Thursday, 2 September 2021

SP 19 170721 IA BAPA yang MENANTI dan MENERIMA tanpa Syarat

 

No : GMIKA/Suara Penggembalaan/170721/HTS

Judul : DIA BAPA yang MENANTI dan MENERIMA tanpa Syarat

Bacaan  : - Yesaya 30:18

- Roma 2:4

- Lukas 15:20b

 

Eirene, selamat pagi Ibu Gembala dan Seluruh Jemaat Tuhan..

Lukas 15:20b "...lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia."

Dalam perumpamaan tentamg "Anak yang hilang", sang ayah tidak hanya menunggu, melainkan ia berlari ketika melihat anaknya yang berdosa pulang, bahkan ia merangkulnya.

Artinya : Tidak ada ganjalan dalam diri ayah terhadap anaknya.

Sukacitanya menyatakan kasihnya, kesungguhan mengampuni, serta menerimanya kembali.

Begitulah Hati Bapa kepada setiap orang yang mau datang kepadaNya. Allah tidak menyetujui adanya pemberontakan atau keegoisan kita. IA sngat berduka ketika melihat kita menyakiti diri sendiri dan orang lain.

Namun IA Allah yang tetap menantikan kita untuk menanggapi KasihNya dan menerima pengampunanNya.

Yesaya 30:18b "...Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu."

Berhubung kita berpikir bahwa IA adlh BAPA yang menanti, maka kita juga harus berpikir bahwa KasihNya dan SikapNya yang pasti mau mengampuni.

- Ada kekuatan besar dalam KasihNya.

- IA melihat hati kita.

- IA mengenal pikiran kita yang terdalam.


 

 

 IA menawarkan keamanan yang pasti bagi semua orang yang sungguh-sungguh ingin menjadi Keluarga-Nya.

ALLAH adalah BAPA yang menanti dan menerima kita sekalipun berat kesalahan kita.

Ketika kita menghabiskan waktu bersama DIA, kita akan menemukan pandangan yang segar terhadap KarakterNya dan kedalaman yang baru dalam hubungan dengan DIA.

Roma 2:4b "...Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?"

Dari pihak Allah --> Tidak ada yg dapat menghalangi KasihNYA kpd siapapun.

Dari pihak kita --> Mari datang dan mendekat kepada DIA dg hati yg hancur.

 

Selamat beraktivitas,

Tuhan Yesus memberkati kita semua..

No comments: