Monday, 17 August 2015

Bible Study, 14 Agustus 2015 "Melihat Dosa adalah Dosa"


Melihat Dosa adalah Dosa
                                
Roma 6 : 12 - 14
6:12 Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa  lagi  di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.
6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat tetapi di bawah kasih karunia. 
 
Dosa jangan berkuasa lagi (ay 12)
Dosa jangan dikuasai lagi (ay 14)
Dosa itu adalah pribadi, seperti pribadi menguasai, artinya dosa itu bisa menguasai dan dikuasai.
Dosa itu bisa tidak menguasai manusia, kapan dosa itu bisa tidak menguasai kita?

Jenis Dosa Manusia
1. Dosa Asal
2. Dosa Sifat
3. Dosa Perilaku

Ketiga hal ini bisa menguasai manusia.Kita telah bebas atau masih dikuasai dengan dosa yang mana?
Orang Yahudi & Orang Agama adalah orang yang percaya kepada Allah, tahu dosa Adam-Hawa, pewaris Hukum Musa.

Musuh abadi kekristenan dari masa ke masa, pribadinya adalah Ular Tua, kenapa Ular? Ular itu licin, menghanyutkan, Tua karena sudah ada sejak jaman Taman Eden (Adam Hawa). Dan musuh paling hebat adalah mereka yang tidak bisa ditebak/diketahui bahwa ia musuh, itu lebih berbahaya. Iblis diketahui jelas sebagai musuh, yang bekerja keras luar biasa untuk membinasakan pekerjaan/karya Kristus, karya Kristus yang mati di kayu Salib yaitu Kristus menebus menyelesaikan dosa manusia dan menjadi kepunyaan milikNya sendiri dan menyatakan bahwa Iblis bersalah itulah yang jadi masalah besar bagi Iblis, Iblis mau supaya buah karya Kristus melalui kayu Salib itu dihancurkan, (karya Kristus yang paling besar yaitu gereja) makanyayang Iblis incar supaya hancur adalah gereja, yaitu menyerang iman orang percaya. Karena Iblis tahu tanpa iman percaya kita hancur, iman membuat orang percaya berani. Iman bukanla kata benda (Kalau kita punya iman maka akan bla bla bla) tetapi iman itu kata kerja, iman itu dikerjakan dilakukan yang menjadi sifat yang hakiki bagi manusia.

Hasil iman terbesar adalah keselamatan, membuka jalan bagi orang yang tadinya tidak selamat menjadi selamat. Hasil keselamatan itu adalah orang yang diselesaikan dosa-dosanya.

1. Dosa Asal

Yesaya 59 : 2
59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.  

Penghalang kita adalah karena kita masih mengikuti menyerahkan diri kepada pribadi itu (dosa), pribadi itu yang menguasai bukan Kristus yang menguasai.

Kejadian 3 : 5
3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah ,  tahu tentang yang baik dan yang jahat."  

Yang manusia mau adalah keinginan untuk "tahu" ingin tahu segalannya. Sekolah supaya tahu, bekerja semakin tahu, sampai kadang sok tahu padahal itu buah yang dimakan di Eden.
Output terbesar dari rasa keingin tahuan adalah ingin menjadi sama seperti Allah.
Iman orang Ibrani adalah hidup bergantung pada Allah, hidup untuk tidak tahu yang lain kecuali Allah, bahwa Allah adalah pribadi yang ada dengan sendirinya dan tidak pernah bergantung dengan apapun juga. Itu Iman Ibrani, contoh Daud, Musa, yang hidup bergantung pada Allah.
Makanya huruf Ibrani itu seluruhnya menceritakan tentang Allah.

Kenapa apa-apa Ibrani dan Yahudi, karena keselamatan itu hanya datang melalui bangsa Yahudi, hanya kepada orang Yahudi dipercayakan Firman Allah, Tuhan tidak pernah percayakan Firman kepada bangsa yang lain kecuali kepada bangsa Yahudi. 

Manusia ketika makan buah pengetahuan baik dan buruk, itu melawan Allah nah semenjak itu ia tidak butuh Allah karena sudah tahu sesuatu semua yang baik dan buruk. Waktu manusia mengerti baik dan jahat disitu  itu saat manusia tidak mengenal & tidak membutuhkan Allah sebab sudah tahu sesuatu. Waktu manusia jatuh di Eden (makan buah itu) sesungguhnya ia sedang menyatakan bahwa ia tidak butuh Allah, dirinya sanggup mengatasi/mengatur dirinya sendiri, diri sendirilah yang menjadi "allah.

Dari dosa inilah berakar seluruh pelanggaran dosa manusia.
Ini berlawanan dengan iman, karena Iman yang benar adalah iman kepada Allah yang ada dengan sendirinya.

Dosa melawan Allah inilah yang disebut dosa Asal, dosa yang menolak bahwa Allah adalah satu-satunya yang tidak bergantung kepada apapun dan siapapun. Semua manusia pernah mengalami dosa asal, yaitu menolak Allah sebab kita semua pernah makan buah di Eden, hasilnya orang tidak butuh Allah, kasih karuni, dan pimpinan. Ini dosa paling serius, waktu manusia berkata tidak butuh Allah.


Roma 3 : 23
3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa  dan telah kehilangan kemuliaan Allah

Kemuliaan Allah itu apa?

Kemuliaan Allah adalah Allah yang ada dengan sendirinya, yang tidak bisa disamakan dengan yang lain. diduakan dengan yang lain. Manusia telah kehilangan citra  Allah yaitu Allah yang Esa dengan sendirinya, manusia telah menolak untuk bertobat yaitu menolak untuk bergantung kepada Allah, menolak untuk memiliki Allah yang tidak bergantung pada siapapun. Orang yang menolak bertobat mengatakan bahwa aku adalah allah juga, itu artinya tidak pernah/perlu mau tunduk kepada Kristus, memilih menjadikan dirinya "allah.
Dosa adalah sebuah penguasaan diri, atau dikuasainya diri oleh sebuah pemikiran bahwa aku tidak perlu bertobat, tidak perlu pribadi yang lain untuk aku tunduk kepadanya karena aku sendiri adalah "allah". 

Pengetahuan manusia itu mengerikan, rasa tahu manusia seolah olah segala sesuatu gampang, dunia sebagai tempat pencapaian itu membawa kita balik ke dosa asal, merasa semua bisa dicapai sendiri tanpa Allah.Waktu manusia tidak menerima kasih karunia, anugrah Allah sesungguhnya ia belum jadi manusia secara penuh.
Yang bisa menyelesaikan dosa asal itu adalah Tuhan Yesus sendiri.

2. Dosa Sifat
Dosa yang dihasilkan karena menyerahkan diri kepada masyarakat, lingkungan, pilihan yang dianggap sebagai sebuah kebenaran yang menjadi sifat, menyerahkan diri untuk dihakimi oleh lingkungannya.
Manusia sudah ditebus dan diselamatkan dosa asalnya, tetapi masih menyerahkan kepada lingkungan atau otoritas lain sehingga sifatnya dibenci oleh Allah  

Mazmur 1 : 1 - 6
Jalan orang benar dan jalan orang fasik
1:1 Berbahagialah orang  yang tidak berjalan  menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan d  orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 
1:2 tetapi yang kesukaannya   ialah Taurat TUHAN,  dan yang merenungkan  Taurat itu siang dan malam.
1:3 Ia seperti pohon,  yang ditanam di tepi aliran air,  yang menghasilkan buahnya  pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya;  apa saja yang diperbuatnya berhasil.
1:4 Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
1:5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan  orang benar;
1:6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Ada orang yang jalan hidupnya aja mengikuti orang fasik, berdiri dengan orang berdosa, menantikan kawan dosanya itu, tinggal dalam kumpulan pencemooh, ini dosa sifat, orang memilih tinggal dalam  otoritas lain atau lingkunga yang salah.Ini bukan orang yang berbahagia. Lingkungan itu yang akhirnya membuat keputusan dalam hidupnya, yang menentukan pilihan, dihakimi dan tunduk pada lingkungan. Tidak mempunyai wibawa sama sekali

Sebaliknnya berbagahia berarti diberkati hidupnya, yaitu memilih satu langkah yang benar, orang diberkati itu sukanya adalah Taurat Tuhan, yang melakukan Taurat siang dan malam. Ini memnggambarkan orang yang menyerahkan diri kepada Tuhan, tidak menyerahkan diri pada lingkungan atau sesuatu lain kecuali memilih bergantung kepada Allah, orang seperti ini pasti sudah terbebas dari dosa asal dan tidak memiliki kecenderungan dosa sifat.

Contoh dosa sifat adalah adat istiadat. Adat istiadat tidak menentukan hidup kita.
Ingatlah, dosa kita sebetulnya telah menjadi mayat makanya jangan dihidupkan lagi ya. jangan serahkan hidupmu kepada lingkungan karena itu membangkitkan dosa lamamu. Jangan kembangkan dosa sifat kita yang tidak mau percaya kepada Allah.
Wibawa kita adalah Yesus yang duduk di sebelah kanan Allah, sebelah kanan adalah kepercayaan Allah, Bapa. Kita harus berani mengambil keputusan atau pilihan kita tidak ditentukan oleh lingkungan atau otoritas lain, tetap keputusan kita harus diambil oleh pribadi yang berwibawa yaitu Roh Kudus yang tinggal dalam kita itulah power kekuatan kita.

Dosa Sifat ,sbg salah satu dari 3jenis dosa.

Sifat Yudas yg membiarkan dirinya diisi oleh pikiran pikiran "lain" diluar Keselamatan dari Allah.    Maka Dalam hal manakah manusia mengecewakan Allah ?
Didalam Pikirannya itulah! Allah melihat kejahatan dari pikiran-pikiran mereka,sehingga hal itu memilukan hatiNya. (Kej 6:6)
Itulah sebabnya mngapa Tuhan menyamakan dosa pikiran sama dengan dosa fisiknya,demikianlah dosa sifat yg mengontrol dirinya.  Ingat pula Kain,dosa sifat pikirannya bertunas dari kebiasaanya berpikir.
Pikiran dosa bisa bertunas sebab orang itu adalah orang berdosa (dosa asal) yaitu  mereka yg ingin hidup sekehendaknya.
awasilah pikiranmu dari kebiasaan nenek moyangmu berpikir yaitu pikiran yg melawan Allah,dan menolak bergantung kepadaNya.  Filp 4:8 lakukanlah.
3. Dosa Perilaku

Contoh dosa perilaku membunuh, mencuri dll
Dosa perilaku kita sering ada di area ini.
 
Kesimpulan : 


Dosa Asal ==> Dosa yang mendatangkan maut dan tidak perlu untuk didoakan

Dosa Sifat dan dosa Perilaku == Dosa yang tidak mendatangkan maut dan harus didoakan
                                               == ada hukuman, penghakimannya selama di Bumi
                                               == akibatnya : menderita, susah, sakit-penyakit 
1 Yoh 5 : 16 - 18
5:16 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
5:17 Semua kejahatan adalah dosa,  tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut. 
5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Setiap kita lahir dari dosa, dan dilahirkan kembali.
Orang yang lahir dari Allah adalah orang yang telah lahir kembali (born again), yaitu Roh kita ketemu dengan Roh Allah, sehingga Roh kita menjadi baru. Orang yang lahir baru dianggap tidak mempunyai dosa lagi, artinya dianggap nol, diampuni dosanya tidak berbuat dosa lagi.
Dia yang lahir dari Allah melindunginya (Roh Kudus) melindungi kita supaya tidak berdosa, Roh kita tidak bisa dijamah di jahat. Kalau Roh kita bisa dijamah si jahat habis kita, kita akan binasa.
Roh kita aman, tetapi Iblis bisa menjamah tubuh kita, Iblis bisa menguasai keinginan kita, tubuh daging kita. Dunia ini dibawah kuasa Iblis makanya hati hatilah.
Berhala itu segala sesuatu yang membuat kita tidak yakin dengan keselamatan kita, mencoba untuk hidup dengan dirinya sendiri, itulah dosa.

Yohanes 13 : 2
13:2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. 

Kis 5 :3
5:3 Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?

Membiarkan dirinya diisi/dikuasai oleh Iblis. 
Kalau kita telah jatuh dalam dosa dan kembali lagi, uji jangan biarkan kita diisi dengan yang lain kecuali Firman. Jangan biarkan dirimu sendiri karena bisa membuatmu keisengan karena akan memunculkan kembali dosamu. Isilah hari-harimu dengan Firman supaya tidak dikuasai si jahat di saat kamu lengah.

Terimakasih, Tuhan Yesus memberkati.

No comments: