No : GMIKA/Suara Penggembalaan/170721/HTS
Judul : DIA BAPA yang MENANTI dan MENERIMA tanpa Syarat
Bacaan : - Yesaya 30:18
- Roma 2:4
- Lukas 15:20b
Eirene, selamat pagi Ibu Gembala dan Seluruh Jemaat Tuhan..
Lukas
15:20b "...lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu
berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia."
Dalam perumpamaan tentamg "Anak yang hilang", sang ayah tidak hanya menunggu, melainkan ia berlari ketika melihat anaknya yang berdosa pulang, bahkan ia merangkulnya.
Artinya : Tidak ada ganjalan dalam diri ayah terhadap anaknya.
▶ Sukacitanya
menyatakan kasihnya, kesungguhan mengampuni, serta menerimanya kembali.
Begitulah Hati Bapa kepada setiap orang yang mau datang kepadaNya. Allah tidak menyetujui adanya pemberontakan atau keegoisan kita. IA sngat berduka ketika melihat kita menyakiti diri sendiri dan orang lain.
▶ Namun IA
Allah yang tetap menantikan kita untuk menanggapi KasihNya dan menerima
pengampunanNya.
Yesaya
30:18b "...Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan
kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu."
Berhubung kita berpikir bahwa IA adlh BAPA yang menanti, maka kita juga harus berpikir bahwa KasihNya dan SikapNya yang pasti mau mengampuni.
- Ada kekuatan besar dalam KasihNya.
- IA melihat hati kita.
- IA mengenal pikiran kita yang terdalam.
▶ IA menawarkan keamanan yang pasti bagi semua
orang yang sungguh-sungguh ingin menjadi Keluarga-Nya.
ALLAH adalah BAPA yang menanti dan menerima kita sekalipun berat kesalahan kita.
Ketika kita menghabiskan waktu bersama DIA, kita akan menemukan pandangan yang segar terhadap KarakterNya dan kedalaman yang baru dalam hubungan dengan DIA.
Roma 2:4b
"...Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau
kepada pertobatan?"
Dari pihak Allah --> Tidak ada yg dapat menghalangi KasihNYA kpd
siapapun.
Dari pihak kita --> Mari datang dan mendekat kepada DIA dg hati yg
hancur.
Selamat beraktivitas,
Tuhan Yesus memberkati kita semua..
No comments:
Post a Comment