Wednesday, 22 September 2021

Hierarki Otoritas

 Efesus 6:1-4 (TB)  Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. 

Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 

supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. 

Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. 

Efesus 5:22-27 (TB)  Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, 

karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.

Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya 

untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, 

supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Hubungan suami istri 

▪ Seperti Kristus dan jemaat => rela mati di kayu salib

▪ Jadi kunci dlm gereja

▪ Keluarga kuat gerea sudah pasti kuat

Belajar menaklukkan diri kpd otoritas itu tdk mudah

Dari pasangan kita mengerti siapa diri kita

Menyebalkan - sabar atau tiak itulah kita 

Berubah atau tdi ya dari sini


Keluarga Kristen harus berbeda dan berkualitas

Suami Istri membangun keluarga yg mengutamakan Kristus bukan untk menyenangkan diri sendiri

Suami - pemimpin kepala Kristus

Isteri - penolong

Anak-anak 

Taati ortu - hormati 

Memahamu apa yg diajrkan bgaimana pola ortu

Hormat kpd ortu / tunduk sudah sehrusnya karena harus demikian tidak ada hbtnya

Belajar merespek kpd ortu sangat penting

Kalau melawan = kurang ajar


Hierarti Rumah Tangga

Ortu=> wakil Allah di dunia dimana kita harus menaklukkan diri kpd ortu

Ortu=> menaklukkan diri kpd Kristus

Jangan percaya orang bisa mengasihi Tuhan sungguh2 tetapi tiak menghormati ortu => omong kosong


Menyadari bahwa diri kita=> hubungan pribadi dg Tuhan membuat kita hormat kpd ortu

Anak menghormati ortu - supaya panjag umur selama di bumi

Umur pendek bukan berarti tdk menghormati ortu

Umr panjang bukan kuantitas tp kualitas

Seberapa kualitas apa yg sdh kita kerjakan dlm Tuhan

Anak hormat ==> blessing dr ortu

Panjah umur

Bahagia

Diberkati Tuhan

Seburuk apapun ortu kita tdk ada alsan untuk kita bisa melawan ortu.

Anak tunduk kpd ortu - respect pd ortu

Kesukaan terbesar anak- sekalipun krtu menyakiti kita sbg anak jgn pernah mlukai hati ortu.

Luka tdk sebanding dg jasa ortu kita

Tuha memberkati anak yg menghormati ortu betapa Bahagia anak yg mengasihi ortu.

Ortu rasakan Bahagia bersama anak cucu

Tdk terlalu penting seberapa encer otakmu sebrapa bnyk rejekimu. Tp jgn sekalipun kita lupa ortu kita tdk hormat, abai, jgn pernah tdk ada waktu utk ortu.

Selagi masih ada - respctlah hormatilah

No comments: