No : GMIKA/Suara Penggembalaan/020821
Judul : MENGALAMI PROSES
KEKUDUSAN.
Bacaan : Ibrani 12:1-17
Mengapa Allah Mengijinkan
penderitaan, Kesengsaraan dan Berbagai bentuk ketidaknyamanan dalam hidup kita,
itu semata-mata bukan karena ada Dosa dan pelanggaran akan Firman semata,
melainkan karena adanya Proses yang Allah Inginkan bagi setiap orang-orang/
umat pilihanNya, seperti Bangsa Israel yang dipilih Allah menjadi Umat
PilihanNya, dari sejak mereka mengalami Penderitaan di Mesir sampai mereka keluar
dari Mesir dan masuk ke Padang Gurun untuk Masuk dalam masa penyucian dari Dosa
Mesir selama 40 tahun di Padang Gurun, sebelum akhirnya mereka masuk ke tanah
Perjanjian.
Demikian juga Orang-orang percaya hari ini harus mengalami Proses
pengudusan agar kita dapat melihat Allah dan senantiasa memandang kepada Allah.
Melalui Bacaan Firman Tuhan Dalam
Ibrani 12:1-17 ini, saya mengajak kepada kita semua sebagai Pribadi-pribadi yang
telah Percaya Kepada Tuhan Yesus Kristus dan telah menerima anugerah Keselamatan
dan hidup Kekal untuk Memiliki Cara Pandang dan pengertian yang berbeda dari
cara pandang Dunia memandang Kekristenan, yang hanya sebatas Agama, namun yang
sesungguhnya Kekristenan bukanlah Sekedar Agama, namun lebih kepada Hubungan
Antara Allah dan Manusia sebagai gambar dan rupa Allah, yang telah dibentuk dan
diberikan Nafas Hidup yaitu Bagian dari Allah yang kekal.
Itulah sebabnya Allah Mau kita
melakukan segala sesuatu hanya memandang kepada Kristus Yesus, Tuhan Kita.
Serta menerima dengan sukacita Proses yang Allah kerjakan dalam hidup kita,
sebagai Bentukan Dan teguran seperti dari seorang Bapa kepada anaknya, agar
anaknya mengerti kemuliaan Bapanya, dan menjadikan kita bukan anak-anak
gampangan yang mudah diombang-ambingkan
melalui penderitaan.
Kesusahan dan bentukan Allah
lainnya. Semata-mata bertujuan untuk menjadikan kita anak yang terdidik dan
kuat dan dapat senantiasa memancarkan Kekudusan Allah, agar kehadiran Allah di
tengah-tengah dunia ini tetap dapat dirasakan dan setiap kita dapat memuliakan
Allah.
Biarlah penderitaan yang kita
alami itu bukan berasal dari diri kita sendiri karena melakukan
pelanggaran-pelanggaran serta kejahatan yang kita lakukan.
Melainkan oleh karena Penderitaan
karena Berbuat baik.
1 Petrus 3:17 (TB) "Sebab
lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari
pada menderita karena berbuat jahat."
Biarlah penderitaan yang kita
alami merupakan Proses untuk kita dapat melihat Allah
Ibrani 12:14–15, "Berusahalah
hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan
tidak seorang pun akan melihat TUHAN. Jagalah supaya jangan ada seorang pun
menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit
yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.”
Ketika seorang percaya mengerti
akan pentingnya Kekudusan, Maka Secara otomatis ia akan berusaha menjaga
kesucian hidupnya. Ia mengerti bahwa tanpa Kekudusan dari Allah ia akan
mengalami kehampaan dan kekosongan serta kegelapan.
Oleh sebab itu Allah juga mau agar kita
senantiasa memelihara KasihNya agar tercipta Kedamaian dan Kekudusan dalam hidup kita.
No comments:
Post a Comment