Thursday, 2 September 2021

SP 28 270721 Hidup Yang Diberkati (Maz 1:3)

 

No : GMIKA/SuaraPengembalaan/270721/HCP
Judul : Hidup Yang Diberkati (Maz 1:3)

 

Selasa, 27Juli 2021

Syalom Jemaat TUHAN yang terkasih dalam Kristus,

 

Mazmur 1:3  Ia seperti pohon,  yang ditanam ditepi aliran air yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

 

Berkali-kali saya membaca ayat ini,  gambarannya jelas hanya satu. Bahwa orang yang takut akan Tuhan dikatakan seperti POHON YANG DITANAM. Berarti pohon itu ada PEMILIKNYA. Pohon itu bukan tanaman liar yang tumbuh sembarangan, bukan tanaman liar yang benihnya tertiup angin yang tidak sengaja tumbuh ditepi aliran air.

 

Pemilik pohon dengan sengaja menanam pohon itu berdampingan dengan aliran air yang adalah sumber kehidupan bagi pohon itu karena akan terus tersuplai air baginya. Akar pohon terjamin mendapatkan pasokan aliran air dan terus menerus untuk hidup sesuai musimnya, tidak layu dan bertumbuh.

 

Pemazmur menggambarkan orang yang takut dan cinta Tuhan, Mazmur 1;1-2 1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,

dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. kehidupannya seperti Pohon yang ditepi aliran air. Akan berbuah secara konsisten dan terus hidup bertumbuh dan tidak menjadi layu bahkan apa saja yang diperbuatnya berhasil.

 

Sampai disini saya cukup terdiam. Benarkah kalimat ini? Apa saja yang diperbuatnya berhasil. Kira-kira apa makna berhasil disini? benarkan makna selalu berhasil sama seperti pengertian kita selama ini, yang berarti sukses kaya dan terkenal ?.

 

Ketika membandingkan dengan pohon yang berbuah sesuai musimnya tidak setiap saat. Ada proses yang terjadi dalam pohon sehingga dapat berbuah sesuai musimnya. Dan pohon itu sukses berbuah sesuai dengan tujuan dari pemiliknya yang menanamnya. Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. ini mengingatkan kita bahwa janganlah engkau lupa memperkatakan kitab taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian engkau akan berhasil dan engkau akan beruntung.

 

Maka semakin jelaslah makna relasi Maz 1:2 dan 3 ini. Bahwa orang yang cinta dan takut akan Tuhan, bahkan terus menerus membaca dan merenungkan dan melakukan Firman Tuhan Yesus, di dalam proses ini, hidupnya berproses menuju keberhasilan sesuai sasaran tujuan Tuhan bagi si pemiliknya. Dan keberhasilan hidupnya tidak hanya dinikmati oleh Tuhan Yesus, tapi juga dinikmati oleh orang itu.

 

Ternyata untuk hidup diberkati, dimulai dengan kesetiaan dan konsistensi membaca firman Tuhan, merenungkannya dan taat melakukannya. Mari kita melakukannya dengan kasih dan setia pada Tuhan Yesus.

 

Eirene

GS

 

No comments: