Thursday, 2 September 2021

SP 2 290621Kejatuhan akibat tak sepenuh hati

 No : GMIKA/SuaraPenggembalaan/290621/DK

Judul : Kejatuhan akibat tak sepenuh hati


Bacaan : 1 Raja 11: 1- 13

1 Raja-raja 11: 6 " Dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.


Jatuhnya seseorang dalam dosa tidak begitu saja terjadi. Sebab segala ada sebab akibatnya. Kejatuhan seseorang dalam dosa selalu diawali dari hati yang tidak sepenuhnya terpaut  kepada Allah.  Hal ini juga terjadi pada kehidupan raja Salomo.

Raja Salomo adalah Anak Raja Daud dari Batsyeba. Raja Salomo menggantikan ayahnya raja Daud untuk memerintah bangsa Israel sebagai Raja.  Pada awalnya raja Salomo mengikuti perintah TUHAN dengan setia. Salomo juga tidak meminta kekayaan, umur panjang atau kekuasaan, melainkan hikmat. Dan TUHAN menganugerahkan kekayaan dan kebesaran pada kerajaan Salomo. Namun sayang, di akhir hidupnya, raja Salomo gagal menjaga hatinya sehingga berpaling pada allah-allah lain dengan membawa sesembahan bangsa lain masuk ke tengah-tengah umat Israel . 1 Raja-raja 11 : 4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya 

Firman Tuhan ini mengingatkan agar kita tetap setia mengikut TUHAN dengan sepenuh hati. Mari kita hidup dengan tulus mencari Tuhan artinya jangan ada motivasi-motivasi tertentu yang lahir dari kepentingan kita. Namun biarkanlah motivasi kita mengikut Tuhan karena kita mengasihiNya. Biarkanlah KasihNya memimpin kita pada kehidupan yang intim denganNya dan memimpin kita untuk melakukan melakukan apa yang diperintahkan olehNya melalui Firman-Nya. 1 Raja-raja 9: 4 Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, ayahmu, dengan tulus hati  dan dengan benar, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku


Mengikut TUHAN dengan sepenuh hati akan menjaga fokus kita tetap pada TUHAN, bukan pada keadaan atau situasi yang kita alami. Sehingga kita akan dijauhkan dari potensi-potensi kejatuhan dan hidup  menyimpang dari kebenaran Allah. Bagian kita mari kita terus setia mengikuti jejak Tuhan dan janganlah menjauhkan diri dari sumber Yaitu Roh Kudus, Alkitab/FirmanNya dan tentu GerejaNya.

Selamat berkarya hari ini,  tetap didalam Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua

 


No comments: