Thursday, 2 September 2021

SP 09 060721 Kekudusan Bagian 1

 

No       : GMIKA/SuaraPenggembalaan/060721/SA

Judul   : Kekudusan Bagian 1

Bacaan : Ibrani 12:14 (TB) Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan. Mazmur 24:3-5 (TB) Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?" "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

 

Shalom selamat pagi jemaat Kristus, hari ini saya akan berbagi berkat mengenai satu hal esensi dalam diri Allah, yakni kekudusan. Kekudusan adalah hakekat Allah, semua agama mengajarkan kesalehan, kebaikan, dst. Tetapi bukan kekudusan. Kekudusan yang dimaksud adalah proses bagaimana kita kembali kepada tujuan semula kita dicipta yakni menjadi segambar dan serupa Allah. Kekudusan melahirkan kesalehan dan kebaikan bukan sebaliknya. Kekudusan adalah identitas Allah kita, dan tidak bisa ditemui di sembarang tempat.

 

Bagaimana menjadi kudus?

1 Petrus 3:13-15 (TB)  Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik? Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar. Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, Dalam bagian ini berkat yang saya ingin sampaikan kepada kita semua di ayat 15 bahwa kuduskanlah Kristus dalam hatimu berarti kita sedang membuat Kristus yang utama/special/ membedakan Kristus dalam hati kita ( set apart = bedakan / NIV). Dalam bahasa aslinya PL (ibrani qadosh) atau dalam bahasa Yunani (hagios) yang artinya bedakan. Maka bedakan dan khususkan satu tempat di hatimu, berelasi lah denganNya, bersihkan dan jaga hanya aku dan Kristus saja disitu.

 

Dibagian Perjanjian Lama di kitab Raja-Raja, saya memiliki contoh bagaimana seseorang salah mengaplikasikan kekudusan. Yang dia cari adalah kesalehan dan kebaikan dengan harapan dia selamat, Bukan dari kekudusan. Yakni dari Yoab,seorang kepala pasukan di zaman Daud yang membelot di zaman Salomo (1 raja raja 2:28-34). Kita tidak dapat menemukan Hidup seperti yang Yoab lakukan dengan memegang tanduk-tanduk altar dengan kesalehan. Yoab berharap hidup dari kesalehan, tapi bukan dari hidup kekudusan.  Akhirnya Yoab tetap mati dibunuh oleh Benaya bin Yoyada pasukan Salomo.

 

Kembali di 1 petrus 3:13-15, bagian ayat ini mengajarkan kepada kita makna kebaikan yang berbeda dari Kekristenan, bahwa perbuatan baik kita bukan saja menyelamatkan, namun juga mendatangkan belas kasih dan pembelaan Tuhan sebab itulah yang Tuhan kehendaki. Meski telah berbuat baik namun ada penderitaan datang, kita akan berbahagia, karena kita berhasil membedakan Kristus dalam hidup kita. Sekali lagi, kekudusan melahirkan kesalehan dan perbuatan baik. Tidak berlaku kebalikannya.

 

No comments: