Thursday, 2 September 2021

SP 34 020821 MENGALAMI PROSES KEKUDUSAN.

 

No       : GMIKA/Suara Penggembalaan/020821

Judul    : MENGALAMI PROSES KEKUDUSAN.

Bacaan : Ibrani 12:1-17

 

Mengapa Allah Mengijinkan penderitaan, Kesengsaraan dan Berbagai bentuk ketidaknyamanan dalam hidup kita, itu semata-mata bukan karena ada Dosa dan pelanggaran akan Firman semata, melainkan karena adanya Proses yang Allah Inginkan bagi setiap orang-orang/ umat pilihanNya, seperti Bangsa Israel yang dipilih Allah menjadi Umat PilihanNya, dari sejak mereka mengalami Penderitaan di Mesir sampai mereka keluar dari Mesir dan masuk ke Padang Gurun untuk Masuk dalam masa penyucian dari Dosa Mesir selama 40 tahun di Padang Gurun, sebelum akhirnya mereka masuk ke tanah Perjanjian.

 

Demikian juga Orang-orang  percaya hari ini harus mengalami Proses pengudusan agar kita dapat melihat Allah dan senantiasa memandang kepada Allah.

 

Melalui Bacaan Firman Tuhan Dalam Ibrani 12:1-17 ini, saya mengajak kepada kita semua sebagai Pribadi-pribadi yang telah Percaya Kepada Tuhan Yesus Kristus dan telah menerima anugerah Keselamatan dan hidup Kekal untuk Memiliki Cara Pandang dan pengertian yang berbeda dari cara pandang Dunia memandang Kekristenan, yang hanya sebatas Agama, namun yang sesungguhnya Kekristenan bukanlah Sekedar Agama, namun lebih kepada Hubungan Antara Allah dan Manusia sebagai gambar dan rupa Allah, yang telah dibentuk dan diberikan Nafas Hidup yaitu Bagian dari Allah yang kekal.

 

Itulah sebabnya Allah Mau kita melakukan segala sesuatu hanya memandang kepada Kristus Yesus, Tuhan Kita. Serta menerima dengan sukacita Proses yang Allah kerjakan dalam hidup kita, sebagai Bentukan Dan teguran seperti dari seorang Bapa kepada anaknya, agar anaknya mengerti kemuliaan Bapanya, dan menjadikan kita bukan anak-anak gampangan yang mudah diombang-ambingkan  melalui penderitaan.

 

Kesusahan dan bentukan Allah lainnya. Semata-mata bertujuan untuk menjadikan kita anak yang terdidik dan kuat dan dapat senantiasa memancarkan Kekudusan Allah, agar kehadiran Allah di tengah-tengah dunia ini tetap dapat dirasakan dan setiap kita dapat memuliakan Allah.

 

Biarlah penderitaan yang kita alami itu bukan berasal dari diri kita sendiri karena melakukan pelanggaran-pelanggaran serta kejahatan yang kita lakukan.

Melainkan oleh karena Penderitaan karena Berbuat baik.

 

1 Petrus 3:17 (TB) "Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat."

 

Biarlah penderitaan yang kita alami merupakan Proses untuk kita dapat melihat Allah

Ibrani 12:14–15, "Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat TUHAN. Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.”

 

Ketika seorang percaya mengerti akan pentingnya Kekudusan, Maka Secara otomatis ia akan berusaha menjaga kesucian hidupnya. Ia mengerti bahwa tanpa Kekudusan dari Allah ia akan mengalami kehampaan dan kekosongan serta kegelapan.

 

 Oleh sebab itu Allah juga mau agar kita senantiasa memelihara KasihNya agar tercipta Kedamaian dan Kekudusan  dalam hidup kita.

No comments: