No :
GMIKA/SuaraPenggembalaan/060921/JW
Judul : Let your faith be bigger than your fear!
Bacaan :
Roma 5:1-8
ayat
4
"dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan
pengharapan".
Banyak hal yang kita lalui bersama Yesus dan kita
merasa mampu melakukannya sendiri lalu kita jatuh, namun Tuhan tetap mengangkat dan menolong kita dengan kasihNya yang kekal.
Mari kita belajar bersama apa maksud dari Ketekunan
Seorang Murid.
MURID
Arti kata 'murid' adalah seorang yang belajar dari
seorang guru, dan kita berguru kepada Kristus sebagai Guru Besar kita.
Murid dalam bahasa Inggris di gunakan kata
'Disciple' dan bukan 'Student'.
Apa perbedaannya?
Student
Tetap tinggal di rumah orangtua
bertemu guru untuk proses belajar
ada jam tertentu untuk belajar d sekolah
ada lebih dari 1 guru yg mengajar
Disciple
Meninggalkan keluarga untuk bersama gurunya
mengikuti kemana gurunya pergi
tidak ada jam khusus untuk belajar
hanya ada 1 guru.
Apakah arti dari menjadi murid Yesus?
-- Menjadi murid bukanlah keputusan yang ringan. Ini
adalah keputusan penting yang melibatkan komitmen dan pengorbanan. Itu berarti
murid akan menyerahkan kebebasannya dan bergabung dengan gurunya dan
mengikutinya.
Ada 12 aspek untuk menjadi murid Yesus:
Menyangkal diri
Murid tidak lebih besar dari gurunya
Mengikuti kemana gurunya pergi
Mendengarkan gurunya
Tinggal/tetapkan hati bersama gurunya
Rela menderita
Belajar dari gurunya
Mengasihi, memghormati dan menghargai gurunya
Taat kepada gurunya
Menghasilkan buah
Murid akan meniru kehidupan gurunya
Memuridkan orang lain.
Dari ke 12 aspek ini kita dapat melihat bahwa
menjadi murid jauh lebih luas dari yang kita pikirkan dan hal ini sangatlah
tidak mudah untuk menjalaninya. Kita butuh 'KETEKUNAN'.
Fondasi dari
seorang murid adalah 'ketekunan' - tanpa ketekunan tidak dapat seseorang
dikatakan 'murid'.
(contoh: anak kita adalah murid sekolah dan setiap
hari belajar dan mengerjakan tugas, maka mereka harus tekun belajar sehingga
dapat lulus).
KETEKUNAN
awal kata dari 'tekun': rajin, keras hati,
bersungguh-sungguh.
kata 'ketekunan' (KBBI):
Kekerasan
kesungguhan
keasyikan
Dalam bahasa Inggris: Perseverance:
Kegigihan
sifat keras
teguh hati
Mengapa ketekunan penting, sebagai karakter murid
Kristus? :
Menimbulkan tahan uji
(Roma 5:3-5)
Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga
dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan
ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan
pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah
dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada
kita.
~ Paulus menyebutkan 'kesengsaraan' sebagai salah
satu berkat dari keselamatan dalam Kristus.
Menjadi sempurna
(Yakobus 1:4)
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang
matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
Dengan bertekun kita dapat menjalin hubungan yang
akrab dengan Allah. Kita harus bersukacita waktu mengalami pencobaan karna ini
adalah inti ujian iman kita.
Ketekunan membuat kita bersyukur dan mampu melihat
rencana Allah (Ayub 2:9-10)
Dalam perjalanan iman kita akan mengalami
hambatan-hambatan yang mampu membuat seseorang menjadi tidak tekun, bahkan
mungkin mengalami kemunduran rohani.
Kemunduran rohani dapat di sebabkan oleh 3 hal:
Kesengsaraan
Tekanan sosial dari orang dekat
Tidak mengerti maksud Tuhan
Lalu bagaimana menjadi murid Yesus yang tekun?.....
Allah akan menggunakan beberapa alat/cara untuk kita
menjadi tekun:
Dalam kesengsaraan dan kesulitan hidup dan karakter
tekun sangat penting.
Kedekatan dengan Allah yang akan menguatkan dan
memberi pengharapan.
Hikmat Allah, dengan hikmat Allah kita dapat
mengerti segala yang terjadi dan siap untuk tetap bertekun.
•• Kesimpulan
Melalui pembahasan 'murid' dan 'ketekunan' maka kita
dapat memahami bahwa untuk dapat menjadi seorang murid Kristus kita perlu:
Menyangkal diri
memikul salib
mengikut Yesus
Menjadi murid merupakan sebuah proses kehidupan yang
panjang dan bukan instant.
Yuk kita alami prosesnya dalam bertekunan dan hal
ini akan timbul tahan uji yang akan menghasilkan pengharapan.
Tuhan Yesus menolong kita semua.
No comments:
Post a Comment