*Suara Penggembalaan*
_Sabtu, 18 September 2021_
*"✨DIKUDUSKAN DALAM KEBENARAN✨"*
📖 _*Yohanes 17:17 (TB) Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.*_
📖 _*Yohanes 14:6 (TB) Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.*_
📝Yesus Kristus adalah Firman Hidup yang telah menyatakan diriNya untuk *menghormati dan menggenapkan* rencana maksud hati Allah, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya beroleh keselamatan dan hidup. Dalam doa,Yesus mendoakan Para Murid saat itu, dan kita semua orang² percaya secara keseluruhan sampai hari ini, supaya dihadapan Allah kita senantiasa _dikuduskan_ didalam *kebenaran*. Proses ini penting kita lalui, sebab ketika kita percaya Kristus, kita telah menjadi Umat TebusanNya, yakni Milik Allah yang Kudus, didalam Kristus (Roma 7:4).
📝Hanya Yesus satu-satunya Pribadi yang menyatakan diriNya sebagai kebenaran yang *mutlak dan absolut*. Kata _kebenaran_ dalam bahasa aslinya yang dipakai dalam semua bagian ayat diatas adalah _*truth*_ atau _*alētheia*_. Dalam bagian lain diterjemahkan _Tsedeq_, yang artinya adalah Kebenaran Allah sendiri didalam Pribadi Sang Firman yaitu Yesus. _Tidak ada kebenaran diatas ini yang bisa menandinginya_. Kebenaran mutlak inilah yang menguduskan kita dari seluruh dosa dan kesalahan kita, supaya kita dilayakkan menjadi Milik Allah.
📖 _bacalah_: *Roma 10:10 (TB) Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.*
📝Manusia pada dasarnya tidak bisa menghasilkan kebenaran sendiri, karena semua dalam diri manusia telah rusak akibat dosa (roma 3:23). Sebagai contoh seorang pembunuh bisa bicara tentang pengampunan, seorang pezinah bisa bicara tentang kesucian, seorang bernafsu culas dan ingin kekuasaan bisa bicara kerendahan hati dan penguasaan diri, semua itu penuh kebenaran palsu dan tidak ada perkenan Allah didalamnya. *Manusia hanya bisa dibenarkan Allah jika manusia hidup dikuduskan didalam FirmanNya*. Maka setiap orang percaya adalah hasil dari pembenaran/justifikasi *(dikaiosunē)* karena iman kepada Yesus dan barulah dapat mengenakan kebenaran Allah dalam *tindakan iman*/righteoussness, yakni pelayanan, kebaikan kasih kepada sesama dan perbuatan baik yang saling membangun sesuai kehendak Allah dan seturut Sabda FirmanNya.
📖 _bacalah_ : *Efesus 6:14 (a) (TB) Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran*
📝Pada akhirnya, kenakanlah kebenaran Allah sebagai ikat pinggang persenjataan perang kita didunia ini. Saya selalu suka melihat film perang, terutama film abad pertengahan yang menampilkan prajurit dengan baju zirah lengkap. Mereka selalu memakai ikat pinggang dan senjata, bahwa sebenarnya itulah gambaran kita yang *harus siap sedia mengenakan perlengkapan senjata kita untuk berjalan ditengah² dunia ini.* Kenakanlah, atau laluilah proses pengudusan senantiasa dalam Kebenaran FirmanNya, supaya Dia *memperlengkapi* dan *melingkupi* kita seperti ikat pinggang tanda kita siap dipakaiNya. Setiap kita spesial di MataNya, bahkan kita ada di Hati dan DoaNya, maka Kuduskanlah diri kita dlm FirmanNya senantiasa.
Tuhan Yesus memberkati
⛪🙏🏼
No comments:
Post a Comment