No :
GMIKA/SuaraPenggembalaan/120721/JW
Judul : SEMUA
BERAWAL DARI HATI (Gratitude)
Bacaan : 1 Tawarikh 29:9 Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka
masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela
kepada TUHAN; juga raja Daud sangat bersukacita.
Hati yang bersyukur menimbulkan sukacita Arti kata Sukacita adalah sukahati/ hati gembira/ bahagia.
Sukacita tidak terlepas dari Iman, Pengharapan dan Kasih
Persembahan yang sejati
- Raja Daud memiliki kerinduan untuk membangun Bait Allah
namun bukan Daud yang dipilih Tuhan untuk mendirikan rumah bagiNya
melainkan anak kandungnya yaitu Salomo sang penerus kepemimpinan, Daud
tetap mempersiapkan bahan-bahan apa saja yang perlu dipersiapkan guna
mempermudah Salomo dalam membangun Rumah Allah.
2.
Para pemimpin beserta
kepala suku Israel yang mendengar langsung dari Daud perihal bahan-bahan yang
telah dipersiapkan membuat hati mereka begitu sukacita dan langsung tergerak
untuk memberikan persembahan sukarela dalam bentuk tambahan bahan pembangunan
bagi Rumah Tuhan.
3.
Sukacita yang tumbuh
dalam hati para pemimpin beserta kepala suku Israel dalam memberikan
persembahan sukarela sama halnya dengan Nuh setelah keluar dari bahtera.
Meskipun dilakukan dengan cara yang berbeda namun mengandung makna yang sama
yaitu, menyadari bahwa persembahan yang diberikan sesungguhnya dari Dia,
oleh Dia, dan untuk Dia.
Persembahan kita bukan hanya dalam hal materi
namun sikap hati yang mau /rela menerima apapun keputusan Tuhan bagi kita.
Tidak dipilih Tuhan bukan berarti sebuah
kegagalan namun dengan menerimanya kita dapat memuliakan Tuhan, inilah
persembahan yang sejati.
Sikap hati saat memberi
- Daud memberikan teldan yng sangat indah tentang
memberi. Daud dan bangsa Israel memberikannya dengan sukarela dan tulus
hati. Sikap hati yang tulus ikhlas, rela hati dan sukacita 1
Tawarikh 29:17 (TB) Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan
berkenan kepada keikhlasan, maka aku pun mempersembahkan semuanya itu
dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini
telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.
2.
Memberikan persembahan
mendatangkan sukacita karena secara tidak langsung, kita menyampaikan rasa
terima kasih kita atas kebaikan Tuhan yang kita terima bukan saja dalam wujud
materi melainkan juga seluruh hidup kita karena itulah Persembahan yang
Sejati.
MENGAPA SUKACITA ITU PENTING BAGI KITA?
1. Menghilangkan perasaan negatif
2. Dapat melihat jalan keluar dari masalah
3. Menciptakan atmosfir/suasana yang kondusif
untuk iman dan Firman bekerja.
4. Kita dapat melihat Tuhan di tengah persoalan
hidup
5. Menjadi benteng perlindungan yang kuat dalam
menghadapi:
- Iri
hati
- Keserakahan
- Kesombongan
- Persaingan tidak sehat
Filipi 4:4 "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan sekali lagi kukatakan:
Bersukacitalah!".
No : GMIKA/SuaraPenggembalaan/120721
Judul : SEMUA
BERAWAL DARI HATI (Gratitude)
Bacaan : 1 Tawarikh 29:9
Bangsa
itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati
mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN; juga raja Daud sangat
bersukacita.
💟Hati yang bersyukur menimbulkan sukacita💟
Arti
kata: Sukacita = sukahati/hati
gembira/ bahagia
Sukacita tidak
terlepas dari Iman, Pengharapan dan Kasih
Persembahan yang
sejati
▪Raja
Daud memiliki kerinduan untuk membangun Bait Allah namun bukan Daud yang
dipilih Tuhan untuk mendirikan rumah bagiNya melainkan anak kandungnya yaitu
Salomo sang penerus kepemimpinan, Daud tetap mempersiapkan bahan-bahan apa saja
yang perlu dipersiapkan guna mempermudah Salomo dalam membangun Rumah Allah.
▪Para
pemimpin beserta kepala suku Israel yang mendengar langsung dari Daud perihal
bahan-bahan yang telah dipersiapkan membuat hati mereka begitu sukacita dan
langsung tergerak untuk memberikan persembahan sukarela dalam bentuk tambahan
bahan pembangunan bagi Rumah Tuhan.
▪Sukacita
yang tumbuh dalam hati para pemimpin beserta kepala suku Israel dalam
memberikan persembahan sukarela sama halnya dengan Nuh setelah keluar dari bahtera. Meskipun dilakukan dengan cara
yang berbeda namun mengandung makna yang sama yaitu, menyadari bahwa
persembahan yang di berikan sesungguhnya dari
Dia, oleh Dia, dan untuk Dia.
🙏 Persembahan kita bukan hanya dalam hal materi namun
sikap hati yang mau /rela menerima apapun keputusan Tuhan bagi kita.
_Tidak dipilih
Tuhan bukan berarti sebuah kegagalan namun dengan menerimanya kita dapat
memuliakan Tuhan, inilah persembahan yang sejati.
▪
Sikap hati saat memberi
•
Daud memberikan teldan yng sangat indah tentang memberi. Daud dan bangsa Israel
memberikannya dengan sukarela dan tulus
hati.
Sikap
hati yang tulus ikhlas, rela hati dan
sukacita
1
Tawarikh 29:17 (TB) Aku tahu, ya
Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka
aku pun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan
sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan
sukarela kepada-Mu dengan sukacita.
•
Memberikan persembahan mendatangkan sukacita karena secara tidak langsung, kita
menyampaikan rasa terima kasih kita atas kebaikan Tuhan yang kita terima bukan
saja dalam wujud materi melainkan juga seluruh hidup kita karena itulah Persembahan yang Sejati.
💖 MENGAPA
SUKACITA ITU PENTING BAGI KITA? 💖
1.
Menghilangkan perasaan negatif
2.
Dapat melihat jalan keluar dari masalah
3.
Menciptakan atmosfir/suasana yang kondusif untuk iman dan Firman bekerja.
4.
Kita dapat melihat Tuhan di tengah persoalan hidup
5.
Menjadi benteng perlindungan yang kuat dalam menghadapi:
*Iri hati
*Keserakahan
*Kesombongan
*Persaingan tidak sehat
-Filipi
4:4-
"Bersukacitalah
senantiasa dalam Tuhan sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!".
No comments:
Post a Comment