No: GMIKA/SuaraPenggembalaan/120821/DW
Judul : BerDoa dalam Pujian & Penyembahan
Selamat Pagi Ibu Gembala Sidang serta jemaat yang di kasihi Tuhan Yesus Kristus. Eirene buat kita semua…
Bacaan Alkitab :
1. Kisah Para Rasul 16: 25-26
2. Yakobus 5: 15-20
3. 1 Yoh 5:14
Yoh 4: 23-24 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan meyembah Bapa dalam Roh dan Kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran”
Ada hal yang menarik bagi saya waktu saya belajar di dalam Sekolah Doa secara Pribadi dan berjalan bersama Tuhan sendiri. Kemanusiaan saya menjerit dan tidak tahan ketika Tuhan secara Pribadi memperhadapkan kenyataan hidup yang 180 derajat berbeda dengan yang saya bayangkan.
Tetapi waktu berkeputusan serius dengan Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan memulai pengenalan secara Pribadi, Roh kudus memampukan saya untuk mengalir dan memberikan pengertian yang dalam mengenai apa itu Pujian & Penyembahan. Seberapa penting Pujian & Penyembahan yang kita naikan kepada Tuhan ?
Bukan Allah kita kurang berkuasa, kurang Pujian, kurang disembah ?
Seperti saya katakan di Suara Penggembalaan sebelumnya: Allah Bapa itu Pribadi yang Komplit, sehingga waktu kita Berdoa, memuji dan menyembah jangan kita seolah-olah seperti menarik-narik tangan Tuhan untuk berbuat sesuatu, tanpa kita memiliki pengenalan yang dalam akan Tuhan (intimacy with God).
Jadi Berdoa itu Proses kita membangun dan menghasilkan pengenalan dan hubungan yang dekat, sampai hati kita mengerti apa maunya Tuhan.
Dari hal di atas kita menghasilkan kesalehan yang dapat membawa kita menjadi penyembah-penyembah yang benar yang akan menyembah Allah dalam roh dan kebenaran. Orang yang berjalan diatas kebenaran Firman Allah, orang yang tidak berkompromi dengan kejahatan sekecil apapun.
Oleh karena itu, pujian dan penyembahan harus berdasarkan atau didasari oleh Firman Tuhan yang hidup, yang kita pelajari, dengar, dan kita gali kebenaran-Nya. Karena hanya Firman Allah sajalah yang mengajarkan bagaimana kita dapat;
1. Memuji dan menyembah Allah dalam takut akan Allah;
2. Memuji, memuliakan dan menyembah Bapa dalam kekudusan,
3. Menyembah Allah dengan berhiaskan kekudusan.
Penyembahan itu terlahir atau keluar dari hubungan dan persekutuan yang erat dengan Allah. Bagi setiap kita bisa dan yang memiliki kerinduan untuk memuji dan menyembah harus selalu bergaul erat dengan Allah, dengan demikian saat kita menghampiri hadirat Allah dalam pujian dan penyembahan akan menghasilkan suatu aliran yang keluar dari roh yang hidup karena Firman Tuhan.
Sehingga menghasilkan cara kerja doa:
Kuasa yang begitu besar dan bergerak ke segala arah. Karena itu, yang harus kita lakukan saat berdoa hanyalah menunjuk kepada orang atau hal-hal tertentu yang kita ingin kuasa Allah berlaku atasnya. Lalu Dia, Allah yang empunya kuasa akan mengarahkan kuasa-Nya ke tempat yang diinginkan.
Tentu saja doa kita harus sesuai dengan kehendak Allah , 1Yoh 5:14 Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
Berdoa dalam pujian dan penyembahan bukanlah sebuah tongkat ajaib yang dapat memuaskan segala keinginan kita, melainkan suatu kesempatan untuk bekerja sama dengan Tuhan dalam mencapai tujuan-Nya.
Oleh sebab itu, marilah kita dengan rendah hati dan tidak jemu-jemu mendoakan satu sama lain.
Ingat ya… Mengenal Allah, berdoa dalam pujian dan penyembahan tidak mengenal istilah istirahat
Tuhan Yesus menolong kita semua.
No comments:
Post a Comment