No: GMIKA/BS/170616/21.30wib/AEP/MieGoreng
Kej 1:26-27
Kejadian 1:26
"Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,..."
Kata "Kita" adalah bentuk pernyataan Allah dalam bentuk jamak. Salah satu dari TriTunggal adalah Anak Manusia
Allah menciptakan gambar dan rupa bentuk manusia saat itu adalah karena Allah mempunyai kehendak awal untuk diam dalam manusia.
Kehendak awal Allah adalah bahwa Allah tidak ingin sendiri (Allah mencari teman di dunia) untuk di bawa dalam kekekalan KemuliaanNya
Manusia dibentuk seperti bejana dari tanah liat.
Bejana secara tubuh sangat lemah, tetapi fungsinya kuat, yaitu dapat menampung benda /zat lain (sesuatu) dan apa yang akan ditampung, kita sendiri yang akan tentukan. Manusia jika bukan dari "tanah liat" akan susah bertemu Tuhan.
Kekristenan adalah Allah menjadi manusia, datang kepada manusia supaya manusia ditinggali dan mengenal Allah dan manusia menjadi manusia Allah.
Kekristenan juga mengajarkan kita, bahwa manusia tidak boleh dalam keadaan tunggal, keadaan tunggal hanya saat kelahiran ,tetapi selanjutnya menjadi satu dengan Allah.
Sesuatu yang bersifat selalu tunggal bukan kekristenan. Hidup yang saleh itu adalah pilihan, seperti murid yang dihasilkan/dibentuk bukan dilahirkan. Kelahiran kita itu sifatnya buruk dan naturnya dosa, sebab itu jangan marah jika ada yang menegur kekurangan kita karena itu bagian proses pemurnian. Biarlah diri kita dimuridkan dalam Yesus agar kelahiran kita yg sifatnya dosa dpt di kikis.
Kel 3:2-4
Ayat 2: "Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya.....semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api."
Api itu adalah seperti Tuhan sendiri dalam bentuk malaikat
Semak duri itu adalah Musa/kita
Seperti bejana tanah liat yang rentan (insani), tetapi saat didiami Tuhan, tidak semena-mena dibakar/dihancurkan karena diberi hidup oleh Tuhan.
Yohanes 5:19-20
Ayat 19: ".....Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa......"
Sama seperti manusia, Yesus juga adalah manusia rohani yang mengerjakan pekerjaan di bumi
Kegagalan kita karena sebagai manusia kita "keras". Tetapi kegagalan dapat dipakai TUHAN untuk kita bertemu Tuhan. Ada orang yg cukup ditekan 1000 Kg sudah cukup untuk ketemu TUHAN, namun ada pula harus 2000Kg baru bisa pecah dan diremukkan, tergantung kelahiran kita kerasnya seperti apa.
Halangan bertemu TUHAN bukanlah apa yg kita tak bisa dan mampu lakukan, tapi justru apa yg kita BISA LAKUKAN adalah penghalang terbesar utk kita bisa bertemu Tuhan. Jadi mari bersyukur kalau kita kedapatan sering lemah dan tak berdaya, sebab sesungguhnya sudah mendekati TUHAN. (GS).
Monday, 20 June 2016
Tuesday, 14 June 2016
Ibadah Minggu
No:GMIKA/IM/050616/18.00wib/AEP/Sotomie
Teks :Lukas 8:40-56
Kepentingan manusia adalah menjadi berguna untuk membawa setiap orang kepada Yesus, dan selalu kepentingan itu berbentuk desakan atas kesusahan manusia di bumi
Lukas 8:44
"Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.
Perempuan pendarahan itu beriman bahwa Yesus adalah satu2nya sumber kesucian Allah yang ada dibumi ini.
Kepentingan /keterdesakan perempuan ini, membuat dia datang kepada YESUS
Begitu pula anak Yairus sakit selama 12 tahun sama seperti perempuan itu. Menandakan mereka mempunyai level kesulitan yang sama,dengan status sosial berbeda.
Apapun status dan keberadaan manusia, tetapi di mata Tuhan semua sama. Tiada seorangpun yang lebih baik dihadapan Tuhan karena semua manusia telah berdosa, sekalipun itu sejarah/karya manusia yang paling baik.
Sebab itu bersyukurlah, karena Allah tetap peduli terhadap kesusahan manusia.
RASUL PAULUS dalam surat. 2 Korintus 12:8
"Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. "
Selevel Paulus pun juga meminta disembuhkan Tuhan. Sebab itu baik Paulus, perempuan yang pendarahan dan Yairus sama di mata Tuhan.
Sakit penyakit itu yg mengerjakan tetap iblis, atas izin Tuhan. Janganlah sampai sakit membunuh kita, tetapi hendaklah sebaliknya membawa kita membawa kepada Yesus. Terlebih lagi jika kita tidak pernah mengalami pernyataan apapun juga dari TUHAN tentang sakitmu, maka lebih baik tidak usah sakit tapi tetap berpaut pada kepentingan Allah.
Kita harus mencari kuasa Allah yang sempurna dalam hidup ini. Sebab perkara kesluitan dalam hidup ini sebenarnya berasal dari diri kita sendiri
Yesus adalah nama yang harus diterima seseorang , karena Nama-Nya yang mengandung keselamatan.
Lukas 8:51
"Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya.
Penderitaan kita sering juga terdukung karena kepalsuan masyarakat sekitar (adat istiadat) yg sebenarnya tidak pernah mengasihi kita.
**Jangan pernah meremekan keterlambatan menurut dunia. Cepat bersama dunia bukan jaminan. Lebih baik terlambat di mata Tuhan TEPAT bertemu DIA.
Teks :Lukas 8:40-56
Kepentingan manusia adalah menjadi berguna untuk membawa setiap orang kepada Yesus, dan selalu kepentingan itu berbentuk desakan atas kesusahan manusia di bumi
Lukas 8:44
"Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.
Perempuan pendarahan itu beriman bahwa Yesus adalah satu2nya sumber kesucian Allah yang ada dibumi ini.
Kepentingan /keterdesakan perempuan ini, membuat dia datang kepada YESUS
Begitu pula anak Yairus sakit selama 12 tahun sama seperti perempuan itu. Menandakan mereka mempunyai level kesulitan yang sama,dengan status sosial berbeda.
Apapun status dan keberadaan manusia, tetapi di mata Tuhan semua sama. Tiada seorangpun yang lebih baik dihadapan Tuhan karena semua manusia telah berdosa, sekalipun itu sejarah/karya manusia yang paling baik.
Sebab itu bersyukurlah, karena Allah tetap peduli terhadap kesusahan manusia.
RASUL PAULUS dalam surat. 2 Korintus 12:8
"Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. "
Selevel Paulus pun juga meminta disembuhkan Tuhan. Sebab itu baik Paulus, perempuan yang pendarahan dan Yairus sama di mata Tuhan.
Sakit penyakit itu yg mengerjakan tetap iblis, atas izin Tuhan. Janganlah sampai sakit membunuh kita, tetapi hendaklah sebaliknya membawa kita membawa kepada Yesus. Terlebih lagi jika kita tidak pernah mengalami pernyataan apapun juga dari TUHAN tentang sakitmu, maka lebih baik tidak usah sakit tapi tetap berpaut pada kepentingan Allah.
Kita harus mencari kuasa Allah yang sempurna dalam hidup ini. Sebab perkara kesluitan dalam hidup ini sebenarnya berasal dari diri kita sendiri
Yesus adalah nama yang harus diterima seseorang , karena Nama-Nya yang mengandung keselamatan.
Lukas 8:51
"Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya.
Penderitaan kita sering juga terdukung karena kepalsuan masyarakat sekitar (adat istiadat) yg sebenarnya tidak pernah mengasihi kita.
**Jangan pernah meremekan keterlambatan menurut dunia. Cepat bersama dunia bukan jaminan. Lebih baik terlambat di mata Tuhan TEPAT bertemu DIA.
Lukas 9:57-62
No: GMIKA/IPS/040616/22.00wib/AEP
Lukas 9:57-62
Orang yang sudah berkawin dengan dunia ini, adalah orang-orang yang pasti akan sulit bercerai dengan dunia ini.
Ayat 58: "Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
Pengertian sarang/liang adalah dunia.
Artinya serigala dan burung sudah menetapkan Liang dan Sarang *tempat pulang*nya. Dan tak mungkin meninggalkannya.
Itu arti dari kawin dengan dunia.
Yesus tidak pernah berkawin dengan dunia ini.
Itu sebabnya Yesus tidak pernah menetapkan sebuah Liang dan Sarang atau Bantal kepala bagi diriNya.
Ia tak membiarkan diriNya berhenti/beristirahat / menikmati dunia ini.
Sebenarnya yang membuat orang gagal mengikut Tuhan, karena kita sudah menetapkan berkawin dengan dunia ini.
Sadar tak sadar setiap hari akan lahir, orang-orang yg bisa lebih dari kita. Sebab itu jangan kita memikirkan dunia ini pasti kita akan kecewa.
Banyak orang salah berpikir, bahwa Tuhan melarang kita "perduli " kepada dunia ini. Yang Tuhan inginkan adalah kepada setiap kita jangan menetapkan hati, tetapi bagi TUHAN yang mau, yang tidak mau tidak apa2.
Ayay 59: "...Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku."
Ayat 61: "...tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."
Disini orang ini "seolah" memikirkan keluarga, tetapi sebenarnya dia masih menginginkan penghargaan dari keluarga saja dan istiadatnya sebagai Liang dan Sarang. Ayat ini bukan mengajarkan kita melawan orang tua/keluarga , tetapi jangan kita mengejar keuntungan dari padanya.
Bekerjalah dengan baik, biarlah Tuhan yang memberikan kepadamu. Jangan mencari untung di setiap yang kita lakukan. Lakukanlah dengan hayat Kristus sebagai orang percaya.
Jangan pernah kita menikah dengan dunia, ketika kita sudah menikah dengan dunia, butuh kuasa lebih besar untuk berpisah. Sebab saat itu, kita akan susah berdoa, berkonsekrasi (red: penyerahan diri kepada Tuhan, agar Dia mempergunakan kita)
Ayat 62: "...Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."
Hanya orang yang sudah berkawin dengan dunia, ditengah2 pelayanannya akan "menoleh kebelakang" (memikirkan dunia) dan di mata Allah tidak layak untuk kerajaan Allah.
Banyak gereja juga sudah berkawin dengan dunia juga. Karena mereka merasa tidak menjadi/memiliki sesuatu seperti gereja2 lainnya (jemaat banyak, mujizat, kkr) tetapi karena gaya dunia maka
Gereja itu berusaha kawin dengan dunia walaupun tetap gereja karena ada unsur ibadah dan lain lain .
Kekeristenan itu bukan suatu yang merepotkan dengan gaya tertentu, tetapi sesuatu yang menunjukkan kasih nyata.
Saat kita tidak berkawin dengan dunia, kita akan mengerti kehendak Yesus.
Filipi 3:10
"Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
Yesus mengandalkan perkabaran injil tentang Anak Manusia dengan kematianNya.
Saat kita bicara tentang PB, kita pasti akan makin tidak dikenal orang, karena PB berbicara tentang hati Yesus.
**Berdoalah agar Tuhan menjaga kita, untuk menjadi orang yang setia, dengan tidak berkawin dengan dunia ini.
Kasih karunia
GMIKA/IM/290516/18.00wib/YeremiaSugeng/Gulai
Kasih karunia (grace)
Adalah hal yang mulia yang Yesus percayakan, dan merupakan kehormatan.
Hormatilah kasih karunia yg Allah berikan kepada kita, terlebih lagi, kasihilah kasih karunia yg di miliki orang lain.
Anugrah adalah sebuah perkenanan Allah kepada milikNya . Karena itu, setiap kita yang di beri anugrah oleh Allah , maka malaikat pun menghormati kita.
Lukas 1:26-28
Ayat 28: "Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Anugrah ada yang bersyarat ada yang tidak.
Jika dalam konteks kesalamatan, anugrah itu tidak bersyarat, karena diantara kita, tidak ada yang mengerti mengapa kita diselamatkan.
Ketika seseorang masih menginginkan yang baik, berarti kita masih memiliki anugrah , percaya saja jangan pikirkan prosesnya.
Anugerah membuat kita melewati masalah, selama dasar hidup kita adalah rendah hati.
Anugrah terbesar adalah saat indera kita hanya memuliakan nama Tuhan dan merindukan Tuhan yang yg tidak kelihatan.
Pilihlah anugrah yang terbaik, karena dosa itu adalah salah sasaran. Normalnya sasaran hidup ini berubah, marilah kita bertumbuh. Sekalipun kita ingin sukses dalam dunia ini, itu juga membutuhkan anugerah.
Musuh utama anugrah adalah prasangka. Ketika kita hidup dengan banyak prasangka yaitu penilaian kita sendiri berdasarkan kesombongan, kita akan sulit mengerti kebenaran. Yesus tidak memiliki prasangka karena Yesus mengosongkan diriNya dengan rupa seorang hamba.
Karena itu jika kita dapat mengerti sessuatu yg ilahi, hormati sunguh2. Itu menandakan kita dipercaya. Mengerti sesuatu yg ilahi itu tidak mudah.
Sayangnya banyak orang tidak mencari ilahi, mereka lebih mencari makan dan nama (kehormatan).
Sebab, keselamatan saat ia bertumbuh dan berkembang menjadi upah.
Jika kita hanya mengerti , jika kita baik maka Allah akan baik, itu kekeristenan anak2. Saat orang itu telah disentuh oleh Roh, maka ia akan mengerti banyak. Tetapi butuh perenungan dan hati yang jernih untuk jauh dari prasangka2.
Perpecahan dalam saudara Kekeristenan mudah terjadi karena banyak prasangka. Untuk tahu itu anugrah dari Tuhan atau tidak, adalah dengan waktu dan butuh Tuhan itu sendiri
Yesaya 15
Mari belajar bersikap bodoh di dalamTuhan. Itulah sifat hamba. Dalam kehambaan ada kewaspadaan tentang posisi kita di mata Tuhan.
2 Korintus 10:3-5
Ayat 5: Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,
Mengapa kita terlalh berani menilai dan berani tahu,
Karena kita makan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat,tetapi yang didapat bentuknya abstrak dan bukan dari Tuhan,karena yang dari Tuhan bersifat konstan.
Kasih karunia (grace)
Adalah hal yang mulia yang Yesus percayakan, dan merupakan kehormatan.
Hormatilah kasih karunia yg Allah berikan kepada kita, terlebih lagi, kasihilah kasih karunia yg di miliki orang lain.
Anugrah adalah sebuah perkenanan Allah kepada milikNya . Karena itu, setiap kita yang di beri anugrah oleh Allah , maka malaikat pun menghormati kita.
Lukas 1:26-28
Ayat 28: "Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Anugrah ada yang bersyarat ada yang tidak.
Jika dalam konteks kesalamatan, anugrah itu tidak bersyarat, karena diantara kita, tidak ada yang mengerti mengapa kita diselamatkan.
Ketika seseorang masih menginginkan yang baik, berarti kita masih memiliki anugrah , percaya saja jangan pikirkan prosesnya.
Anugerah membuat kita melewati masalah, selama dasar hidup kita adalah rendah hati.
Anugrah terbesar adalah saat indera kita hanya memuliakan nama Tuhan dan merindukan Tuhan yang yg tidak kelihatan.
Pilihlah anugrah yang terbaik, karena dosa itu adalah salah sasaran. Normalnya sasaran hidup ini berubah, marilah kita bertumbuh. Sekalipun kita ingin sukses dalam dunia ini, itu juga membutuhkan anugerah.
Musuh utama anugrah adalah prasangka. Ketika kita hidup dengan banyak prasangka yaitu penilaian kita sendiri berdasarkan kesombongan, kita akan sulit mengerti kebenaran. Yesus tidak memiliki prasangka karena Yesus mengosongkan diriNya dengan rupa seorang hamba.
Karena itu jika kita dapat mengerti sessuatu yg ilahi, hormati sunguh2. Itu menandakan kita dipercaya. Mengerti sesuatu yg ilahi itu tidak mudah.
Sayangnya banyak orang tidak mencari ilahi, mereka lebih mencari makan dan nama (kehormatan).
Sebab, keselamatan saat ia bertumbuh dan berkembang menjadi upah.
Jika kita hanya mengerti , jika kita baik maka Allah akan baik, itu kekeristenan anak2. Saat orang itu telah disentuh oleh Roh, maka ia akan mengerti banyak. Tetapi butuh perenungan dan hati yang jernih untuk jauh dari prasangka2.
Perpecahan dalam saudara Kekeristenan mudah terjadi karena banyak prasangka. Untuk tahu itu anugrah dari Tuhan atau tidak, adalah dengan waktu dan butuh Tuhan itu sendiri
Yesaya 15
Mari belajar bersikap bodoh di dalamTuhan. Itulah sifat hamba. Dalam kehambaan ada kewaspadaan tentang posisi kita di mata Tuhan.
2 Korintus 10:3-5
Ayat 5: Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,
Mengapa kita terlalh berani menilai dan berani tahu,
Karena kita makan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat,tetapi yang didapat bentuknya abstrak dan bukan dari Tuhan,karena yang dari Tuhan bersifat konstan.
Tuesday, 7 June 2016
Kejatuhan tidak datang tiba-tiba
No:GMIKA/BS/030616/21.30wib/AEP/PisangGoreng
Banyak orang (dunia/beragama) lebih memilih dan mintakan jalan hidup yang lurus/rata, karena saat harus melewati hidup yang "tidak rata" kuatir akan terjatuh dan menderita. Semua agama minta tidak menderita.
Sayangnya, banyak orang tidak sadar bahwa daging kita selalu ingin menjauhi Allah, tapi hidup di jalan yang rata. Ternyata sekarang hidup di jalan yang "rata" banyak yang jatuh. Tetapi di jalan tak rata orang lebh hati hati dan tambah bijak.
Apalagi sama seperti orang yang berlari cepat akan lebih banyak "luka" saat jatuh,daripada yg berjalan lalu jatuh.
Itulah mengapa,jika pemimpin kelompok /gereja yang "jatuh" akan menimbulkan banyak luka bagi sekitarnya. Sebab setelah seseorang diurapi, tidak menjadi jaminan orang itu tidak jatuh dalam dosa. Ingat kisah Daud jatuh dlm dosa. (Lihat dibawah).
Mazmur 23:2
"Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; "
Ayat ini tidak bercerita tentang persoalan yg di bumi. Namun disini bicara kekekalan.
Kita berbaring (tak mungkin jatuh) dan tanpa ancaman hanya ada dalam pelukan Allah.
Orang berjalan jatuh tidak terlalu sakit dibanding orang yang berlari jatuh.
Segala sesuatu tidak ada yang kebetulan. Sedangkan Kebetulan adalah jalan Allah untuk membiarkan diriNya tetap tidak dikenal.
Yesaya 55:6-11
Ayat 8: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. "
Jalanku maunya :rata
Jalan-KU: bisa tidak rata
2 Sam 11:1,2
Ayat 1: "Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang,... sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem. "
Seharusnya Daud berada di medan perang tapi hari itu tidak malah tetap tinggal di Yerusalem. Tangan Tuhan menyertai mereka yang mengikuti jalanNya. Saat Daud (sudah mapan jadi Raja yang jaya) tidak ikut berperang tapi mau tetap hanya diYerusalem. Di Yerusalem pada saat itu hanya ada anugrah Allah umum pada Daud, sedangkan Tangan Tuhan khusus tidak menyertai Daud. Tangan Tuhan yang khusus ada di medan perang untuk mengalahkan bangsa sekitar,sesuai perintahNya.
Secara organisasi dunia, sebenarnya saat pemimpin mengutus anak buahnya sah-sah saja bukan hal yang salah, tetapi berbeda dengan gereja (gereja adalah organisme pimpinan dengan Roh Allah).
Setan mendatangi orang yang sering keluar dari garis anugerah karena orang2 itu biasanya sombong.
Di 2 Sam 11, para panglima di medan perang kembali dengan selamat (termasuk Uria/suami Baetsyba) karena memang saat itu Tangan Tuhan yang khusus menyertai mereka.
2 Sam 11: 2
"Sekali peristiwa pada waktu petang, "
Menandakan beberapa kali Daud sudah tidak ikut berperang dengan pemikiran sudah "sering berperang dan pasti menang.
Di sekali peristiwa iblis bisa memfasilitasi Daud sehingga terjadi kejatuhan
Potensi kejatuhan bukan datang dari hal2 baru,tetapi kepada mereka/ orang-orang/ hal2 yang bukan baru/sering kita temui /kenal.
Ingatlah Iblis selalu mendatangi orang-orang yang selalu SEDANG keluar dari garis Anugerah Kasih Karunia ,Sebab orang-orang yang keluar dari garis ini mereka memiliki kesombongan karena dalam keadaan selalu baik /rata saja.
Dalam hal ini dosa memiliki pengaruh besar "mendiamkan suara Tuhan".
Kesuperioran/keutamaan kita dapat membuat kita jatuh karena kita tidak aware (sadar)
FT tidak pernah gagal menggunakan kejatuhan.
Pengganti Daud adlh anak Bersyeba yi Salomo. Anak pertama Bersyeba mati. Tuhan mengambil nyawa anak ini, anak ini menjadi TJ Tuhan karena Daud sangat dikasihi ALlah. Tuhan menangis waktu Daun bersalah.
Daud mengenal isi hati Allah, waktu anaknya sakit mau mati Daud berdoa dan berpuasa, ini anak diluar anugerah dan Tuhan tidak ijinkan itu hidup makanya mati. Anak ini di pangkuan Abrahan karena Daud minta ampun dihadapan Tuhan. Anaknya mati Daud berurap dan move on, Daud menebus kesalahannya dihadapan TUhan, menunggu perintah kembali. Memulihkan Bersyeba dan Uria suaminya dan keluarganya, kesalahan Daud menghantui seumur hhidupnya. Bait Allah pertama didirikan Salomo, karena Daud berlumuran darah.
Tuhan mampu menghapuskan kesalahan orang dan memulihkan.
Berawaslah juga setiap orang selalu memiliki potensi menjual diri, membeli hidup rata, karena hal ini berasal dari dosa taman eden.
Yesaya 55:11
"demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya."
FirmanNya selalu berhasil sekalipun kita salah membaca/mengerti ayat tersebut
Yohanes 7:17
Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.
Mengapa Tuhan "seolah-olah " membiarkan kita jatuh?
Ketaatan kita itu selalu akan membawa kita kepada kehendak . Tetapi kejatuhan dapat membuat kita mengetahui maksud Allah, tetapi itu bukan kehendak Allah. Maksud tidak sama dengan kehendak.
Dalam kehendak Tuhan ada cinta/kasih, kehendak Allah lebih besar dari sekedar uang, pekerjaan dan lain2. Ada yang lebih besar dari itu semua.
Kejadian 49: 8-10
Perihal keturunan Yehuda adalah nubuatan tentang Yesus.
Yusuf dan Benyamin adalah anak dari cinta Yakub dari Rahel. Yusuf menjadi penyelamat bagi Israel saat kelaparan.
Perkawinan yang didasari tanpa cinta akan membuat hati anak "luka". Makanya 10 anak Yakub diluar Rahel,punya hati iri dengki terhadap Yusuf.
Yusuf yang menikah dengan Mesir adalah gambaran gereja (karena itu sampai saat ini Israel iri dengan gereja) tetapi telah yang menyelamatkan Israel.
Dan Israel tetap berjasa kepada gereja karena menurunkan "Mesias".
Keduanya Allah cintai,karena Sulung dan Bungsu tetap Anak Bapa.
Inilah Kehendak Allah:
Bapa mencari pasangan bagi AnakNya yg terkasih maka diciptakanlah langit dan dan bumi sebagai tempat bagi manusia supaya didapatnya pasangan Anak Bapa itu
**Jangan pernah menolak matahari dan sebagai (Hal yang Tuhan beri), karena Allah memiliki kehendak menghasilkan pasangan terbaik melalui waktu yg berjalan samp hari ini.
Banyak orang (dunia/beragama) lebih memilih dan mintakan jalan hidup yang lurus/rata, karena saat harus melewati hidup yang "tidak rata" kuatir akan terjatuh dan menderita. Semua agama minta tidak menderita.
Sayangnya, banyak orang tidak sadar bahwa daging kita selalu ingin menjauhi Allah, tapi hidup di jalan yang rata. Ternyata sekarang hidup di jalan yang "rata" banyak yang jatuh. Tetapi di jalan tak rata orang lebh hati hati dan tambah bijak.
Apalagi sama seperti orang yang berlari cepat akan lebih banyak "luka" saat jatuh,daripada yg berjalan lalu jatuh.
Itulah mengapa,jika pemimpin kelompok /gereja yang "jatuh" akan menimbulkan banyak luka bagi sekitarnya. Sebab setelah seseorang diurapi, tidak menjadi jaminan orang itu tidak jatuh dalam dosa. Ingat kisah Daud jatuh dlm dosa. (Lihat dibawah).
Mazmur 23:2
"Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; "
Ayat ini tidak bercerita tentang persoalan yg di bumi. Namun disini bicara kekekalan.
Kita berbaring (tak mungkin jatuh) dan tanpa ancaman hanya ada dalam pelukan Allah.
Orang berjalan jatuh tidak terlalu sakit dibanding orang yang berlari jatuh.
Segala sesuatu tidak ada yang kebetulan. Sedangkan Kebetulan adalah jalan Allah untuk membiarkan diriNya tetap tidak dikenal.
Yesaya 55:6-11
Ayat 8: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. "
Jalanku maunya :rata
Jalan-KU: bisa tidak rata
2 Sam 11:1,2
Ayat 1: "Pada pergantian tahun, pada waktu raja-raja biasanya maju berperang,... sedang Daud sendiri tinggal di Yerusalem. "
Seharusnya Daud berada di medan perang tapi hari itu tidak malah tetap tinggal di Yerusalem. Tangan Tuhan menyertai mereka yang mengikuti jalanNya. Saat Daud (sudah mapan jadi Raja yang jaya) tidak ikut berperang tapi mau tetap hanya diYerusalem. Di Yerusalem pada saat itu hanya ada anugrah Allah umum pada Daud, sedangkan Tangan Tuhan khusus tidak menyertai Daud. Tangan Tuhan yang khusus ada di medan perang untuk mengalahkan bangsa sekitar,sesuai perintahNya.
Secara organisasi dunia, sebenarnya saat pemimpin mengutus anak buahnya sah-sah saja bukan hal yang salah, tetapi berbeda dengan gereja (gereja adalah organisme pimpinan dengan Roh Allah).
Setan mendatangi orang yang sering keluar dari garis anugerah karena orang2 itu biasanya sombong.
Di 2 Sam 11, para panglima di medan perang kembali dengan selamat (termasuk Uria/suami Baetsyba) karena memang saat itu Tangan Tuhan yang khusus menyertai mereka.
2 Sam 11: 2
"Sekali peristiwa pada waktu petang, "
Menandakan beberapa kali Daud sudah tidak ikut berperang dengan pemikiran sudah "sering berperang dan pasti menang.
Di sekali peristiwa iblis bisa memfasilitasi Daud sehingga terjadi kejatuhan
Potensi kejatuhan bukan datang dari hal2 baru,tetapi kepada mereka/ orang-orang/ hal2 yang bukan baru/sering kita temui /kenal.
Ingatlah Iblis selalu mendatangi orang-orang yang selalu SEDANG keluar dari garis Anugerah Kasih Karunia ,Sebab orang-orang yang keluar dari garis ini mereka memiliki kesombongan karena dalam keadaan selalu baik /rata saja.
Dalam hal ini dosa memiliki pengaruh besar "mendiamkan suara Tuhan".
Kesuperioran/keutamaan kita dapat membuat kita jatuh karena kita tidak aware (sadar)
FT tidak pernah gagal menggunakan kejatuhan.
Pengganti Daud adlh anak Bersyeba yi Salomo. Anak pertama Bersyeba mati. Tuhan mengambil nyawa anak ini, anak ini menjadi TJ Tuhan karena Daud sangat dikasihi ALlah. Tuhan menangis waktu Daun bersalah.
Daud mengenal isi hati Allah, waktu anaknya sakit mau mati Daud berdoa dan berpuasa, ini anak diluar anugerah dan Tuhan tidak ijinkan itu hidup makanya mati. Anak ini di pangkuan Abrahan karena Daud minta ampun dihadapan Tuhan. Anaknya mati Daud berurap dan move on, Daud menebus kesalahannya dihadapan TUhan, menunggu perintah kembali. Memulihkan Bersyeba dan Uria suaminya dan keluarganya, kesalahan Daud menghantui seumur hhidupnya. Bait Allah pertama didirikan Salomo, karena Daud berlumuran darah.
Tuhan mampu menghapuskan kesalahan orang dan memulihkan.
Berawaslah juga setiap orang selalu memiliki potensi menjual diri, membeli hidup rata, karena hal ini berasal dari dosa taman eden.
Yesaya 55:11
"demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya."
FirmanNya selalu berhasil sekalipun kita salah membaca/mengerti ayat tersebut
Yohanes 7:17
Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.
Mengapa Tuhan "seolah-olah " membiarkan kita jatuh?
Ketaatan kita itu selalu akan membawa kita kepada kehendak . Tetapi kejatuhan dapat membuat kita mengetahui maksud Allah, tetapi itu bukan kehendak Allah. Maksud tidak sama dengan kehendak.
Dalam kehendak Tuhan ada cinta/kasih, kehendak Allah lebih besar dari sekedar uang, pekerjaan dan lain2. Ada yang lebih besar dari itu semua.
Kejadian 49: 8-10
Perihal keturunan Yehuda adalah nubuatan tentang Yesus.
Yusuf dan Benyamin adalah anak dari cinta Yakub dari Rahel. Yusuf menjadi penyelamat bagi Israel saat kelaparan.
Perkawinan yang didasari tanpa cinta akan membuat hati anak "luka". Makanya 10 anak Yakub diluar Rahel,punya hati iri dengki terhadap Yusuf.
Yusuf yang menikah dengan Mesir adalah gambaran gereja (karena itu sampai saat ini Israel iri dengan gereja) tetapi telah yang menyelamatkan Israel.
Dan Israel tetap berjasa kepada gereja karena menurunkan "Mesias".
Keduanya Allah cintai,karena Sulung dan Bungsu tetap Anak Bapa.
Inilah Kehendak Allah:
Bapa mencari pasangan bagi AnakNya yg terkasih maka diciptakanlah langit dan dan bumi sebagai tempat bagi manusia supaya didapatnya pasangan Anak Bapa itu
**Jangan pernah menolak matahari dan sebagai (Hal yang Tuhan beri), karena Allah memiliki kehendak menghasilkan pasangan terbaik melalui waktu yg berjalan samp hari ini.
Friday, 3 June 2016
MATAHARI = YESUS
GMIKA/BS/270516/21.22wib/AEP/TahuIsi
Berbahagialah orang yang mengerti isi hati Tuhan, dan jangan sampai satu hari kita lewati tanpa mengetahui isi hatiNya ?
Tuhan bermaksud menyatakan rencanaNya dan mauNya buat kita.
Tuhan bermaksud menyatakan rencanaNya dan mauNya buat kita.
Mari belajar masuk dan menjalani hidup dengan cara pandang Tuhan, karena cara pandang manusia selalu gagal melihat. Sedangkan cara pandang Allah selalu berhasil menerobosi hidup kita dan menyelamatkan. Hri ini kita diundang untuk mengerti kehendak TUhan jangan menolak. Awali hari dan akhiri hari adalah ada maksud Tuhan.
Untuk hidup sesuai dengan cara pandang adalah dengan cara duduk diam dan bertumpu di kaki Tuhan. Seperti halnya orang yang memiliki alkitab, harus juga memiliki cara pandang Allah,karena Alkitab adalah cara pandang Allah.
Bulan berganti tahun berganti musim bergantiadalah misteri, Ada sesuatu dibalik semua itu. Ada jurang pemisah yaiitu kemuliaan Allah yang memisahkan dunia dengan Allah.
Ada 2 matahari :
##Kejadian 1:14
"Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,"
Kenapa ada waktu di bumi ini, karena segala sesuatu akan berakhir. Dibalik semua ciptaan ada "misteri" (segala sesuatu yang tersembunyi) salah satunya untuk memutar waktu supaya Yesus masuk datang ke dunia,menyelesaikan rencanaNya.
Matahari bulan bintang dicipta Tuhan untuk memutar waktu.
Orang percaya yang meninggal, saat dibawa ke Firdaus dalam keadaan "tidur" /tidak bertubuh /pribadi yang tidak dinyatakan.
Matius 12:43
(TB) "..., ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya.
(TSI) : “...Karena roh jahat itu ingin merasuki orang supaya roh itu bisa tenang.... "
(AKJV) When the unclean spirit is gone out of a man, he walks through dry places,..."
Sedangkan orang-orang yang tidak.percaya saat meninggal, roh nya akan mengembara.
roh itu mencari perhentian dan tidak mendapatkan,bukan karena mereka tidak mendapatkan, tetapi tidak menyukainya karena roh jahat itu ingin tenang (TSI)
## Maleakhi 4:2
"Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran... "
Matahari yang ke-2 adalah "Surya Kebenaran" (bersifat kekal) sehingga kemanusiaan kita tidak bisa melihatnya, yaitu Yesus Kristus.Matahari yang kekal adalah The sun of righteousness,
Di dalam hal lahirian tersembunyi yang rohaniah, hal rohaninya ada dibalik semua itu yang tahu hanya orang yang percaya kepada Anak Allah.
Wahyu 21:22-23
Ayat 22: " Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu."
Ayat 23: "Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya."
Karena sorga tidak memerlukan matahari, bulan dsb karena disana ada kekekalan (tidak memerlukan waktu), berbeda seperti di Kejadian 1:14
Yohanes 1:4-5
Ayat 4: "Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. "
Ayat 5: "Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. "
Terang di ayat ini, memiliki pengertian seperti Maleakhi 4:2 yaitu bersifat kekal
Perkara jasmani/lahiriah yang kita alami sebenarnya adalah peristiwa rohani dan ilham Roh Kudus dibelakangnya.
Yohanes 8:12
"....Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."
Yohanes 9:5
"....Selama Aku di dalam dunia, Akulah terang dunia."
Terang sesungguhnya adalah Yesus Kristus sebagai sumber kehidupan dunia.
Semua alam semesta menceritakan tentang kehendak Allah dan semesta alam berputar juga untuk menyatakan :
*Yesus adalah penguasa alam semesta, Dialah yang mengawali dan mengakhiri
*Yesus akan bangkit dari kematian dan maut tak berkuasa.
Jika tidak ada waktu yang terganti, kita tidak akan memulai sesuatu.
Filipi 3:13
"...aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,"
Tuhan memberikan waktu karena kita diberi Tuhan kesempatan setiap hari untuk bertobat dan merubah cara hidup kita selama roh masih dalam tubuh kita dan matahari masih terbit di pagi hari.
2 Korintus 5:17 Berbahagialah orang yang mengerti isi hati Tuhan, dan jangan sampai satu hari kita lewati tanpa mengetahui isi hati TUHAN
Jangan sampai kita ditolak Tuhan karena tidak akan ada yang dapat menggantikan Tuhan.
Matius 11:28
"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."
** Jadi bagaimana kita mau mendengar suara Tuhan, kalau perkara couple share kita belum benar"
"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."
Matahari baru esok hari ada maksud Tuhan, supaya kita berubah.
Banyak orang menyembunyikan kelemahan padahal itu dipakai Tuhan.
Matahari baru esok hari ada maksud Tuhan, supaya kita berubah.
Banyak orang menyembunyikan kelemahan padahal itu dipakai Tuhan.
Selamat Pagi Kurios :
Menambahkan CS jumat kita dari 2 kor 5:17
Inti dari perjanjian yang baru adalah Kristus. Sebaliknya, Inti perjanjian yang lama adalah melayankan hukum Taurat. Imam-imam, raja-raja, dan nabi-nabi semuanya menyatakan hukum Taurat kepada umat Allah.
Karena hukum Taurat itu esensinya membunuh, maka roh penyataannya adalah menuju kematian. Selain itu, isinya juga adalah ministri Roh penghukuman, karena yang mati juga dihukum.
Jadi, inti penyataan perjanjian lama yang unik ini adalah kematian dan penghukuman.
Tetapi hari ini juga ada satu yang unik, yaitu penyataan Roh dari perjanjian yang baru. Roh ini adalah penyataan Roh itu dan kebenaran. Penting sekali supaya kita semua mampu nampak hal ini.
Roh kita tidak difokuskan kepada hal-hal seperti baptisan atau bahasa lidah,sepuluh tanduk kitab whyu, pengangkatan danlainnya, tapi Penyataan Roh kita, yaitu Roh dari perjanjian yang baru, menyatakan satu hal, satu perkara, dan satu Persona, yaitu Kristus yang diatas segalanya sebagai Roh pemberi Hidup - Roh Hidup menjadi suplai yang di dalam dan menjadi kebenaran yang di luar. Ketika Kristus hidup di dalam kita, Dia adalah hayat Bapa dan suplai Roh bagi kita; ketika kita memperhidupkan Kristus, Dia menjadi kebenaran kita.
Dia dijadikan dosa bagi kita, dan sekarang kita menjadi kebenaran Allah di dalam Dia. Inilah penyataan Roh dari perjanjian yang baru.
Kurios adalah mereka yg hidup dalam esensi ministri perjanjian Baru karena YESUS KRISTUS(GS).
Menambahkan CS jumat kita dari 2 kor 5:17
Inti dari perjanjian yang baru adalah Kristus. Sebaliknya, Inti perjanjian yang lama adalah melayankan hukum Taurat. Imam-imam, raja-raja, dan nabi-nabi semuanya menyatakan hukum Taurat kepada umat Allah.
Karena hukum Taurat itu esensinya membunuh, maka roh penyataannya adalah menuju kematian. Selain itu, isinya juga adalah ministri Roh penghukuman, karena yang mati juga dihukum.
Jadi, inti penyataan perjanjian lama yang unik ini adalah kematian dan penghukuman.
Tetapi hari ini juga ada satu yang unik, yaitu penyataan Roh dari perjanjian yang baru. Roh ini adalah penyataan Roh itu dan kebenaran. Penting sekali supaya kita semua mampu nampak hal ini.
Roh kita tidak difokuskan kepada hal-hal seperti baptisan atau bahasa lidah,sepuluh tanduk kitab whyu, pengangkatan danlainnya, tapi Penyataan Roh kita, yaitu Roh dari perjanjian yang baru, menyatakan satu hal, satu perkara, dan satu Persona, yaitu Kristus yang diatas segalanya sebagai Roh pemberi Hidup - Roh Hidup menjadi suplai yang di dalam dan menjadi kebenaran yang di luar. Ketika Kristus hidup di dalam kita, Dia adalah hayat Bapa dan suplai Roh bagi kita; ketika kita memperhidupkan Kristus, Dia menjadi kebenaran kita.
Dia dijadikan dosa bagi kita, dan sekarang kita menjadi kebenaran Allah di dalam Dia. Inilah penyataan Roh dari perjanjian yang baru.
Kurios adalah mereka yg hidup dalam esensi ministri perjanjian Baru karena YESUS KRISTUS(GS).
Subscribe to:
Comments (Atom)