No : GMIKA/SuaraPenggembalaan/150721/JK
Judul : "Pengharapan Kepada
Allah"(Bagian 1)
"Pengharapan"
Dalam PL merupakan tema Pokok, yang dapat kita lihat dalam proses kehidupan dan
perjalanan Bangsa Israel sebagai Bangsa Pilihan Allah, berikut tahapan yang menjadi
subtema dalam PL yang dapat kita pelajari bersama tentang "Pengharapan" :
1.
Keluarnya Bangsa Israel dari Tanah Mesir.
Peristiwa ini berawal dari
penderitaan dan tekanan yang begitu menyiksa bagi Bangsa Israel, sebab Pada
Waktu itu muncul Raja Baru, yaitu pemimpin yang sudah tidak mengenal lagi siapa
Yusuf dan sejarah hadirnya Bangsa Israel ke tanah Mesir
Keluaran
1:8 (TB) Kemudian bangkitlah seorang
raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.
seorang pemimpin yang sudah tidak mengenal
sosok Yusuf yang telah menolong mereka melewati masa Kelaparan Pada waktu itu.
Sebenarnya Tujuan Utama Allah membawa
Bangsa Israel keluar dari tanah Mesir pada waktu itu adalah agar mereka beribadah kepada Allah.
Keluaran
8:20 (TB) Berfirmanlah TUHAN kepada
Musa: "Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah menantikan Firaun, pada waktu
biasanya ia keluar ke sungai, dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman TUHAN:
Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku;
Bangsa Israel Berpengharapan untuk
dapat dibebaskan dari penderitaan dari Mesir.
2.
Bangsa Israel Masuk tanah perjanjian.
Setelah Bangsa Israel keluar dari
Mesir, Bangsa Israel kembali mengalami Proses penanggalan akan dosa-dosa Mesir. Allah Mau mereka tidak lagi
mengingat-ingat akan Mesir, Allah mau agar Bangsa Israel kembali Janji Allah
kepada Allah nenek moyang Mereka yaitu Abraham, Ishak dan Yakub, yaitu :
Pengharapan akan memiliki tanah/negeri yang makmur berlimpah anggur, susu dan
madunya
Keluaran
3:8 (TB) Sebab itu Aku telah turun untuk
melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari
negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang
berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang
Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.
Namun hal inipun tidak lah mudah,
Bangsa Israel mengalami Proses pemurnian di padang Gurun selama 40 tahun. Baru
akhirnya mereka diijinkan masuk ke tanah Perjanjian itu.
3.
Pengharapan akan Mesias(Juruselamat)
Yesaya 19:20 (TB) "Itu akan menjadi tanda kesaksian bagi
TUHAN semesta alam di tanah Mesir: apabila mereka berseru kepada TUHAN oleh
karena orang-orang penindas, maka Ia akan mengirim seorang juruselamat kepada
mereka, yang akan berjuang dan akan melepaskan mereka."
Kata Pengharapan yang digunakan
adalah
Kafah(Ibr.),
Yang artinya Pengharapan Kepada
Allah(Percaya) sebagai Juruselamat atas Bangsa
Israel selama-lamanya.
Yesaya 8:17 (TB) "Dan aku hendak menanti-nantikan TUHAN
yang menyembunyikan wajah-Nya terhadap kaum keturunan Yakub; aku hendak
mengharapkan Dia."
Inilah yang Tuhan mau agar kita
menanti-nantikan DIA Dengan setia. Dalam
setiap keputusan dan langkah-langkah hidup yang kita ambil agar kita dapat
beribadah kepada DIA, Menikmati tanah perjanjian bagi kita, dan menjadikan
Allah sebagai Juruselamat kita Selama-lamanya.
No comments:
Post a Comment