Hari-hari kita ini adalah hari dimana kita dicemburui oleh setan, setan menganggap bahwa kita lebih lemah, kemampuan roh kita tidak ada apa-apanya tetapi Allah menganugerahkan kepada kita lebih dari semua, bahkan Allah memberikan upah kepada mereka yang mengasihiNya di bumi dan di sorga. Ini yang tidak ditermia Iblis.
Orang Kristen yang berhasil adalah yang mewaspadai bahwa kita dicemburui Iblis.
Bilangan 20 Musa gagal masuk tanah perjanjian
Bilangan 12 : 3
12:3 Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya , lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.
Musa orang yang lembut hatinya
Lembut itu humble man.
12:7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku.
Musa setia (faithfull)
Musa 40 di padang gurun. 40 tahun juga di Mesir
Musa sangat setia dan lembut hatinya.
Musa mati dalam kehendak Allah di usia 120 tahun dalam kondisi yang masih kuat. Musa penuh dengan kasih Karunia Allah. Tetapi dalam sebuah peristiwa Musa tidak bisa masuk dalam Tanah Perjanjian.
Setan kejar-kejaran waktu untuk merebut Alkitab dengan cara merusak kedamaian kita.
Kenapa Musa tidak bisa masuk ke tanah perjanjian?
Musa tidak pernah menganggap apa yang telah dia setiakan menjadi sebuah jasa.
Seringkali kita menjual jasa kita ketika terjadi yang tidak enak dengan kita. Kita komplain dengan Tuhan bukankah bukankah dan bukankah kita ajukan kepada Tuhan. Kita kecewa dan mulai menjual masa lalu kita di hadapan Tuhan. Persoalkanlah dirimu sendiri dihadapan Tuhan supaya kita tidak Salah.
Ulangan 1 : 34-37
Riwayat hukuman atas Israel
1:34 "Ketika TUHAN mendengar gerutumu itu, Ia menjadi murka dan bersumpah:
1:35 Tidak seorangpun dari orang-orang ini, angkatan yang jahat ini, akan melihat negeri yang baik , yang dengan sumpah Kujanjikan untuk memberikannya kepada nenek moyangmu,
1:36 kecuali Kaleb bin Yefune. Dialah yang akan melihat negeri itu dan kepadanya dan kepada anak-anaknya akan Kuberikan negeri yang diinjaknya itu, karena dengan sepenuh hati ia mengikuti TUHAN .
1:37 Juga kepadaku TUHAN murka oleh karena kamu, dan Ia berfirman: Juga engkau tidak akan masuk ke sana.
Yang membuat Tuhan murka adalah gerutu.
Tuhan murka kepada Musa karena ada kegaduhan / gerutu.
Doakanlah setiap hari supaya kita tidak menggerutu, lalu kita menjadi seperti israel, karena ketika kita menggerutu besar kemungkinan kestiaan dan ke humblean kita tidak dilihat oleh Tuhan yang ada kita di lihat SALAH.
Keputusan Allah mutlak tidak bisa berubah. Allah kita kalau sudah punya kehendak siapa yang bisa menghalanginya. Apakai kita siap terima Allah seperti ini?
Gerutu Israel telah membuat pemimpin besar Musa tidak bisa masuk ke tanah Perjanjian
Ulangan 3 : 23-26
Musa tidak diperkenankan memasuki tanah Kanaan
3:23 "Juga pada waktu itu aku mohon
kasih karunia dari pada TUHAN, demikian:
3:24 Ya, Tuhan ALLAH, Engkau telah mulai memperlihatkan kepada hamba-Mu ini kebesaran-Mu dan tangan-Mu yang kuat; sebab allah manakah di langit dan di bumi, yang dapat melakukan perbuatan perkasa seperti Engkau?
3:25 Biarlah aku menyeberang dan melihat negeri yang baik yang di seberang sungai Yordan, tanah pegunungan yang baik itu, dan gunung Libanon.
3:26 Tetapi TUHAN murka terhadap aku oleh karena kamu dan tidaklah mendengarkan permohonanku. TUHAN berfirman kepadaku: Cukup! Jangan lagi bicarakan perkara itu dengan Aku.
Musa meminta belas kasihan Tuhan, (Pleaded to the Lord)
Musa mulai memutar film masa lalu (Kebaikan Tuhan) yang dirasakan.
Musa meminta Tuhan biarkanlah ia melihat menawar peristiwa itu.
Tetapi kata Tuhan CUKUP!
Kurang alasan apa Musa untuk boleh masuk Kanaan. Tetapi Tuhan katakan CUKUP!
Kalau kita jadi Musa pasti marah dan tidak mau lagi ikut Tuhan. Tetapi Musa tidaklah demikian.
Tuhan itu Adil dan Kasih.
Ulangan 4 : 21-22
4:21 Tetapi TUHAN menjadi murka terhadap aku
oleh karena kamu, dan Ia bersumpah, bahwa aku tidak akan menyeberangi
sungai Yordan dan tidak akan masuk ke dalam negeri yang baik, yang
diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.
4:22 Sebab aku akan mati di negeri ini dan tidak akan menyeberangi sungai Yordan, tetapi kamu akan menyeberanginya dan menduduki negeri yang baik itu.
4:22 Sebab aku akan mati di negeri ini dan tidak akan menyeberangi sungai Yordan, tetapi kamu akan menyeberanginya dan menduduki negeri yang baik itu.
Musa itu pahit hatinya karena tidak dapat masuk Tanah Kanaan, berkali-kali diulang tentang ini kepada Israel. Perkara ini sangat serius. Persoalan kekudusan Allah itu tidak main-main.
Bilangan 20:5-13
20:5
Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membawa kami ke
tempat celaka ini, yang bukan tempat menabur, tanpa pohon ara, anggur
dan delima, bahkan air minumpun tidak ada? "
20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.
20:7 TUHAN berfirman kepada Musa:
20:8 "Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
20:9 Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan, TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.
20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka. "
20:13 Itulah mata air Meriba, tempat orang Israel bertengkar dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.
20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.
20:7 TUHAN berfirman kepada Musa:
20:8 "Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
20:9 Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan, TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.
20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka. "
20:13 Itulah mata air Meriba, tempat orang Israel bertengkar dengan TUHAN dan Ia menunjukkan kekudusan-Nya di antara mereka.
Ambil tongkat (Tongkat bicara soal kewibawaan)
Katakanlah kepada Bukit Batu
Demikikan mengeluarkan Air
Yang dilakukan Musa adalah Musa memukul tongkat. Tongkat bukan untuk memukul batu tetapi untuk memberi arahan kepada Bangsa Israel. Tongkat itu untuk memimpin, mengajar, menyelamatkan.
Bukti bahwa Musa marah. Musa mengambil posisi Allah, mengambil alih otoritas, Musa sombong sekali. (ayat 10 hai orang-orang
durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?)
Marah itu respon jiwani, tetapi menjadi berlebihan berakibat teledor dengan kata-katanya.
Kesalahan Musa
1. Mengambil alih otoritas Tuhan
2. Marah kepada umat pilihanIni bukti ketidakpercayaan Musa dan tidak menghormati kekudusan Allah. Ini serius dihadapan Tuhan. Meriba adalah tempat dimana Israel menggerutu, memberontak kepada Tuhan.
Keluaran 17:
Di Masa dan di Meriba
17:1 Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air
untuk diminum bangsa itu.
17:2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum. " Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?" 17:3 Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
17:4 Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!"
17:5 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nil dan pergilah.
17:6 Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum." Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
17:7 Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"
Peristiwa ini terjadi antara Musa dengan tua-tua Israel. Di Kel 17 ini Musa disuruh Tuhan memukul tetapi di Ulangan 4 tidak disuruh memukul tongkat.
Hati-hati kita yang sering melayani, Tuhan pakai setiap peristiwa untuk tujuan yang berbeda, tidak sama. Kehendak Allah yang berbeda, Allah punya kehendak masing-masing.
Makanya berkat Tuhan selalu baru setiap pagi.
Akhirnya Yosua & Kaleb menjadi representasi Musa masuk ke tanah Kanaan.
Hati Musa hancur tetapi Musa tetap pada Tuhan.
Ibrani 12 : 14
12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan , sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
Kekudusan itu punya tempat, kita harus menuju kesana. Kekudusan menentukan kita melihat Tuhan apa tidak (contoh Musa).
Musa
Miryam
Harun
Semua mati karena melanggar kekudusan Allah.
Kudus bukan berarti harus steril dari hobi kesukaan dunia. tetapi, ini dari kekudusan adalah iman. Tanpa iman tidak ada yang mampu melihat Tuhan. Iman itu anugerah Allah diberikan kepada kita. Kekudusan itu bisa terjadi dimana saja asal ada iman. Imanmu yang melakukan kekudusan.
Iman yang diberikan Tuhan adalah motor utama supaya kita bisa melihat Tuhan.Iman menentukan tempat itu menjadi kudus atau tidak. Tempat yang tidak disukai sekalipun akan menjadi kudus ketika ada iman. Iman itu walaupun kecil itu menyelamatkan kita.
Kita punya banyak alasan untuk tidak bertahan atau menyerah, tetapi karena imanlah kita mau bertahan dan tidak menyerah dan diselamatkan.
Imanlah yang membuat kita mampu bertahan.
Tuhan Yesus Memberkati.

No comments:
Post a Comment