Thursday, 2 September 2021

SP 15 120721 SEMUA BERAWAL DARI HATI (Gratitude)

 

No       : GMIKA/SuaraPenggembalaan/120721/JW

Judul   : SEMUA BERAWAL DARI HATI (Gratitude)

 

Bacaan : 1 Tawarikh 29:9 Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN; juga raja Daud sangat bersukacita.

 

Hati yang bersyukur menimbulkan sukacita Arti kata Sukacita adalah  sukahati/ hati gembira/ bahagia. Sukacita tidak terlepas dari Iman, Pengharapan dan Kasih

 

Persembahan yang sejati

  1. Raja Daud memiliki kerinduan untuk membangun Bait Allah namun bukan Daud yang dipilih Tuhan untuk mendirikan rumah bagiNya melainkan anak kandungnya yaitu Salomo sang penerus kepemimpinan, Daud tetap mempersiapkan bahan-bahan apa saja yang perlu dipersiapkan guna mempermudah Salomo dalam membangun Rumah Allah.



2.                  Para pemimpin beserta kepala suku Israel yang mendengar langsung dari Daud perihal bahan-bahan yang telah dipersiapkan membuat hati mereka begitu sukacita dan langsung tergerak untuk memberikan persembahan sukarela dalam bentuk tambahan bahan pembangunan bagi Rumah Tuhan.



3.                  Sukacita yang tumbuh dalam hati para pemimpin beserta kepala suku Israel dalam memberikan persembahan sukarela sama halnya dengan Nuh setelah keluar dari bahtera. Meskipun dilakukan dengan cara yang berbeda namun mengandung makna yang sama yaitu, menyadari bahwa persembahan yang diberikan sesungguhnya dari Dia, oleh Dia, dan untuk Dia.

 

Persembahan kita bukan hanya dalam hal materi namun sikap hati yang mau /rela menerima apapun keputusan Tuhan bagi kita.

Tidak dipilih Tuhan bukan berarti sebuah kegagalan namun dengan menerimanya kita dapat memuliakan Tuhan, inilah persembahan yang sejati.

 

 

Sikap hati saat memberi

  1. Daud memberikan teldan yng sangat indah tentang memberi. Daud dan bangsa Israel memberikannya dengan sukarela dan tulus hati. Sikap hati yang tulus ikhlas, rela hati dan sukacita 1 Tawarikh 29:17 (TB)  Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka aku pun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.



2.                  Memberikan persembahan mendatangkan sukacita karena secara tidak langsung, kita menyampaikan rasa terima kasih kita atas kebaikan Tuhan yang kita terima bukan saja dalam wujud materi melainkan juga seluruh hidup kita karena itulah Persembahan yang Sejati.

 

MENGAPA SUKACITA ITU PENTING BAGI KITA? 

1. Menghilangkan perasaan negatif

2. Dapat melihat jalan keluar dari masalah

3. Menciptakan atmosfir/suasana yang kondusif untuk iman dan Firman bekerja.

4. Kita dapat melihat Tuhan di tengah persoalan hidup

5. Menjadi benteng perlindungan yang kuat dalam menghadapi:

  • Iri hati
  • Keserakahan
  • Kesombongan
  • Persaingan tidak sehat

 

Filipi 4:4 "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!".

 

No       : GMIKA/SuaraPenggembalaan/120721

Judul    : SEMUA BERAWAL DARI HATI (Gratitude)

Bacaan : 1 Tawarikh 29:9

Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN; juga raja Daud sangat bersukacita.

 

💟Hati yang bersyukur menimbulkan sukacita💟

Arti kata: Sukacita = sukahati/hati gembira/ bahagia

Sukacita tidak terlepas dari Iman, Pengharapan dan Kasih

Persembahan yang sejati

▪Raja Daud memiliki kerinduan untuk membangun Bait Allah namun bukan Daud yang dipilih Tuhan untuk mendirikan rumah bagiNya melainkan anak kandungnya yaitu Salomo sang penerus kepemimpinan, Daud tetap mempersiapkan bahan-bahan apa saja yang perlu dipersiapkan guna mempermudah Salomo dalam membangun Rumah Allah.

▪Para pemimpin beserta kepala suku Israel yang mendengar langsung dari Daud perihal bahan-bahan yang telah dipersiapkan membuat hati mereka begitu sukacita dan langsung tergerak untuk memberikan persembahan sukarela dalam bentuk tambahan bahan pembangunan bagi Rumah Tuhan.

▪Sukacita yang tumbuh dalam hati para pemimpin beserta kepala suku Israel dalam memberikan persembahan sukarela sama halnya dengan Nuh setelah keluar dari bahtera. Meskipun dilakukan dengan cara yang berbeda namun mengandung makna yang sama yaitu, menyadari bahwa persembahan yang di berikan sesungguhnya dari Dia, oleh Dia, dan untuk Dia.

🙏 Persembahan kita bukan hanya dalam hal materi namun sikap hati yang mau /rela menerima apapun keputusan Tuhan bagi kita.

_Tidak dipilih Tuhan bukan berarti sebuah kegagalan namun dengan menerimanya kita dapat memuliakan Tuhan, inilah persembahan yang sejati.

Sikap hati saat memberi

• Daud memberikan teldan yng sangat indah tentang memberi. Daud dan bangsa Israel memberikannya dengan sukarela dan tulus hati.

Sikap hati yang tulus ikhlas, rela hati dan sukacita

1 Tawarikh 29:17 (TB)  Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka aku pun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.

• Memberikan persembahan mendatangkan sukacita karena secara tidak langsung, kita menyampaikan rasa terima kasih kita atas kebaikan Tuhan yang kita terima bukan saja dalam wujud materi melainkan juga seluruh hidup kita karena itulah Persembahan yang Sejati.

 

💖 MENGAPA SUKACITA ITU PENTING BAGI KITA? 💖

1. Menghilangkan perasaan negatif

2. Dapat melihat jalan keluar dari masalah

3. Menciptakan atmosfir/suasana yang kondusif untuk iman dan Firman bekerja.

4. Kita dapat melihat Tuhan di tengah persoalan hidup

5. Menjadi benteng perlindungan yang kuat dalam menghadapi:

*Iri hati

*Keserakahan

*Kesombongan

*Persaingan tidak sehat

 

-Filipi 4:4-

"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!".

 

No comments: