Sunday, 20 September 2015

Bible Study 18 September 2015 "DOA"


Matius 26 : 40-43
Alkitab berisi kehendak Bapa, bukan memenuhkan diri sendiri.
Yesus tahu bahwa malam ini malam terakhir dimana esoknya akan mengalami penyaliban. Yesus berjaga ga, menantikan karena ada pergumulan.
Hati Yesus sangat sedih karena harus mengambil cawan Allah.

Doa bukan sebuah aktivitas berkata-kata dengan Allah, yang diawali dan diakhiri.
Seringkali kita berpikir banyak doa banyak berkat, sedikit berdoa sedikit berkat, jadi seolah-olah berkat itu tergantung doa.
Selama doa masih bisa kita hitung sebenarnya kita belum berdoa. Doa bukan sesuatu yang dapat dihitung.
Luther mengatakan doa napas hidup orang percaya, tetapi lebih dari itu.

Doa yang lahir dari iman besar kuasanya.

1 Samuel 12 : 23
12:23 Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan   kamu  ; aku akan mengajarkan   kepadamu jalan yang baik dan lurus.

Ayat ini menakutkan, apa hubungannya tidak berdoa itu berdosa?
Samuel berdoa untuk Israel karena Samuel dipanggil untuk berdoa bagi Israel. Samuel bicara mengenai dirinya, bagi Samuel tidak berdoa bagi Israel itu berdoa.

Doa itu anugrah Tuhan yang luar biasa, pemberian Allah. Doa itu tidak bisa diprediksi dan tidak bisa dijadikan alat.
Doa adalah kehidupan kita karena kita rindu mendengar, mebicarakan, menyampaikan, mendapatkan sesuatu dari Roh yang maha tinggi (RK). Semakin banyak kita berdoa, mendekat kepada Tuhan, semakin banyak kita mengerti mau Tuhan.

Doa diperlukan bukan untuk memenuhkan kebutuhan keinginan kit, tetapi doa adalah sebuah panggilan untuk menerima kuasa Allah.
Kuasa itu malaikat. Gereja atau orang percaya sangat bergantung dengan pelayanan malaikat.

Tidak berdoa berarti sedang menolak kuasa Allah, tidak percaya akan panggilan Allah. Orang percaya yang berdoa itu rendah hati & disayang Tuhan karena bergantung kepada Tuhan.

Samuel tahu betul bahwa ia adalah orang yang dipanggil Tuhan untuk mengerti / mengetahui isi hati Allah bagi Israel. Samuel berdoa meminta penyertaan Tuhan bagi Israel karena ada kuasa Allah.

Doa itu bukan soal cara tetapi soal panggilan Allah.
Di dunia ini kalau kita tidak berjalan dalam kuasa Allah kita tidak akan mampu. Berjalan dalam kuasa Allah berarti percaya penyertaan Allah, tidak sanggup berjalan sendiri di luar kuasa Allah.

Kejadian 4 : 6-9
Setiap orang berdosa pasti melakukan hal ini.
Aku tidak tahu, apakah aku penjaga adikku?
Tak seorangpun merasa bahwa Allah memanggil kita salah satunya untuk saling menjaga antar saudara.  
Kain kurang ajar karena harunya saling menjaga satu sama lain.

Kisah Para Rasul 20 : 26-28
20:26 Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun  yang akan binasa.
20:27 Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah   kepadamu.
20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan  ,   karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik   untuk menggembalakan jemaat Allah   yang diperoleh-Nya   dengan darah   Anak-Nya sendiri. 

Kita ditetapkan oleh Tuhan untuk menjaga kawanan domba orang percaya. Kita tidak boleh saling menyakiti dan menyimpan perasaan.
yang memilih kita untuk menjaga kawanan tebusan Tuhan adalah Roh Kudus.
Kita di tebus dengan darah yang sama oleh karena itu kita bertanggung jawab atas orang percaya.

Betapa banyak kita melukai hati sesama kita. Tetapi bagaimana betapa lembutnya Tuhan sabar dengan kita. 

Yohanes 16 : 13
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran,   Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran  ;   sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.


RK
roh

jiwa

tubuh

yang sering berdosa adalah tubuh. RK tinggal di dalam tubuh.

Setan tidak bisa masuk ke roh hanya bisa di tubuh. Makanya setan main di tubuh orang percaya, tetapi mengguncang roh orang percaya, roh akan sedih dan guncang juga.
Kita harus menguasai dosa, yang  harus menguasai adalah roh kita.
Perintahlah jiwa dan tubuhmu atas perintah rohmu supaya tidak berdosa.
Roh itu pasrah, menyerah, beriman dan berdoa.


Jangan takut apapu, jangan pernah bergantung apapu, belajarlah bergantung dengan Tuhan, gunakanlah imanmu. 
Ciri ciri roh salah, adalah tidak mau ketemu kebenaran orang percaya.
Berilah makan rohmu selalu. 



Monday, 14 September 2015

Couple Share 14-20 September 2015


Bible Study 11092015 "Orang percaya dicemburui Iblis"

Hari-hari kita ini adalah hari dimana kita dicemburui oleh setan, setan menganggap bahwa kita lebih lemah, kemampuan roh kita tidak ada apa-apanya tetapi Allah menganugerahkan kepada kita lebih dari semua, bahkan Allah memberikan upah kepada mereka yang mengasihiNya di bumi dan di sorga. Ini yang tidak ditermia Iblis.
Orang Kristen yang berhasil adalah yang mewaspadai bahwa kita dicemburui Iblis.
Bilangan 20 Musa gagal masuk tanah perjanjian


Bilangan 12 : 3
12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya , lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.
Musa orang yang lembut hatinya
Lembut itu humble man. 

12:7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.
Musa setia (faithfull) 

Musa 40 di padang gurun. 40 tahun juga di Mesir
Musa sangat setia dan lembut hatinya.

Musa mati dalam kehendak Allah di usia 120 tahun dalam kondisi yang masih kuat. Musa penuh dengan kasih Karunia Allah. Tetapi dalam sebuah peristiwa Musa tidak bisa masuk dalam Tanah Perjanjian.
Setan kejar-kejaran waktu untuk merebut Alkitab dengan cara merusak kedamaian kita.
Kenapa Musa tidak bisa masuk ke tanah perjanjian?
Musa tidak pernah menganggap apa yang telah dia setiakan menjadi sebuah jasa.
Seringkali kita menjual jasa kita ketika terjadi yang tidak enak dengan kita. Kita komplain dengan Tuhan bukankah bukankah dan bukankah kita ajukan kepada Tuhan. Kita kecewa dan mulai menjual masa lalu kita di hadapan Tuhan. Persoalkanlah dirimu sendiri dihadapan Tuhan supaya kita tidak Salah.

Ulangan 1 : 34-37
Riwayat hukuman atas Israel
1:34 "Ketika TUHAN mendengar gerutumu itu, Ia menjadi murka  dan bersumpah: 
1:35 Tidak seorangpun dari orang-orang ini, angkatan yang jahat ini, akan melihat negeri yang baik , yang dengan sumpah Kujanjikan untuk memberikannya kepada nenek moyangmu,
1:36 kecuali Kaleb   bin Yefune. Dialah yang akan melihat negeri itu dan kepadanya dan kepada anak-anaknya akan Kuberikan negeri yang diinjaknya itu, karena dengan sepenuh hati  ia mengikuti TUHAN .
1:37 Juga kepadaku TUHAN murka  oleh karena kamu, dan Ia berfirman: Juga engkau tidak akan masuk  ke sana.

Yang membuat  Tuhan murka adalah gerutu.
Tuhan murka kepada Musa karena ada kegaduhan / gerutu.
Doakanlah setiap hari supaya kita tidak menggerutu, lalu kita menjadi seperti israel, karena ketika  kita menggerutu besar kemungkinan kestiaan dan ke humblean kita tidak dilihat oleh Tuhan yang ada kita di lihat SALAH.
Keputusan Allah mutlak tidak bisa berubah. Allah kita kalau sudah punya kehendak siapa yang bisa menghalanginya. Apakai kita siap terima Allah seperti ini?

Gerutu Israel telah membuat pemimpin besar Musa tidak bisa masuk ke tanah Perjanjian

Ulangan 3 : 23-26
Musa tidak diperkenankan memasuki tanah Kanaan
3:23 "Juga pada waktu itu aku mohon  kasih karunia dari pada TUHAN, demikian:
3:24 Ya, Tuhan ALLAH, Engkau telah mulai memperlihatkan kepada hamba-Mu ini kebesaran-Mu  dan tangan-Mu yang kuat; sebab allah  manakah di langit dan di bumi, yang dapat melakukan perbuatan  perkasa seperti Engkau? 
3:25 Biarlah aku menyeberang  dan melihat negeri   yang baik yang di seberang sungai Yordan, tanah pegunungan yang baik itu, dan gunung Libanon. 
3:26 Tetapi TUHAN murka  terhadap aku oleh karena kamu dan tidaklah mendengarkan permohonanku. TUHAN berfirman kepadaku: Cukup! Jangan lagi bicarakan perkara itu dengan Aku.

Musa meminta belas kasihan Tuhan, (Pleaded to the Lord)
Musa mulai memutar film masa lalu (Kebaikan Tuhan) yang dirasakan.
Musa meminta Tuhan biarkanlah ia melihat menawar peristiwa itu.
Tetapi kata Tuhan CUKUP!
Kurang alasan apa Musa untuk boleh masuk Kanaan. Tetapi Tuhan katakan CUKUP!

Kalau kita jadi Musa pasti marah dan tidak mau lagi ikut Tuhan. Tetapi Musa tidaklah demikian.

Tuhan itu Adil dan Kasih.

Ulangan 4 : 21-22
4:21 Tetapi TUHAN menjadi murka terhadap aku  oleh karena kamu, dan Ia bersumpah, bahwa aku tidak akan menyeberangi sungai Yordan dan tidak akan masuk ke dalam negeri yang baik, yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.
4:22 Sebab aku akan mati di negeri ini dan tidak akan menyeberangi sungai Yordan, tetapi kamu akan menyeberanginya dan menduduki negeri  yang baik itu.  

Musa itu pahit hatinya karena tidak dapat masuk Tanah Kanaan, berkali-kali diulang tentang ini kepada Israel. Perkara ini sangat serius. Persoalan kekudusan Allah itu tidak main-main.

Bilangan 20:5-13
20:5 Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membawa kami ke tempat celaka ini, yang bukan tempat menabur, tanpa pohon ara, anggur dan delima,  bahkan air minumpun tidak ada? "
20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan,  lalu sujud.  Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN  kepada mereka.
20:7 TUHAN berfirman kepada Musa:
20:8 "Ambillah tongkatmu  itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu  supaya diberi airnya;  demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
20:9 Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan,  TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.
20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan  jemaah itu di depan bukit batu  itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air,   sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku   di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri   yang akan Kuberikan kepada mereka.  "
20:13 Itulah mata air Meriba,   tempat orang Israel bertengkar  dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.  

Perintah Tuhan:
Ambil tongkat (Tongkat bicara soal kewibawaan)
Katakanlah kepada Bukit Batu
Demikikan mengeluarkan Air

Yang dilakukan Musa adalah Musa memukul tongkat. Tongkat bukan untuk memukul batu tetapi untuk memberi arahan kepada Bangsa Israel. Tongkat itu untuk memimpin, mengajar, menyelamatkan.
Bukti bahwa Musa marah. Musa mengambil posisi Allah, mengambil alih otoritas, Musa sombong sekali. (ayat 10 hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?)
Marah itu respon jiwani, tetapi menjadi berlebihan berakibat teledor dengan kata-katanya. 

Kesalahan Musa
1. Mengambil alih otoritas Tuhan
2. Marah kepada umat pilihan

Ini bukti ketidakpercayaan Musa dan tidak menghormati kekudusan Allah. Ini serius dihadapan Tuhan. Meriba adalah tempat dimana Israel menggerutu, memberontak kepada Tuhan.

Keluaran 17:
Di Masa dan di Meriba
17:1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin,   berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air   untuk diminum bangsa itu.
17:2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air   kepada kami, supaya kami dapat minum. " Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai  TUHAN?" 17:3 Hauslah  bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah   bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh  kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
17:4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari   aku dengan batu!"
17:5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu   yang kaupakai memukul sungai Nil   dan pergilah.
17:6 Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb;   haruslah kaupukul   gunung batu   itu dan dari dalamnya akan keluar air,  sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
17:7 Dinamailah tempat itu Masa  dan Meriba,   oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"

Peristiwa ini terjadi antara Musa dengan tua-tua Israel. Di Kel 17 ini Musa disuruh Tuhan memukul tetapi di Ulangan 4 tidak disuruh memukul tongkat.
Hati-hati kita yang sering melayani, Tuhan pakai setiap peristiwa untuk tujuan yang berbeda, tidak sama. Kehendak Allah yang berbeda, Allah punya kehendak masing-masing.
Makanya berkat Tuhan selalu baru setiap pagi.

Akhirnya Yosua & Kaleb menjadi representasi Musa masuk ke tanah Kanaan.
Hati Musa hancur tetapi Musa tetap pada Tuhan.

Ibrani 12 : 14
12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang  dan kejarlah kekudusan ,  sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Kekudusan itu punya tempat, kita harus menuju kesana. Kekudusan menentukan kita melihat Tuhan apa tidak (contoh Musa).
Musa
Miryam
Harun
Semua mati karena melanggar kekudusan Allah.

Kudus bukan berarti harus steril dari hobi kesukaan dunia. tetapi, ini dari kekudusan adalah iman. Tanpa iman tidak ada yang mampu melihat Tuhan. Iman itu anugerah Allah diberikan kepada kita. Kekudusan itu bisa terjadi dimana saja asal ada iman. Imanmu yang melakukan kekudusan.

Iman yang diberikan Tuhan adalah motor utama supaya kita bisa melihat Tuhan.Iman menentukan tempat itu menjadi kudus atau tidak. Tempat yang tidak disukai sekalipun akan menjadi kudus ketika ada iman. Iman itu walaupun kecil itu menyelamatkan kita.

Kita punya banyak alasan untuk tidak bertahan atau menyerah, tetapi karena imanlah kita mau bertahan dan tidak menyerah dan diselamatkan.
Imanlah yang membuat kita mampu bertahan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Monday, 7 September 2015

Couple Share 7-13 September 2015


Bible Study, 04 September 2015 "IMAN"


 IMAN

Ibrani 11 : 16
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah,  ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia

Allah pertama kali melihat manusia dari iman.
Iman itu mata panahnya ke atas, iman itu kita memandang kepada Allah, yang akan membuat kita berubah dan yang membedakan kita dengan dunia ini. Bukan menarik-narik Tuhan turun ke bawah.

Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.
Berkenan itu apa? yang memandang Allah, dan punya kelebihan sehingga Allah melihat/memandang kita.

Ada 3 tingkat/titik dimana orang berkenan, menemukan tiga tempat Allah di bumi ini, yaitu
1. Alkitab

Alkitab adalah satu-satunya tempat dimana kekudusan Allah dinyatakan, dan terpelihara sempurna sampai dengan hari ini. Alkitab adalah tertinggi.

2. Gereja Kudus
Salah satu wakil Allah di bumi ini, tempat kekudusan Allah kedua dibawah Alkitab dimana orang menemukan hadirat, suara, panggilan Allah, bertemu sorga disini.
Gereja telah gagal, tetapi gereja kudus adalah para pemenang yaitu orang percaya.

3. Pribadi-pribadi orang percaya
Sudah pasti lahir baru, beriman & dipimpin oleh Roh Kudus.

Diluar ketiga ini tidak ada tempat dimana kita menemukan kekudusan Allah di muka bumi ini. Anehnya ketiga-tiganya menjadi titik bidik iblis supaya kita meninggalkan iman. Karena ketiga itu tidak populer di mata dunia ini.
Kita justru dianggap aneh ketika kita mendekat kepada wakil Allah dimuka bumi ini.

Apakah itu iman?
Ibrani 11: 4
Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.

Di mata Tuhan yang lebih baik adalah iman bukan persembahan yang diberikan kepada Allah berapa banyak.

Ibrani 11: 4
Iman adalah  dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Carilah perkenanan Allah. (Matius 6:33)
Milikilah iman dulu. Masalahnya siapakah yang memiliki iman? Iman tidak pernah keluar dari hati manusia. Iman selalu diberi dahulu. Tidak mungkin orang memiliki iman jika tidak pernah disentuh oleh Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya. 
Makanya, nekat sekali ketika beriman tetapi tidak pernah menyentuh  Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya. Orang percaya pasti dekat dengan Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya, tidak jauh-jauh dari itu.
Doa itu sebuah hidup dengan iman, roh itu tidak kelihatan tetapi ada.

Orang percaya adalah utusan Tuhan di muka bumi ini. 
Orang mau ketemu Tuhan yang dicari adalah gereja. Gereja adalah satu-satunya otoritas Allah di bumi ini sampai selesai nanti

11:2 Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.
11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah , sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
11:4 Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik  dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian  kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya  itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.


Iman itu diberi oleh Allah, bukan kita yang produksi. Iman yang kita punya adalah imannya Allah. Dengan imanNya Allah kita mampu beriman.
Iman bukan sekedar percaya sesuatu tetapi iman adalah pribadi.

Roma 10 : 17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Apapun yang kita kerjakan tanpa iman tidak akan bisa mencapai Allah.
Unsur Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya ada. Iman hanya didapat dari sini, tidak ada di tempat lain. Iman tidak di dapat jika kita tidak pernah terluka karena ketiga hal ini. Kita semua pernah terlukai karena Alkitab, Gereja Kudus, dan orang percaya.

Amsal 6 : 29
Demikian juga orang yang menghampiri isteri sesamanya; tiada seorangpun, yang menjamahnya, luput dari hukuman. 

Indikator beriman bukan harta makin bertambah tetapi dari ketiga hal tersebut. 
Kita sering dilukai oleh Alkitab.Bukan tanpa alasan Alkitab menasihati awasilah dirimu, penglihatanmu, awasilah hatimu. Ada bibit yang merusak kita supaya jatuh.

Gereja tempat dilukai dan disembuhkan juga di gereja. Ketika sembuh kita lebih kuat dalam melangkah. Berbeda dengan dunia, ketika melukai tidak bisa menyembuhkan justru malah meninggalkan. 
Hanya keluarga dan gereja yang menopang menguatkan kita ketika jatuh.

Bilangan 20 : 10-12
20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan  jemaah itu di depan bukit batu  itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air,  sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri  yang akan Kuberikan kepada mereka.

Musa tidak bisa masuk ke tanah kanaan karena tidak percaya, tidak menjaga kesucian, dalam hal ini (ayat 10&11) Musa gagal sebagai orang percaya, mengatakan penghukuman bagi umat Allah, Musa tidak percaya bahwa Allah mengasihi bangsa Israel, sehingga ia mengucapkan "durhaka kepada bangsa Israel.

Kekudusan adalah hidup dengan cara Allah, hidup dengan gaya hidup Allah. Semua hanya bisa dilakukan ketika kita bertemu Allah.

Ibrani 12 : 14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

Ketaatan kita hari ini karena kita taat di masa lalu, sehingga hidup kita terarah dan taatnya kita hari ini menentukan taatnya kita di masa depan. Ingatlah itu!!

Iman itu arahnya keatas, kita yang kesana, bukan mencari di bumi ini apa yang bisa kita imani. Iman diberikan kepada kita yaitu Imannya Yesus sendiri yang diberikan kepada kita, itu yang kita hidupi, kita bisa beriman kepada Dia sehingga kita mampu beriman dan memandang Yesus. Diluar itu kita tidak bisa buat apa-apa.

Oleh karena itu, perhatikan dan percayalah kepada  Alkitab, Gereja Kudus, & Pribadi-pribadi orang percaya maka kamu mampu beriman. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena disitulah terpancar kehidupan.

1 Yoh 4 : 18
Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;  sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.

Ketakutan itu datangnya karena kurang iman, karena tidak setara dengan Allah, karena tidak ada iman, tidak bergantung kepada Allah. Iman adalah soal menyerahkan diri & hidup kepada Allah.

Tuhan Yesus memberkati.