No :
GMIKA/SuaraPenggembalaan/220721/MS
Judul :
Bacaan : - 2 Tawarikh 2;, Mazmur 139:1-12;, 1 Korintus 3:16;
2 Tawarikh 2:6 TB "Tetapi siapa yang mampu mendirikan
suatu rumah bagi Dia, sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala
langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku hendak
mendirikan suatu rumah bagi Dia, kecuali sebagai tempat untuk membakar korban
di hadapan-Nya?"
Terlepas dari segala dosa dan pelanggaran nya, Salomo
menjalankan apa yang menjadi kehendak Allah bagi umatNYA, yaitu dengan
mendirikan "Rumah Tuhan" / Rumah untuk Nama Tuhan. Dalam ketaatannya
tersebut, Allah memberikan pengertian pula kepada Salomo akan KeMahahadiran
(Maha Berada) KeMAHAbesaran NYA Allah, Salomo sadar dan mengerti bahwa tidak
ada sebuah ruangan sebesar apapun yang dapat manusia buat untuk menempatkan
Allah bersemayam;
Sebab KeMAHAbesaranNYA adalah sebesar langit, bahkan langit
yang mengatasi segala langit. Artinya adalah Allah Maha Besar, keberadaanNYA
melampaui/tak terbatas ruang dan waktu yang ada di alam semesta ciptaan ini;
Sifat keMahaan Allah (Mazmur 139) :
1. Omniscince : Allah Maha Tahu /
Allah sumber pengetahuan dan mengetahui segala sesuatu / masa (ayat 1-6);
2. Omnipresence : Allah Maha Hadir /
Allah berada di mana saja (ayat 7-10);
3. Omnipotent : Allah Maha Kuasa /
Allah berkuasa atas segala sesuatu (ayat 11-12)
Lalu mengapa Allah berkehendak untuk didirikan bagiNYA
sebuah tempat, ternyata bukan bagi Allah, melainkan pengertiannya adalah Allah
mau "tempat khusus" bagi umatNya untuk membaktikan dirinya kepada
Allah. Esensi Bait Allah (Rumah Allah) adalah tubuh manusia kita dan Gereja Tuhan
1 Korintus 3:16 (TB) Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa
Roh Allah diam di dalam kamu? Allah mau tubuh manusia kita dan GerejaNYA menjadi
"tempat khusus" untuk membaktikan hidup kita yaitu:
Ø Membakar ukupan dari
wangi-wangian artinya pujian (sukacita) dan ucapan syukur (sejahtera) naik bagi
dan dari Allah;
Ø Tertata roti sajian
artinya hidup dan menghidupi FirmanNya;
Ø Mempersembahkan korban
Bakaran pagi dan sore artinya Penyembahan dan Penyerahan diri Total bagi Allah).
Ketiga hal tersebut adalah wujud kehidupan Kekristenan kita
dalam mengerjakan Keselamatan selama di bumi yang adalah gambaran kelak di
sorga :
1. Memuji dan naikkan syukur atas Keselamatan dan
Pemeliharaan Tuhan.
2. Memiliki Firman dan menghidupi FirmanNYA setiap
hari.
3. Penyeraharan diri
total bagi Allah (dinikmati Allah dan sesama tubuhNYA)
3 Yohanes 1:2 "Doa kita pagi ini, semoga kita baik-baik dan
sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwa kita baik-baik saja."
Amin.
No comments:
Post a Comment