No : GMIKA/SuaraPengembalaan/270721/HCP
Judul : Hidup Yang Diberkati (Maz 1:3)
Selasa, 27Juli 2021
Syalom Jemaat TUHAN yang
terkasih dalam Kristus,
Mazmur 1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam ditepi aliran air yang
menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang
diperbuatnya berhasil.
Berkali-kali saya
membaca ayat ini, gambarannya jelas hanya satu. Bahwa orang yang takut
akan Tuhan dikatakan seperti POHON YANG DITANAM. Berarti pohon itu ada PEMILIKNYA.
Pohon itu bukan tanaman liar yang tumbuh sembarangan, bukan tanaman liar yang
benihnya tertiup angin yang tidak sengaja tumbuh ditepi aliran air.
Pemilik pohon dengan
sengaja menanam pohon itu berdampingan dengan aliran air yang adalah sumber
kehidupan bagi pohon itu karena akan terus tersuplai air baginya. Akar pohon
terjamin mendapatkan pasokan aliran air dan terus menerus untuk hidup sesuai
musimnya, tidak layu dan bertumbuh.
Pemazmur menggambarkan
orang yang takut dan cinta Tuhan, Mazmur 1;1-2 1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,
dan yang tidak duduk dalam
kumpulan pencemooh,2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang
merenungkan Taurat itu siang dan malam. kehidupannya
seperti Pohon yang ditepi aliran air. Akan berbuah secara konsisten dan terus
hidup bertumbuh dan tidak menjadi layu bahkan apa saja yang diperbuatnya
berhasil.
Sampai disini saya cukup
terdiam. Benarkah kalimat ini? Apa saja yang diperbuatnya berhasil. Kira-kira
apa makna berhasil disini? benarkan makna selalu berhasil sama seperti
pengertian kita selama ini, yang berarti sukses kaya dan terkenal ?.
Ketika membandingkan
dengan pohon yang berbuah sesuai musimnya tidak setiap saat. Ada proses yang
terjadi dalam pohon sehingga dapat berbuah sesuai musimnya. Dan pohon itu
sukses berbuah sesuai dengan tujuan dari pemiliknya yang menanamnya. Yosua 1:8
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat
ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya
engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya,
sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. ini mengingatkan kita bahwa janganlah engkau lupa memperkatakan
kitab taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau
bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab
dengan demikian engkau akan berhasil dan engkau akan beruntung.
Maka semakin jelaslah
makna relasi Maz 1:2 dan 3 ini. Bahwa orang yang cinta dan takut akan Tuhan,
bahkan terus menerus membaca dan merenungkan dan melakukan Firman Tuhan Yesus,
di dalam proses ini, hidupnya berproses menuju keberhasilan sesuai sasaran
tujuan Tuhan bagi si pemiliknya. Dan keberhasilan hidupnya tidak hanya
dinikmati oleh Tuhan Yesus, tapi juga dinikmati oleh orang itu.
Ternyata untuk hidup
diberkati, dimulai dengan kesetiaan dan konsistensi membaca firman Tuhan,
merenungkannya dan taat melakukannya. Mari kita melakukannya dengan kasih dan
setia pada Tuhan Yesus.
Eirene
GS
No comments:
Post a Comment