No :
GMIKA/SuaraPenggembalaan/260721/HCP
Judul : Hidup Yang
Diberkati (Maz 1:1-2).
Syalom Jemaat TUHAN yang
terkasih dalam Kristus,
Mazmur 1;1-2 "Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasehat orang
fasik, yang tidak berdiri dijalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam
kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang
merenungkan Taurat itu siang dan malam."
Tuhan yang memberikan
berkat, memberikan kondisi bagaimana memiliki hidup yang diberkati dalam Mazmur
1:1-2 di atas.
Kebahagiaan dan hidup
diberkati ternyata sangat dipengaruhi dengan siapa kita bergaul.
Mazmur 1 pada ayat 1
langsung menyatakan 3 hal penting untuk tidak dilakukan supaya hidup kita
diberkati:
- Tidak berjalan menurut nasehat
orang fasik. Orang fasik hidup di dalam kebanggaan dengan melawan perintah
Tuhan, suka berbohong dan memfitnah orang lain.
- Tidak berdiri di jalan orang
berdosa, tidak hidup di dalam gaya hidup (life style) dan kebiasaan orang
berdosa.
- Tidak duduk dalam kumpulan
pencemooh. Pencemooh berarti orang yang sombong dan suka berkonflik. Duduk
dalam kumpulan pencemooh berarti sepenuhnya menyatu dengan rencana dan
perilaku mereka yang sombong dan penuh dosa.
Kontrasnya, untuk hidup
yang diberkati dipaparkan sebagai orang yang suka dengan Taurat Tuhan (Firman
Tuhan), dan merenungkannya terus menerus.
Mempelajari firman Tuhan
menjadi kondisi yang wajib, tetapi bukan sekedar senang belajar secara
Intelektual, tetapi belajar untuk hidup mematuhi firman Tuhan.
Kita perlu terus menerus
mengevaluasi diri kita melalui belajar firman Tuhan tiap-tiap hari, bukan untuk
memuaskan keingintahuan tetapi untuk semakin menyadari hal-hal kefasikan dan
keberdosaan di dalam diri kita yang perlu kita ubah dalam pertolongan Tuhan,
sehingga akhirnya semakin jelas dan nyata bagaimana untuk kita hidup semakin
mengasihi dan taat kepada Tuhan.
Selamat bergumul untuk
hidup kudus yang diberkati Tuhan.
Eirene
GS
No comments:
Post a Comment