Allah tdk pernah gagal tp pilihan yg salah yg membuat cacat ciptaan

Lebih baik = lebih tinggi , lebih berbeda kualitasnya

Perempuan = Rumah perbuatan baik

Wanita Perempuan adalah Rumah Perbuatan Baik

Wanita bahasa Spanyol 

Juan - Nita

Tuan - Pemilik

Empunya - Ahli

Cantik

Indah

Perempuan membuat orang ingin pulang karena ia adalah rumah perbuatan baik


Perempuan

Segala yg baik, segala yg indah, segala yg benar, dimilikinya

Ketiga hal tadi harus ada bersama dg wanita supaya tujuan rumah perbuatan baik tercapai.

Bagi Pria ada 2 perempuan baik : Isteri dan Ibu


Rumah Perbuatan Baik

- tempat bristirahat (reetimg poin)

- tempat kembali pulang

Tuhan tdk pernah menaruh berkat di luar rumah 

Perempuan punya harga yg tinggi karena posisi (sumber berkat Allah)

Semua hasil berkat usah diberikan kpd suami.

2 Tawarikh 7:14-16 (VMD)  dan jika umat-Ku yang memanggil nama-Ku menjadi rendah hati dan berdoa, dan mencari Aku, serta meninggalkan jalannya yang jahat, Aku mendengar mereka dari surga. Aku mengampuni dosa mereka dan Aku memulihkan negerinya.

Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku mendengar doa mereka dari tempat itu.

Aku telah memilih Rumah itu dan membuatnya suci sehingga nama-Ku tetap di sana selamanya. Ya, mata-Ku dan hati-Ku selamanya ada di Rumah-Ku itu.

Ini bicara soal tempat (Bait Allah)

Setiap seruan doa yg dinaikkan di Bait Allah ini maka ia mendengar.

Bait Allah adalh Rumah Tangga (dirimu sendiri)

Rumah Tangga adalah penerima jawaban doa pernikahan.


2. Panggilan utama Kristen

Setiap wanita kriten harus:

A. Membangun dirinya Maz 128:3

Mazmur 128:3 (TB)  Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! 

Isteri seperti pohon anggur yg subur - proaktif

Pohon Anggur itu mahal

Anggur sering dipakai untuk  perjamuan, memyambut tamu, raja2 di dalam rumah

Anggur itu mewah

Berkepang2 ==> membuang / menghabiskan waktu.

Tangan istri ==> tangan dr sorga yg memelihara masa dengan bangsa / anak kita

Pria punya visi

Wanita tdk punya visi

Sorga ==> duduk di sebelah kanan Allah (bersama Yesus)

Anak kita - Suami kita - Bangsa kita ==> menunggu tangan kita yg subur dan produktif

B. Menguduskan keluarganya 1 kor 7:14

1 Korintus 7:14 (TB)  Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus. 

Suami yg tdk beriman dikuduskan oleh istrinya.

Unclean ==> diberikan untuk roh orang percaya, label untuk roh jahat.

Panggilan perempuan : 

▪ menguduskan RT, keluarga, suami, anak dari the unclean spirit

▪ ISteri menguduskan suaminya menolong pertumbuhan anak dan suami

Istri itu : sumber iman, membngun pertobatan, membangun doa

C. Menolong keluarga, suami, anak2 dalam relasi horisontal (Amsal 19:14)

Amsal 19:14 (TB)  Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN. 

Horisontal ==> membantu suami untuk menemukan potensi, posisi, karya suaminya

Istri yg berakal budi adalah karunia Tuhan

Akal budi ==> hubungan dg sekitarnya

Rumah, harta ==> warisan nenek moyang

Istri penghibur bagi suaminya

Suami menemukan potensi ==> diri

Suami menemukan posisi ==> tahu diri berelasi

Suami menemukan karya

D. Membangun hubungan suami secata vertikal

Mendorong, mengingatkan suami, memiliki posisi keimamatan di rumaah tangga.

Vertikal ==> ke atas

Ex: berdoa untuk anak isteri

Pertobatan

Jangan ciptakan jalan baru dr kesalahan

Daud bertobat dan mengaku membunuh Uria.

Akibat pertobatannya : anak yg dikandung dibuang (bermasalah)

Anak kerelaan : mudah dibentuk.

Rahim dipakai untuk meneruskan rencanaNya

Yg disebut keturunan Mesias itu dari rahim Bersyeba

Matius 1

Perempuan Kafir / tidak percaya Allah:

1. Rahab - perempuan berhati emas (pelacur tp krn terpaksa)

2. Rut (°Retut) - perempuan pendamai (Allah bangsamu adalah Allahku)

3. Bersyeba

4. Maria - dikucilkan oleh bangsanya

E. Menjadi manager atau pengatur yg luar biasa

Pengatur untuk keberlangsungan Rumah Tangganya (mampu membudidayakan sumber daya)

Amsal 31:10 (TB)  Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. 

Istri yg cakap

Cakap => kemampuan / memiliki kapabilitas

Perempuan harus diajar oleh perempuan lebih tua

Jimat suami => isterinya

Keberuntungan suami itu dr isterinya

Berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya

Mencari bulu domba => bekerja dg  tanggannya

Rajin - tidak malas

Membawa makanan ditangannya

Bangun kalau masih malam

Suami dikenal di pintu gerbanperempuan rajin itu disenangi

Saturday, 18 September 2021

No: GMIKA/BS/180518/21.30wib/GS Judul: Dasar iman adalah Yesus Anak Allah

 No: GMIKA/BS/180518/21.30wib/GS


Judul:  Dasar iman adalah Yesus Anak Allah


1 Kor 13:13  "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih." Hanya pengikut Yesus yang mempunyai ketiganya, tetapi seringkali dilupakan orang-orang. 


1 Tes 1:2-3 "Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu dalam doa kami.Sebab kami selalu mengingat *pekerjaan* imanmu, *usaha* kasihmu dan *ketekunan* pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita."


1 Thes 1:2 "We remember before our God and Father your work produced by faith, your labor prompted by love, and your endurance inspired by hope in our Lord Jesus Christ." 


Dari ayat tersebut kita belajar tentang *KASIH* yng adalah sebuah usaha, *KETEKUNAN* adalah sebuah pengharapan, dan *IMAN* adalah pekerjaan. 

Ketiganya aktif bergerak juga *tidak diam dalam sebuah titik*


Ciri-ciri pekerjaan (IMAN): *ada hasil/upah dan pekerjanya harus keluar dari tempat nyamannya untuk melakukan pekerjaan tersebut*..



Iman itu tidak pernah lepas dari *ajaran*. 


Titik iman kita adalah Yesus. Kenapa bukan Bapa atau Roh Kudus? *Karena kita tidak pernah mengenal Bapa dan RK jika tidak melalui Yesus*.


Gal 1:8-9 "Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia." 


*Terkutuk itu artinya tidak mendapatkan apa yang dijanjikan dan terpisah dari Allah dan akibatnya mengalami mati*.

 Jika ada yang membritakan Injil lain maka terkutuklah dia. Injil/iman yang di ajarkan kepada orang Galatia saat itu berdasarkan ajaran para rasul. 


Jadi apa sebenarnya arti *Kerjakan imanmu* yaitu kita meluruskan iman kita, kita harus mempunyai pengajaran dan pengharapan akan *Yesus yang sama seperti yang diajarkan para rasul*.   

Sebab hidup kita adalah anugrah. 

Anugrah adalah kepercayaan Tuhan untuk menjalankan hidup ini. 


Kis 11:26  "Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. *Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen*"


 Gereja kristen pertama ada di Antiokhia. Murid-murid pertama kali disebut kristen. Orang kristen pertama adalah murid-murid.  


Mat 16:13-15 "Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"... Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Di ayat ini Yesus menginginkan pengenalan yang benar tentang diriNya, yaitu Yesus yang dinubuatkan oleh para nabi-nabi terdahulu juga Yesus yang dibangkitkan oleh Allah, sperti tertulis dalam ayat-ayat berikut ini: 


1# Kis 2:31-32 ".... bahwa *Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan*. 

Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi." 


2# 1 Pet 3:18-19 "Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah *dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia*, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh," 


3# Yoh 10:17-18 "Bapa mengasihi Aku, oleh karena *Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali* Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. 


Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."


Saat Yesus mati, yang mati tubuh manusiaNya.  

Saat Yesus dikuburkan, yang dalam kuburan *hanya tubuhNya* yg diambil dr daging Maria bundaNya.

 Dimanakah roh manusiaNya dan dimanakah Roh AllahNya?

*"di dalam Roh itu"* Roh Allah itu juga sama dengan roh manusia.


*Tubuh daging dari Maria diubah menjadi tubuh kemuliaan*. Setelah menginjili roh orang mati, lalu ke Firdaus, yang naik ke sorga adalah tubuh kemuliaanNya 1 Pet 3: 19-20 "dan *di dalam Roh itu* juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu *kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah*, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu." Roh yang mati pada zaman Nuh, penjaranya ada di bumi. 


Yoh 8:58 "Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, *Aku telah ada*." 

"“Very truly I tell you,” Jesus answered, “before Abraham was born, *I am*!”" (niv)

"Jesus said unto them, Verily, verily, I say unto you, Before Abraham was, I am." (kjv)


*I am* menunjukkan waktu yang sekarang, hanya Yesus yang mampu mengatakannya. Yesus 1 pribadi dengan 2 kodrat. 


Ibr 2:14-17 "Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari *darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka* dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia *memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka* yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut..... Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya,   supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.


Karya dan pribadi YESUS menjadi dasar iman kita...

No: GMIKA/BS/140717/21.20wib/GS/MartTelor Judul: "TUHAN ada dalam Manusìa."

 No: GMIKA/BS/140717/21.20wib/GS/MartTelor


Judul:  "TUHAN ada dalam Manusìa."


Yoh 2:19  "Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."  Dalam ayat ini merubuhkan "bait Allah" berbicara tentang bait Allah secara fisik, tetapi "dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali" adalah maksud tujuan bait Allah,  yaitu berdiamnya Allah dalam manusia setelah Kebangkitan Yesùs.


Material Inti dalam ciptaan, subtansinya adalah air. Seperti bumi yang komponennya adalah air. Di Kej 1:1 Allah pertama kali menciptakan sorga "In the beginning God created the heaven and the earth. (kjv), yaitu memisahkan antara sorga milik Allah (Heaven) dan (Earth) termasuk Alam Semesta.


Kej 1:2 "... Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air." Roh Allah melayang-layang diayat ini bukan Allah,tetapi roh yang diciptakan oleh Allah untuk berjaga-jaga (salah satu Malaikat Penjaga agar Satan) tidak kembali lagi ke sorga.


Saat sorga diciptakan oleh Allah utk anakNya, maka sorga itu memiliki arti ciptaan yang khusus. Allah tidak pernah menciptkan bumi bukan untuk menempatkan ciptaan.


Kej 1:4  "Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap." Terang disini berbicara tentang sifat, (seperti menyatakan).      Sebab saat itu, matahari belum diciptakan.    Gelap disini karena sebuah sifat, juga karena ada dua sifat yang bercampur.


Kej 1:6-8 "Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air..... itulah hari kedua." Berarti alam semesta diciptakan hari kedua. Cakrawala berfungsi memisahkan air dari air.


Kej 1:9-10 "Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat,.... Allah melihat bahwa semuanya itu baik." Ayat ini berbicara tentang bumi.  Darat, Laut dsb.


Hari kedua penciptaan, tidak dituliskan sangat baik, karena dihari itulah Iblis dibuang ke bumi yaitu tempat manusia tinggal, Sebab itu Allah sudh tahu akan ada penderitaan.


Kej 2:1-3 "Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.... berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu....Lalu Allah *memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya*,..." Maka Allah membuat Dia diam di hari itu. Saat Allah memberkati, yang menerima adalah ciptaan, sedangkan mengkuduskan berarti Allah turun, membuat jadi kudus dan menyamakan bersekutu dengan ciptaanNya. 

*Siapakah yang mengutamakan hari Sabat Tuhan akan memperoleh Anugerah khusus*.

Tidak ada Allah di hari pertama sampai keenam karena salah satu sifat Allah adalah kudus (berbeda dan tiada duanya)

Ibr 9:12  "dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri...." 

Kudus itu berbicara dimana Allah berada, itulah kudus.

Ibr 12:14  "Berusahalah hidup damai dengan ) semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab *tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan*."

Ini adalah karakter kudus yang akan menjamin kita bertemu Tuhan.  Kudus itu bukan prestasi, yaitu ketika manusia ikut maksud dengan Allah maka itulah kekudusan. Kejarlah kekudusan yaitu *ketika kita berusaha menjadi satu frekuensi dengan Allah*.


Bagaimana caranya agar kita bisa kudus?  Jawab: malalui iman. 

*Iman harus dimulai dari pertobatan*, tanpa pertobatan mustahil ada iman.     Pertobatan adalah selalu harus dimulai saat orang sadar dan mengakui dosanya, *ketika seseorang mengakui dirinya berdosa, sebenarnya ia sedang mengakui Allah itu Benar*.        Dosa tidak bisa diampuni  Dosa harus dihukum.      Makanya  Yesus harus mati untuk *menghukum Dosa* sekaligus mengampuni manusia manusia yang berdosa. Hanya Yesus yang dapat meredam hati Murka Allah terhadap dosa.

Kematian Yesus AnakNya telah meredakan Amarah Yang Maha Kudus,  terhadap Dosa.

No: GMIKA/BS/0604 18/21.00wib/GS/Risol Judul: " Sorga=melihat Allah"

 No: GMIKA/BS/0604 18/21.00wib/GS/Risol


Judul: " Sorga=melihat Allah"


Maz 14:1-3

Maz 14:1  "Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah." 

Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik." 

Ayat ini juga berbicara tentang orang atheis sdh ada sejak dulu.  Ini adalah spirit/roh jahat yg mempengaruhi orang.


"...Tidak ada yang berbuat baik..." artinya tidak ada yang mencari Allah juga.   Apa yg diajarkan akan dilakukan  


Standar kita melayani Allah adalah apa yang disenangi atau diingini oleh Allah.   Kualitas kita melayani Tuhan bukan berdasarkan apa yang kita bisa atau mampu. 

Jadi apa yg Allah mau dan senangi maka itulah pelayanan kita.


Jadi apakah tujuan keselamatan itu? Masuk Sorga ?    *Bukan*.. lihatlah bbrp teks brkut:


 Ibr 12:14  "Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan."

Mengapa berdamai harus sejalan dengan kekudusan? *Kekudusan kita itu bukan supaya kita masuk sorga* sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun melihat Allah.

 Mat 5:8 "Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena *mereka akan melihat Allah*." Orang yang suci hatinya memiliki hati yang berbeda dan tidak mudah dipengaruhi. 


Kekudusan sesuatu yang harus dijalani setiap hari. Jika kita tidak melihat Allah, maka kita akan sama dengan mati kekal.  


Maz 14:2 "TUHAN memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah."

"...TUHAN memandang ke bawah dari sorga.." ini berbicara tentang adanya jarak yg memisahkan antara manusia dengan Allah.   *Inilah Kekudusan yg memisahkan Allah dan manusia*.


Yoh 17:24  "Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, *agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku*, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan." 

Sorga bukan sekedar sebuah tempat kita masuk kedalamnya. tetapi lebih kpd sebuah keberadaan saat kita bersama-sama dengan Anak Allah yg mengaaihi Bapa.


Yoh 14:1-2 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.    Di *rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal*. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu...." 


1 Tim 6:16 "Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, *bersemayam dalam terang yang tak terhampiri*.   Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia..."

*Rumah Bapa adalah keberadaan sbg tempat kita melihat kemuliaanNya dan bersama-sama dengan Tritunggal*. 

Sorga juga adalah Terang sebab Bapa adalah Terang dan tidak seorangpun dapat melihat Dia. 


1 Pet 1:15-16" tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus."


Kita harus kudus, maka Gereja harus usahakan sungguh2 :


 1 Ajaran yg Benar  (Orthodoxsia)

2.  Ibadah yang benar (Ortholatria)

3.Kelakuan/tindak yang benar  (Orthopraxia)


"Orthos" itu artinya benar atau lurus

Kenapa kita harus melakukan 3 hal diatas, karena kita memiliki atau ada janji, 2 Kor 7:1 "Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang *memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita* dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah." Ibadah itu dasarnya memberi

Pencemaran rohani itu seperti membiarkan ajaran asing masuk kedalam hidup kita, sehingga roh kita menjadi kacau.

73 SP 18092021DIKUDUSKAN DALAM KEBENARAN

 *Suara Penggembalaan*

_Sabtu, 18 September 2021_


*"✨DIKUDUSKAN DALAM KEBENARAN✨"* 



📖 _*Yohanes 17:17 (TB) Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.*_


📖 _*Yohanes 14:6 (TB)  Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.*_


📝Yesus Kristus adalah Firman Hidup yang telah menyatakan diriNya untuk *menghormati dan menggenapkan* rencana maksud hati Allah, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya beroleh keselamatan dan hidup. Dalam doa,Yesus mendoakan Para Murid saat itu, dan kita semua orang² percaya secara keseluruhan sampai hari ini, supaya dihadapan Allah kita senantiasa _dikuduskan_ didalam *kebenaran*. Proses ini penting kita lalui, sebab ketika kita percaya Kristus, kita telah menjadi Umat TebusanNya, yakni Milik Allah yang Kudus, didalam Kristus (Roma 7:4).


📝Hanya Yesus satu-satunya Pribadi yang menyatakan diriNya sebagai kebenaran yang *mutlak dan absolut*. Kata _kebenaran_ dalam bahasa aslinya yang dipakai dalam semua bagian ayat diatas adalah _*truth*_ atau _*alētheia*_. Dalam bagian lain diterjemahkan _Tsedeq_, yang artinya adalah Kebenaran Allah sendiri didalam Pribadi Sang Firman yaitu Yesus. _Tidak ada kebenaran diatas ini yang bisa menandinginya_. Kebenaran mutlak inilah yang menguduskan kita dari seluruh dosa dan kesalahan kita, supaya kita dilayakkan menjadi Milik Allah.


📖 _bacalah_: *Roma 10:10 (TB)  Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.*


📝Manusia pada dasarnya tidak bisa menghasilkan kebenaran sendiri, karena semua dalam diri manusia telah rusak akibat dosa (roma 3:23). Sebagai contoh seorang pembunuh bisa bicara tentang pengampunan, seorang pezinah bisa bicara tentang kesucian, seorang bernafsu culas dan ingin kekuasaan bisa bicara kerendahan hati dan penguasaan diri, semua itu penuh kebenaran palsu dan tidak ada perkenan Allah didalamnya. *Manusia hanya bisa dibenarkan Allah jika manusia hidup dikuduskan didalam FirmanNya*. Maka setiap orang percaya adalah hasil dari pembenaran/justifikasi *(dikaiosunē)*  karena iman kepada Yesus dan barulah dapat mengenakan kebenaran Allah dalam *tindakan iman*/righteoussness, yakni pelayanan, kebaikan kasih kepada sesama dan perbuatan baik yang saling membangun sesuai kehendak Allah dan seturut Sabda FirmanNya. 


📖 _bacalah_ : *Efesus 6:14 (a) (TB)  Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran*


📝Pada akhirnya, kenakanlah kebenaran Allah sebagai ikat pinggang persenjataan perang kita didunia ini. Saya selalu suka melihat film perang, terutama film abad pertengahan yang menampilkan prajurit dengan baju zirah lengkap. Mereka selalu memakai ikat pinggang dan senjata, bahwa sebenarnya itulah gambaran kita yang *harus siap sedia mengenakan perlengkapan senjata kita untuk berjalan ditengah² dunia ini.* Kenakanlah, atau laluilah proses pengudusan senantiasa dalam Kebenaran FirmanNya, supaya Dia *memperlengkapi* dan *melingkupi* kita seperti ikat pinggang tanda kita siap dipakaiNya. Setiap kita spesial di MataNya, bahkan kita ada di Hati dan DoaNya, maka Kuduskanlah diri kita dlm FirmanNya senantiasa.


Tuhan Yesus memberkati 

⛪🙏🏼

Friday, 17 September 2021

No: GMIKA/BS/080121/GS Judul: Yesus sebagai TUHAN dan Allah

 No: GMIKA/BS/080121/GS


Judul:  Yesus sebagai TUHAN dan Allah


Roma 10:9-10 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.


Disini dibedakan kata Allah dan Tuhan. Allah adalah sumber kehidupan. Yang disebut Tuhan adalah Anak Allah yaitu Yesus. Allah adalah Bapa dan Allah yang membangkitan Tuhan. Nanti di sorga yang bertahta adalah Yesus. Yesus adalah Tuhan sebab Ia adalah pemilik. Kapan Yesus menjadi Tuhan? Setelah Yesus mati dan bangkit. Sebelum itu Allah belum menobatkan Yesus sebagai Tuhan.


Segala yang keluar dari sesuatu itulah anak.  Yesus adalah Anak Allah karena Ia berasal dari Allah. Allah tidak berbuat kecuali Anak yang berbuat. Menyelamatkan adalah hak Anak Allah.  Tidak ada keselamatan diluar Yesus. Kasih Allah menjadi hak buat kita. Kenapa Yesus harus dijadikan Tuhan? karena bagi kemuliaan Bapa. Dari Tritunggal, Bapa, Anak dan Roh Kudus yang menjadi Tuhan adalah Yesus. Yesus sebelum menjadi Tuhan adalah Anak Allah setiap orang yang mengaku Yesus adalah Tuhan menundukan diri kepada Yesus sebagai Tuhan Semua harus dibawah Yesus Kristus. 


Matius 16:13-14 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."


Allah sangat meninggikan Yesus. Nama Yesus yang tertinggi. Jadi nama yang dulu pernah ada, tetap nama Yesus diatas segala nama. Nama Yesus yang Allah maksudnya dari nama diatas segala nama. Filipi 2:9-11 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa! Dalam versi KJV dituliskan Philippians 2:10 That at the name of Jesus every knee should bow, of things in heaven, and things in earth, and things under the earth;


Kita tidak bisa menerima Yesus sebagai Tuhan karena keniscayaan. Kita harus mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan. Sayangnya tidak semua orang sadar dan mau mengaku Yesus adalah Tuhan. 1 Korintus 6:14 Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya. Allah yang telah membangkitkan Yesus. Saat ini yang berada disorga adalah tubuh Yesus.


Kita memang susah untuk taat. Tetapi ada satu nama yang pernah taat sampai mati yaitu Yesus.  Yesus sudah taat, jadi manusia punya harapan untuk mampu taat. Taat itu bukan sebuah syariat. Syariat dalam KBBI artinya hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia. Ketaatan kita terjadi sebagai buah karena Allah yang telah mengerjakannya bagi kita. Yesus sebagai Anak menjadi manusia dan ketaatanNya sampai mati membuat Anak (Yesus) menjadi Tuhan. 


1 Korintus 8:6,14 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja (Bapa), yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. Allah, yang membangkitkan Tuhan, akan membangkitkan kita juga oleh kuasa-Nya.


Yang menghidupkan kita adalah Yesus dan untuk Allah saja kita hidup. Alasan kita bisa hidup sampai hari ini karena Yesus. Semuanya tertuju kepada Yesus. Efesus 4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,


2 Korintus 11:1-4 Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku! Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Sebab kamu sabar saja (tidak bereaksi), jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.


2 Yohanes 1:10-11 Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat.


Yesus satu - satunya pernyataan Allah. Allah tidak pernah menyatakan DiriNya selain kepada Yesus. Yesus satu - satunya Keselamatan karena Allah menyatakan diriNya hanya pada Yesus. Yang mampu menyelamatkan hanya Allah melalui Yesus.


Dosa dan kematian itu bukan takdir, tapi adalah kecelakaan. Takdir kita adalah menjadi bagian dalam kodrat ilahi. Yesus adalah segala - galanya dalam penyataan Allah. 



No: GMIKA/BS/071016/AEP Judul: 3 HAL HARUS TERJADI BAGI ORANG PERCAYA

 No: GMIKA/BS/071016/AEP

Judul:  3 HAL HARUS TERJADI BAGI ORANG PERCAYA

 

1 Tes 1:2-3 ; 2 Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu  dalam doa kami. 3 Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.

Pengudusan adalah proses yang terjadi sepanjang hidup kita. Gereja berisi bagi orang-orang percaya yang mau dikuduskan hari demi hari. Sebab pengudusan tidak bersifat instan.

1 Tes 1:3  "Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita." Paulus memuji jemaat Tesalonika karena mereka memiliki :

#1. Pekerjaan ➡ Iman (kepada Bapa) yang merupakan awal dari hidup kekristenan.
Sayangnya orang kristen banyak hanya puas di tahap ini. Kekristenan kita harus lebih dari sekedar pekerjaan iman.

#2. Usaha ➡ Kasih (kepada sesama orang percaya). 

Gereja harus ada usaha kasih,sekalipun itu sederhana dan usaha ada kerugian, 

tetapi harus terus dilakukan.

#3. Ketekunan pengharapan (bagi orang percaya), 

yaitu kita menerima hidup kekal (Yerusalem Baru). 

Ketekunan lebih dari sekedar usaha, walau ada aspek gagal, tetapi orang yang tekun tetap berusaha. Usaha itu, bisa berpindah, tetapi ketekunan tidak akan berpindah.

 

1 Kor12:3 "... tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. Yang bisa membuat kita bertahan dalam pengudusan Allah, iman dan pengharapan hanya Roh Kudus.

 

1 Yoh 1:7, 9 (TB) ; 

Ayat 7 "Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa."

Ayat 9: "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Hanya Yesus saja yang mampu menyelamatkan kita.

Ayub 42:5-6 ; 5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. 6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu.  Ayub menyesali semua kebenarannya ketika bertemu Allah, karena selama ini Ayub hanya mendengar "kata orang"

 

Dalam ayat-ayat di bawah ini, menjelaskan bagaimana keadaan kita yang semakin melihat "terang" dalam "terang Allah" terlihat dosa dan kesalahan kita.

1# Dan 10:8-9 ; 8 demikianlah aku tinggal seorang diri. Ketika aku melihat penglihatan yang besar itu, hilanglah kekuatanku; aku menjadi pucat sama sekali, dan tidak ada lagi kekuatan padaku. 9 Lalu kudengar suara ucapannya, dan ketika aku mendengar suara ucapannya itu, jatuh pingsanlah aku tertelungkup dengan mukaku ke tanah. 

2# Hab 3:16 Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya, menggigillah bibirku; tulang-tulangku seakan-akan kemasukan sengal, dan aku gemetar di tempat aku berdiri; namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang kami.

3# Maz 32:5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: ”Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku.

4# Maz 36:10 Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang.

5# Yoh 1: 4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia



No: GMIKA/BS/290917/21.20wib/GS/Martabak Judul : Mengapa harus selalu Tubuh Kristus?

No: GMIKA/BS/290917/21.20wib/GS/Martabak
Judul : Mengapa harus selalu Tubuh Kristus?

 

Allah adalah kasih. Ini adalah hakekat atau realitanya yang bersifat selamanya. Bukan sekedar Maha Pengasih yang bentuk kemurahan dan dapat berhenti karena hanya tindakan.  Manusia memang diciptakan dengan wajah memandang untuk melihat ke atas untuk melihat penciptanya. Dalam bahasa Yunani disebut ano, asal kata utk Anthropos dan berbeda dengan wajah binatang yang diciptakan kebawah  tidak melihat Allah.

Di ciptakan segambar dan serupa dengan Allah yaitu RohNya yaitu tujuan manusia diciptakan oleh Allah adalah untuk mengalami kebahagian dan sukacita dengan Allah. Peristiwa kejatuhan manusia dalam dosa yang membuat kematian roh  manusia mengalami maut (terpisah oleh Allah). Melalui dosa,maka sejak saat itu manusia dikuasai beberapa hal, yaitu :

  1. Manusia di bawah kekuasaan dosa

  2. Manusia di bawah kekuasaan iblis

  3. Manusia di bawah kekuasaan dunia

  4. Manusia di bawah kekuasaan kematian

Keempat hal inilah yang digumulkan manusia sejak dari zaman Eden. Tidak ada satupun manusia atau agama yang dapat menyelesaikan hal ini. Sebab itu ada wahyu khusus untuk menyelesaikan masalah ini. Itulah Keselamatan dari Anak Allah.

2 Kor 4:16 "Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari." Lahiriah yang merosot tidak bisa diperbaharui hanya bisa diperlambat. Tubuh batiniah kita dapat rusak saat kita tidak mengenal Tuhan, tetapi dapat dibaharui saat kita mengenal Tuhan. Dari dasar ini, karena kemanusian kita ada dua jenis.  Maka 4 hal yang bisa dilawan adalah semua dalam batiniah.

2 Korintus 4:17-18 "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya....karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal." Hal yang membuat Paulus yakin untuk membawa kita kepada Allah adalah melalui penderitaan ringan. Penderitaan ringan adalah bentuk penyangkalan diri sendiri, yaitu membunuh keinginan diri sendiri. Disinilah fungsi gereja, untuk saling menguatkan sebagai tubuh Kristus.

Seperti dalam perjamuan kudus untuk mengingat akan penderitaan Yesus. 1 Kor 11:25  "Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku;... "  Cawan ini adalah perjanjian baru. Jadi siapa yang masuk perjanjian baru adalah mereka yang minum dari Cawan ini. Dalam Perjamuan Kudus terjadi anamnesis (bahasa Yunani) yaitu menghadirkan kembali peristiwa penyaliban Tuhan. Jadi waktu perjamuan kudus, kita mengalami komitmen yang baru. Perjamuan adalah tujuan ibadah kristen.

Mat 16:19 "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." Ayat ini tidak bicara tentang berkat memberkati. Ayat ini bicara tentang hak mutlak gereja untuk mengampuni dosa.

Mat 18:15-17 "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata..... Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai." Ini adalah perintah Tuhan Yesus kepada Petrus dan murid-muridNya. Ini menandakan gereja mempunyai kekuatan apa yang kau ikat di bumi . Sebab gereja adalah lembaga yang Tuhan bentuk sendiri.

Kis 6:6  "Mereka itu dihadapkan kepada rasul-rasul, lalu rasul-rasul itu pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka." Kis 14:23 "Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka."

 

Dalam hidupnya Daud berdoa  tujuh kali dalam sehari. Maz 119:164 "Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil." Psalm 119: 164 (KJV) Seven times a day do I praise you because of your righteous judgments. Gereja mula-mula telah melakukannya. Waktunya adalah sebagai berikut;

  1. Pagi, Orang kristen harus berdoa pagi (subuh) sebab Yesus bangkit dan datang sebagai terang.

  2. 9 Pagi, Kis 2:15 "Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan," Seperti hari Pentakosta, Roh Kudus sedang turun.

  3. 12 siang, adalah saat Yesus disalib. Kis 10:9-10 "Keesokan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan dan sudah dekat kota Yope, kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa..... tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi." Di jam 12 siang pulalah Yesus dibawa ke Golgota.

  4. 3 siang, Kis 3:1 "Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah." Di jam 3 pula, Yesus menyerahkan nyawaNya.

  5. 6 sore, saat Yesus dikuburkan

  6. 9 malam, saat murid - murid mengikuti Yesus menuju jalan kematian

  7. 12 malam, kita berdoa berjaga-jaga Tuhan datang. Kis 16:25 "Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka."