Monday, 31 August 2015

Bible Study 21 Agustus 2015 "Perjanjian dengan TUHAN"



Problem manusia adalah melawan ketidakmampuan menyenangkan hati Tuhan. Tapi rasanya mustahil karena tubuh yang kita tinggali, rumah ini sangat lemah dimana sangat berlawanan dengan Allah, dengan kehendak Allah. Kita tahu banyak kebenaran tapi problem menyenangkan Tuhan ini kita tidak bisa melawannya.

Banyak sekali kita mudah marah, membenci sesama, sulit mengampuni. Mengapa? Karena tubuh kita belum tersentuh Tuhan (sakit), yang sudah nyentuh kulit, mengalami sakit saja masih punya problem sama, sulit untuk menyenangkan Tuhan dalam hari-hari hidupnya.
Siapa yang bisa menahan diri kalau Tuhan sudah menikung kita, nggak ada yang tahan tetapi kita masih sangat mudah jatuh bangun dalam dosa, makanya kita harus minta ampun sama Tuhan terus.
Hari hari hidup kita bergumul soal apa? Pencapaian atau status atau apa?
Di Alkitab seringkali bergumul dengan tekanan hidup yang sepihak ingin mentaati Allah sepihak lagi melawan diri kita sendiri.

Mazmur 78 : 35 - 38
Bicara Soal Israel dan juga tentang kita. Setiap kali kita mengalami kesulitan kita ingat bahwa Allah gunung batu kita dan kita percaya pada Tuhan (35)
Israel mengalami pergumulan yang berat untuk setia, tetapi Israel malah membuat patung, hatinya tidak setia pada perjanjian.

Bicara perjanjian itu suatu hal yang penting, karena kita hidup karena perjanjian.
Hidup kita selama di bumi ini ada target Allah, ada perjanjian antara kita dengan Allah. Perjanjian kita dengan Tuhan sudah kita pegang atau kita hidup karena kita sendiri atau kita hidup karena perjanjian dengan Allah sendiri.
Perjanjian kita dengan Allah itu apa?
Hari minggu ; kita berjanji untuk datang pada Tuhan
Hari minggu itu kita memenuhi perjanjian dengan Tuhan. Waktu-waktu kita adalah perjanjian dengan Tuhan. KTB, pertemuan-pertemuan Ibadah kita.
Anak adalah perjanjian kita dengan Tuhan, anak ini milik Tuhan, dimanapun berada harus diarahka untuk Tuhan, kelak suatu hari akan diambil harus siap.
Suami dan Istri juga perjanjian dengan Tuhan, berjanji untuk setia.
Bahaya jika kita fokus dengan pencapaian sesuati. Iman dengan non iman itu tipis.

Mazmur 15 : 1 - 4
Siapa yang berhak menerima piala Tuhan, siapa yang boleh menumpang dalam kemahMu?
Pekerja yang baik adalah yang setip detik menit mengisi hari dengan perjanjian. Berbahagialah pekerja yang didapati sedang bekerja oleh tuannya.
Bangun dirimu, bangun rencana Allah yang ada dalam hidupmu.
Malaikat akan membelamu jika ada yang mencela karena kita mengerjakan perjanjian kita dengan Tuhan.Masalahnya kita punya perjanjian telah kita selesaikan belum dengan Tuhan.

Mazmur 78 : 8 - 10
Bani Efraim pasukan bersenjata lengkap tetapi pada saat pertempuran ia berbalik, gak ada gunanya. Tidak kuat menunggu terlalu lama, tidak setia dengan perjanjian Tuhan.

Kita hari ini bisa bertahan dengan iman, besok belum tentu ketika kita dipercaya yang lebih besar.
Amsal 30 : 8 - 9
30:8 Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.
30:9 Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.

Mari bersyukur sebagai apapun kita hari ini, selesaikanlah perjanjianmu dengan Tuhan.

Hosea 7 : 15 - 16
7:15 Sekalipun Aku telah melatih dan menguatkan lengan-lengan mereka, namun mereka merancang kejahatan terhadap Aku.
7:16 Mereka berbalik kepada Baal, mereka adalah seperti busur tipu; pemuka-pemuka mereka akan tewas oleh pedang karena ucapan mereka yang kasar. Inilah yang akan menjadi olok-olok kepada mereka di tanah Mesir.

Jangan jadi busur tipu, yang tidak bisa dipakai untuk bertempur, karena anak panahnya tidak kuat. Gereja bicara soal pertumbuhan.

Jenis ini tidak bisa diusir kecuali dengan doa dan puasa.
Pergumulan ini berat, keluarganya harus berdoa, bukan murid. Ada pergumulan khusus dari keluarga sebelum didoakan. Jadi yang harus berdoa terlebih dahulu adalah gereja secara korporat. Yang bisa memenangkan gereja, keluarga adalah semua yang ada di dalamnya dan pribadi itu sendiri berdoa.

Biarlah kita menjadi anak panah di tangan pahlawan karena yang pegang adalah Allah sendiri, bukan busur tipu.
Ingatlah perbuatan Tuhan di masa lalu, itulah yang membuat kita bertahan.

Tuhan Yesus memberkati













No comments: