Tuesday, 14 June 2016

Ibadah Minggu

No:GMIKA/IM/050616/18.00wib/AEP/Sotomie

Teks :Lukas 8:40-56

Kepentingan manusia adalah menjadi berguna untuk membawa setiap orang kepada Yesus, dan selalu kepentingan itu berbentuk desakan atas kesusahan manusia di bumi

Lukas 8:44
"Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.
Perempuan pendarahan itu beriman bahwa Yesus adalah satu2nya sumber kesucian Allah yang ada dibumi ini.
Kepentingan /keterdesakan perempuan ini, membuat dia datang kepada YESUS

Begitu pula anak Yairus sakit selama 12 tahun sama seperti perempuan itu. Menandakan mereka mempunyai level kesulitan yang sama,dengan status sosial berbeda.

Apapun status dan keberadaan manusia, tetapi di mata Tuhan semua sama. Tiada seorangpun yang lebih baik dihadapan Tuhan karena semua manusia telah berdosa, sekalipun itu sejarah/karya manusia yang paling baik.
Sebab itu bersyukurlah, karena Allah tetap peduli terhadap kesusahan manusia.

RASUL PAULUS dalam surat. 2 Korintus 12:8
"Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. "
Selevel Paulus pun juga meminta disembuhkan Tuhan. Sebab itu baik Paulus, perempuan yang pendarahan dan Yairus sama di mata Tuhan.

Sakit penyakit itu yg mengerjakan tetap  iblis, atas izin Tuhan.  Janganlah sampai sakit membunuh kita, tetapi hendaklah sebaliknya membawa kita membawa kepada Yesus. Terlebih lagi jika kita tidak pernah mengalami pernyataan apapun juga dari TUHAN tentang sakitmu, maka lebih baik tidak usah sakit tapi tetap berpaut pada kepentingan Allah.

Kita harus mencari kuasa Allah yang sempurna dalam hidup ini. Sebab perkara kesluitan dalam hidup ini sebenarnya berasal dari diri kita sendiri

Yesus adalah nama yang harus diterima seseorang , karena Nama-Nya yang mengandung keselamatan.

Lukas 8:51
"Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorang pun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya.
Penderitaan kita sering juga terdukung  karena kepalsuan masyarakat sekitar (adat istiadat) yg sebenarnya tidak pernah mengasihi kita.

**Jangan pernah meremekan keterlambatan menurut dunia. Cepat bersama dunia bukan jaminan. Lebih baik terlambat di mata Tuhan TEPAT bertemu DIA.

No comments: