No: GMIKA/SuaraPenggembalaan/110821/DW
Judul : Mengenal isi hati Allah melalui DOA
Selamat Pagi Ibu Gembala
Sidang serta jemaat yang di kasihi Tuhan Yesus Kristus.
Eirene buat kita semua…
Bacaan Alkitab :
1. 2 Tawarikh 7:14-15;
2. Markus 11:24;
3. Matius 6:6-7.
Matius 6:6-7 versi - TSI
”Tetapi waktu kamu berdoa,
masuklah kekamar rumahmu yang paling dalam, tutuplah pintu dan berdoalah kepada
Bapamu yang ada di tempat yang tersembunyi itu. Dan Bapamu- yang melihat apa
saja yang dilakukan di tempat tersembunyi, akan memberi upah kepadamu. Dan
waktu kamu berdoa, janganlah seperti orang yang belum mengenal Allah. Karena
mereka terus-menerus mengulangi permohonan mereka, karena mereka menganggap
bahwa Allah akan lebih mendengarkan doa yang di ulang-ulangi.”_
Kita sering mendengar slogan yang mengatakan
bahwa Berdoa merupakan nafas hidup orang percaya dan
sering kita berfikir bahwa berdoa itu merupakan suatu permintaan pada Tuhan.
Berdoa itu kayak kita punya sederetan list permintaan yang harus dijawab dan
itu yang kita kasih sama Tuhan dan kita hanya tinggal menunggu Tuhan menjawab
satu demi satu list Doa kita.
Dan kita juga sering mendefinisikan doa kita
dijawab itu artinya;
Ø apa yang kita
minta/doakan itu diturutin sama Tuhan,
Ø List doa kita,
sudah terjadi satu persatu dalam hidup kita.
Dari hal ini kita tau bahwa cara/metode
seperti ini adalah “Transactional” (Seperti orang berdagang; ada permintaan,
ada ketersediaan).
kelihatannya aneh bukan ???? hal inilah
yang terjadi pada kita sebenarnya, betapa mengerikannya bukan yang katanya kita
memiliki kehidupan secara Rohani.
Kehidupan Rohani di mulai dari Pertobatan dan
berkeputusan untuk mengenal kepada siapa kita menyembah, dari proses pengenalan inilah kita mulai
berubah cara/pola hidup, terus bertumbuh dan mengalami pertumbuhan secara
benar. (2 Petrus 3:18)
Setelah kita belajar dan mengenal Allah dengan benar,maka
kita tahu bahwa :
- Berdoa
itu bukan bertransaksi, selalu ada permintaan & Tuhan menjawab
permintaan.
- Berdoa itu Relational/Relationship (membangun hubungan
pribadi dengan Allah).
Yesus ketika mengajarkan murid-muridnya berdoa
(Mat 6:6-7), masuk kamar dan tutup pintunya artinya _*”Tuhan mau kita berdua
membangun hubungan yang intim (Relation with God).
Dan Tuhan juga mau kita tertib dalam menjalankan
hidup, sama seperti Bapa dan Anak (Bapa kami yang di surga...), Bapa mau kita
mengenal-NYA terlebih dahulu, karena sejalan dengan pertumbuhan rohani kita
harus di barengi dengan pengenalan kita.
2 Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan
Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan
sampai selama-lamanya.”
Mengenal (KJV version : Knowledge/gno’-sis) adalah Segala sesuatu yang berkaitan dengan
tindakan atau usaha kita mencari, menggali untuk mendapatkan/menambah lebih
dalam dan dekat untuk mengenal setiap saat tentang TUHAN/siapa yang kita
sembah.
- Berdoa
dalam pengenalan yang benar akan Allah akan membuat kemuliaan Allah turun
dengan hadirat-NYA yang ajaib, yang menyebabkan kekuatan dari kuasa-Nya
dan penyataab kebenaran-Nya yang sempurna yang dapat mengubah segalanya.*(Dimana
2 atau 3 orang berkumpul dalam nama-KU di situ aku ada/hadir di
tengah-tengah mereka )
- Dalam
*mengenal Allah & berdoa tidak mengenal istilah “istirahat”*
Sama seperti DOA BAPA KAMI, menyatakan betapa
besar, agung, kudus, & berdaulat-NYA BAPA itu, artinya, Allah Bapa mau kita
:
1. Mengenal DIA lebih lagi
2. Mengenal Siapa dan sifat Allah itu?
3. Dan selalu datang kepada-Nya.
Semua itu kita kerjakan bukan karena Allah Bapa
itu butuh disembah, ditinggikan, diagungkan, Tidak…!!! Tetapi Allah Bapa itu
pribadi yang komplit secara keseluruhan. Jadi jangan kita seolah-olah waktu
kita berdoa seperti menarik-narik tangan Tuhan untuk berbuat sesuatu, tanpa
kita memiliki pengenalan yang dalam akan Tuhan.
Oleh karena itu saya
mengajak kita secara Pribadi maupun gereja TUHAN mengambil bagian dalam
kesungguhan untukMengenal DIA secara benar dan berani membayar harga bagi
pengenalan akan isi hati-Nya melalui DOA kita masing-masing yang akan
membawa kita kepada kedekatan hati Allah, yaitu mengenai hubungan yang INTIM (intimacy
with God).
Tuhan Yesus menolong dan
memampukan kita untuk mengenal-NYA lebih lagi.
No comments:
Post a Comment