Shalom, Selamat Pagi dan Eirene Ibu Gembala Sidang serta jemaat Tuhan.
Suara Penggembalaan
Rabu, 23 September 2021
Bacaan Firman :
- Lukas 18:1-8;
- Roma 8:26-27;
*"Doa yang tidak jemu-jemu"*
_"Kalau hakim itu bisa menolong perkara janda itu, pastilah Allah akan menolong umat-Nya yang Dia sendiri sudah pilih, yang terus memohon kepada-Nya siang dan malam. Dia akan menjawab doa mereka tanpa menunda-nunda waktunya!"_
Lukas 18:7 TSI
Perumpamaan dalam perikop di atas menegaskan akan pentingnya kehidupan doa dan hal ini pun Yesus sendiri yg menyatakan bahkan tercatat dalam pasal pasal yg lain Yesus pun berdoa kepada BapaNYA, perumpamaan ini tidak hanya berlaku bagi para murid dan orang percaya pada saat itu saja namun berlaku bagi kita sampai saat ini dan seterusnya;
Tuhan Yesus membuat suatu perbandingan yg sangat *kontradiktif;*
Ciri Hakim yg lalim :
> Tidak takut/tidak menghormati Allah
> Tidak peduli kepada siapa pun
Sementara sifat Allah :
> Dia lah Allah yg tidak mungkin memungkiri diriNYA *(Kasih dan Adil)*
> Mengasihi sempurna dan peduli kepada manusia
Tuhan Yesus memakai profesi Hakim dalam Perumpamaan tersebut, hendak mempertegas bahwa Allah lah sebagai Hakim yang tidak hanya menerima namun juga memeriksa, memutuskan dan menjawab setiap doa yg sampai kepadaNYA seturut Kasih dan KeadilanNYA.
Sikap seorang janda kepada Hakim tsb menggambarkan :
> mengetahui kondisi dan keadaannya;
> mengetahui hanya hakim tsb yg dapat menolong nya;
> mengetahui urgensi/keseriusan perkara nya.
Kalimat *tidak jemu-jemu* dapat diartikan _selalu datang, terus menerus sebagai wujud iman;_
Oleh karena nya doa bukan lah sebatas perihal permohonan akan suatu hal di bumi saja, sebab jika demikian akan ada batas waktu _(sebatas doa tsb terjawab),_ jadi doa adalah sesuatu yg lebih besar dari itu yaitu sebuah *disiplin rohani* yg membawa hidup beriman kita senantiasa bergerak dan bergairah _(tidak lemah / semakin kuat)_ sebagai wujud pengharapan kita akan hal yg bersifat Kekal tidak hanya bagi diri sendiri melainkan bagi orang lain dan bagi rencana kekal Allah di bumi seperti di sorga _(Doa Bapa Kami)._
"Bahan bakar" doa adalah :
> Firman Tuhan
> Roh Kudus
Jika demikian betapa pentingnya perkara doa, itulah sebab nya diberikanNYA Roh KudusNYA bagi kita umat tebusanNYA, tidak hanya memimpin dan mengajar kita berdoa namun juga DIA berdoa kepada Bapa bagi kita di dalam segala kelemahan-kelemahan kita. _(Roma 8:26-27)_
Kembali Saya ucapkan bagi kita;
Semangat bersama berlatih dan masuk di dalam kehidupan Iman yg berdoa di dalam Firman dan RohNYA.
Tuhan Yesus Memberkati kita semua.
đŸ’’
_Tim Penggembalaan_
No comments:
Post a Comment