Thursday, 2 September 2021

SP 38 060821 "Manusia Harus Melayani Allah"

 

No       : GMIKA/SuaraPenggembalaan/060821

Judul    : "Manusia Harus Melayani Allah"

Bacaan :  Efesus 2:10 (TB)  Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

 

📝Rasul Paulus dalam bagian kitab Efesus di atas mengajarkan kepada kita, bahwa setiap kita orang-orang percaya sebenarnya diciptakan unik dan khusus berbeda-beda. Kata "buatan Allah" bahasa aslinya memakai kata (poiēma), yang berarti pembuatan khusus. Dalam versi NIV, lebih jelas memakai kata workmanship, yang artinya kita adalah manusia-manusia hasil karya tangan Allah yang khusus,berbeda dan unik. Kata poiema ini dipakai dalam bagian alkitab lain sering juga diartikan sebagai Penjunan. Setiap kita manusia bukan produksi massal dimana semua spesifikasinya sama. Dalam keseharian, kalau kita jumpai sebuah karya yang custom, atau buatan tangan, biasanya harganya akan lebih mahal dibandingkan mass product. Kita umat tebusan Allah demikian berharga di MataNya, diciptakan unik dan berbeda sesuai kasih karuniaNya dengan maksud dan Tujuan Allah sejak semula.

 

📝Pada bagian awal penciptaan kita tahu bahwa manusia Adam di kitab kejadian 2 adalah manusia yang dikhususkan Allah dari ciptaan lainnya. Manusia Adam berbeda dengan manusia pada kitab Kejadian 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Inilah manusia-manusia gagah perkasa yang ada diciptakan untuk memenuhi dan menguasai bumi.

 

📝Adam diciptakan spesial dan berbeda dimana Nafas Hidup Allah ada didalam Adam .

Kejadian 2:7 (TB)  ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

 Manusia Adam juga memiliki pengutusan dan panggilan yang berbeda, yakni :

 

📖bacalah : Kejadian 2:8 (TB)  Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

Kejadian 2:15-16 (TB)  TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas.

 

1. ditempatkan hanya di Taman Eden.

2. diutus untuk mengusahakan dan memelihara taman tersebut.

3.Adam juga harus menaati perintah  Allah tidak boleh memakan buah pengetahuan baik dan jahat (ayat 8, 15, 16).

 

📝Semua kekhususan Adam tersebut membuat kita mengerti bahwa sebenarnya inilah kehidupan yang dikehendaki Allah supaya terjadi atas manusia bentukan Nya. Sekali lagi saya diberkati dengan Taman Eden, satu gambaran hubungan Antara Allah dan manusia Adam yang baik, jauh sebelum ada dosa. Bagaimana seorang Adam bergantung penuh kepada kemuliaan Allah dan Hidup begitu dekat kepada Allah di Taman Eden. Gambaran ini sama seperti seorang bayi yang hidup didalam rahim ibu, terlindungi didalam placenta kemuliaan Allah dan tersuply sepenuhnya hanya oleh Allah. Manusia Adam melayani dan menaati serta mengerjakan perintah Allah. Meski kemudian Manusia jatuh dalam dosa terputus dari kemuliaan Allah dan hidup mengalami kemerosotan, namun pada dasarnya Allah tetap mengasihi manusia, Kristus Yesus disalibkan untuk menebus dosa manusia. Oleh sebab itu melalui kitab

Efesus 2:10 (TB)  Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Rasul Paulus menegaskan bahwa Allah mau supaya didalam Kristus, kita tetap mengerjakan bagian kita sebagai umat Tebusan yang telah dikasihiNya jauh sejak penciptaan, yaitu mengerjakan pekerjaan baik yang telah Allah tetapkan sebelum dosa ada.

 

📝 Maka pada akhirnya Jemaat Tuhan, pekerjaan baik yang dimaksud Rasul Paulus tadi bukan supaya kita selamat, tetapi yang benar adalah bahwa kita dapat melakukan pekerjaan baik karena kita sudah diselamatkan. Orang percaya tidak boleh hanya melihat Kebangkitan Kristus dan Keselamatan hanya bicara masuk surga atau tidak, dihukum atau tidak, atau hanya sebatas kuasa kekuatan saja, tetapi keselamatan adalah inisiatif Allah mengasihi kita supaya kita mampu melayani Dia mengerjakan bagian kita. Ingat bahwa Allah kita bukanlah sekedar pemenuh tujuan kita, Dia memelihara kita,ya dan Amin, tetapi bagi kita Dialah Allah yg berinisatif mengasihi kita, menciptakan kita sebagai karya buatan TanganNya yg spesifik,unik, dan berbeda, Dialah Allah sumber Hayat dan Tuhan pemilik hidup kita, kerjakanlah bagian kita melayani Dia demi Hormat Kemuliaan NamaNya.

No comments: