Thursday, 2 September 2021

SP 1 24-26062021 MILIK PUSAKA

 No: GMIKA/SuaraPenggembalaan/240621

 

Judul : MILIK PUSAKA

Oleh : Ibu Erlis F. 

 

Apa yang dimaksud dengan Milik Pusaka?

 

Mengapa milik pusaka itu penting?

 

Mengapa Allah memberikan milik pusaka bagi bangsa Israel?

 

Mengapa dari 12 suku Israel, hanya Suku Lewi yang tidak mendapatkan milik pusaka?

 

Apa hubungannya milik pusaka dengan kita orang percaya, gerejaNya?

 

Mazmur 37:18, TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya;

 

Mazmur 111:6, Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.

 

Mazmur 119:111, Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan hatiku.

 

 

Apa yang dimaksud dengan Milik Pusaka?

 

Milik pusaka adalah harta benda peninggalan, harta pusaka, warisan (heritage, legacy, inheritance, patrimony, bequest, heirdom).

 

Sedangkan Milik pusaka Allah adalah janji Allah, perkataan Allah, jaminan Allah bagi umat pilihanNya.

 

Bagi Bangsa Israel milik pusakanya adalah tanah yang diberikan Allah kepada umatNya; tanah pusaka pemberian Allah sesuai janji Allah kepada Abraham (Kejadian 17:7-9).

Kejadian 17:8 (TB)  Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka."

 

Mazmur 135:12, dan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka, milik pusaka kepada Israel, umat-Nya.

 

 

Mengapa milik pusaka itu penting?

Mengapa Allah memberikan milik pusaka bagi bangsa Israel?

 

Milik pusaka sangat penting karena merupakan penggenapan janji Allah bagi bangsa Israel.

Sebagai bukti kesetiaan Allah akan janjiNya.

Sebagai bentuk "tanggung jawab" Allah kepada perkataanNya/janjiNya, bukan kepada bangsa Israel.

Bahwa IA adalah Allah yang setia dan yang tidak pernah mengingkari apa yang sudah dijanjikanNya (perkataanNya).

 

Mazmur 136:21-22, Dan memberikan tanah mereka menjadi milik pusaka; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. Milik pusaka kepada Israel, hamba-Nya! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

 

Milik pusaka Bangsa Israel adalah Tanah Perjanjian (Tanah Kanaan).

Kejadian 17:8

Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka."

 

Mazmur 105:11, firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."

 

Pembagian milik pusaka diberikan Allah kepada Bangsa Israel sesuai suku masing-masing dan melalui pengundian.

Bilangan 33:54 (TB)  Maka haruslah kamu membagi negeri itu sebagai milik pusaka dengan membuang undi menurut kaummu: kepada yang besar jumlahnya haruslah kamu memberikan milik pusaka yang besar, dan kepada yang kecil jumlahnya haruslah kamu memberikan milik pusaka yang kecil; yang ditunjuk oleh undi bagi masing-masing, itulah bagian undiannya; menurut suku nenek moyangmu haruslah kamu membagi milik pusaka itu.

 

Allah memberikan milik pusaka kepada Bangsa Israel tanah perjanjian yang pernah dijanjikanNya kepada Abraham, untuk menjadi milik kepunyaan mereka, untuk memelihara hidup mereka, untuk menjaga perjanjianNya dengan bangsa itu.

 

Kejadian 15:18-21 (TB)  Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat: yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon, orang Het, orang Feris, orang Refaim, orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu."

 

Mengapa dari 12 suku Israel, hanya Suku Lewi yang tidak mendapatkan milik pusaka?

 

Dari 12 suku Israel, hanya Suku Lewi yang tidak mendapatkan milik pusaka.

Dan ini merupakan perintah langsung dari Allah.

 

Yosua 13:14 (TB)  Hanya kepada suku Lewi tidak diberikan milik pusaka: yang menjadi milik pusakanya ialah TUHAN, Allah Israel, seperti yang dijanjikan-Nya kepada mereka. 

 

Ulangan 10:8-9 (TB)  Pada waktu itu TUHAN menunjuk suku Lewi untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN, untuk bertugas melayani TUHAN dan untuk memberi berkat demi nama-Nya, sampai sekarang.

Sebab itu suku Lewi tidak mempunyai bagian milik pusaka bersama-sama dengan saudara-saudaranya; TUHANlah milik pusakanya, seperti yang difirmankan kepadanya oleh TUHAN, Allahmu.

 

Bilangan 3:6-8 (TB)  "Suruhlah suku Lewi mendekat dan menghadap imam Harun, supaya mereka melayani dia.

Mereka harus mengerjakan tugas-tugas bagi Harun dan bagi segenap umat Israel di depan Kemah Pertemuan dan dengan demikian melakukan pekerjaan jabatannya pada Kemah Suci.

Mereka harus memelihara segala perabotan Kemah Pertemuan, dan mengerjakan tugas-tugas bagi orang Israel dan dengan demikian melakukan pekerjaan jabatannya pada Kemah Suci.

 

Suku Lewi dipilih karena:

  1. Suku Lewi merupakan suku asal Musa dan Harun.

Yang sejak semula sudah Allah pilih dan tetapkan untuk membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.

Karena dalam pandangan Allah pastilah hati dan hidupnya berbeda, dari orang-orang sebangsanya.

 

Keluaran 2

Bilangan 26:58-59 (TB)  Inilah kaum-kaum Lewi: kaum orang Libni, kaum orang Hebron, kaum orang Mahli, kaum orang Musi dan kaum orang Korah. Adapun Kehat beranakkan Amram.

Dan nama isteri Amram ialah Yokhebed, anak perempuan Lewi, yang dilahirkan bagi Lewi di Mesir; dan bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun dan Musa dan Miryam, saudara mereka yang perempuan.

 

  1. Orang-orang Lewi mengambil tempat "anak sulung" bagi orang Ibrani, karena anak sulung merupakan milik kepunyaan Allah.

Keluaran 13

Bilangan 3:12-13 (TB)  "Sesungguhnya, Aku mengambil orang Lewi dari antara orang Israel ganti semua anak sulung mereka, yang terdahulu lahir dari kandungan, supaya orang Lewi menjadi kepunyaan-Ku,

sebab Akulah yang punya semua anak sulung. Pada waktu Aku membunuh semua anak sulung di tanah Mesir, maka Aku menguduskan bagi-Ku semua anak sulung yang ada pada orang Israel, baik dari manusia maupun dari hewan; semuanya itu kepunyaan-Ku; Akulah TUHAN." 

 

  1. Orang-orang Lewi dengan taat dan setia menanggapi panggilan dan perintah Musa untuk menumpas dosa dari tengah-tengah bangsanya.

Suku Lewi dengan cepat BERPIHAK KEPADA ALLAH DAN MUSA.

Keluaran 32:25-29

Keluaran 32:26 (TB)  maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta berkata: "Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!" Lalu berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi.

 

Tugas Suku Lewi sebagai Suku Imamat yang mengadakan (menyelenggarakan) ibadah:

 

  1. Membawa Tabut Perjanjian.

Ulangan 10:8 (TB)  Pada waktu itu TUHAN menunjuk suku Lewi untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN, untuk bertugas melayani TUHAN dan untuk memberi berkat demi nama-Nya, sampai sekarang.

 

  1. Berdiri dihadapan Tuhan untuk melayaniNya.

Bilangan 18:1-7

Ulangan 18:5 (TB)  Sebab dialah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu, supaya ia senantiasa melayani TUHAN dan menyelenggarakan kebaktian demi nama-Nya, ia dan anak-anaknya.

 

  1. Memberkati dalam NamaNya.

Bilangan 6:22-27 (TB)  TUHAN berfirman kepada Musa:

"Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka:

TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka."

 

Pemilihan Tuhan atas Suku Lewi membuat Suku Lewi tidak memperoleh hak milik pembagian tanah seperti saudara-saudaranya yang lain.

Karena milik pusaka mereka adalah Tuhan sendiri.

 

Hal ini karena mereka harus FOKUS pada pelayanan Tuhan dan hidup diantara saudara-saudaranya, sehingga kehidupan mereka ditunjang oleh suku lainnya.

Ulangan 14:27 (TB)  Juga orang Lewi yang diam di dalam tempatmu janganlah kauabaikan, sebab ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau.

 

Suku Lewi mendapatkan 48 kota untuk didiami, didalamnya terdapat tanah-tanah penggembalaan (termasuk 6 kota perlindungan).

Bilangan 35

Bilangan 35:6-7 (TB)

Mengenai kota-kota yang harus kamu berikan kepada orang Lewi itu, ialah enam kota perlindungan yang harus kamu berikan, supaya orang pembunuh dapat melarikan diri ke sana; di samping itu haruslah kamu memberikan empat puluh dua kota.

Segala kota yang harus kamu berikan kepada orang Lewi itu berjumlah empat puluh delapan kota, semuanya dengan tanah-tanah penggembalaannya.

 

Sebagai ganti Kaum Lewi tidak memperoleh bagian dari Tanah Kanaan sebagai milik pusaka mereka, Tuhan, Allah Israel, menyatakan secara khusus bahwa Diri-Nyalah yang akan menjadi pengganti bagian warisan tanah yang tidak mereka dapatkan itu.

 

Kaum Lewi beroleh kasih karunia untuk dapat berhubungan lebih intensif dan kesempatan yang lebih untuk intim dengan Tuhan oleh karena tugas dan panggilan hidup mereka yang sepenuhnya melayani dihadapan Tuhan.

 

Tuhan sebagai milik pusaka Suku Lewi berarti bahwa hidup mereka sepenuhnya diperuntukkan untuk pelayanan dan pengabdian kepada Tuhan.

 

Suku Lewi dipilih dan dikhususkan Tuhan bagi Diri-Nya.

Tapi mereka juga memilih untuk berpihak kepada Tuhan.

Dan hal itu diperhitungkan oleh Tuhan.

 

Apa hubungannya milik pusaka dengan kita orang percaya, gerejaNya?

 

Hari ini dalam Kristus kita hidup sebagai orang-orang pilihan.

Kita beroleh anugerah masuk (kembali) dalam grand design kemuliaan Allah.

 

Tuhan mau respon kita selalu berpihak kepadaNya.

Selalu memilih Kristus, apapun konsekuensinya.

Kristus (keserupaan denganNya) lah yang harus kita tuju dalam perjalanan (perlombaan) hidup kita.

 

Kristus lah yang menjadi milik pusaka kita orang percaya, gerejaNya.

Kristus lah yang dijanjikan Allah sejak semula bagi kita.

 

Siapa yang memiliki Kristus sebagai milik kepunyaannya, akan dikhususkan Allah bagi kemuliaanNya.

Dan hidup sepenuhnya bagi pelayanan kepada Allah.

Hidup nya bukan milik dirinya sendiri lagi, tapi hidup bagi Allah didalam Yesus Kristus.

Galatia 2:20 (TB)

namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

 

Roma 6:11 (TB)

Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

 

Beberapa contoh tokoh di Alkitab yang merelakan apa yang mereka miliki atau cintai demi memperoleh Tuhan, Allah.

 

  1. Abraham

Bagi Abraham memiliki Tuhan lebih berharga daripada mempertahankan anak tunggalnya.

Kejadian 22:1-18 (kepercayaan Abraham diuji).

Roma 4:20-22 (TB)  Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

 

  1. Musa

Bagi Musa mendapat bagian dalam kemegahan serta kemewahan Mesir tidak ada artinya dibandingkan mengikut Tuhan.

Ibrani 11:24-26 (TB)  Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.

 

  1. Suku Lewi

Bagi Suku Lewi Tuhan adalah milik pusaka mereka, lebih dari tanah dan ternak Kanaan.

 

  1. Daud

Bagi Daud, Tuhan adalah bagiannya dan harta warisan yang paling berharga.

Mazmur 16:2, 5 (TB)  Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"

Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.

 

Mazmur 73:25-26 (TB)  Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

 

Mazmur 119:57 (TB)  Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu.

 

  1. Yeremia

Ratapan 3:24-26 (TB)  "TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia. Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.

 

  1. Salomo

Kidung Agung 2:16 (TB)  Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

 

  1. Rasul Paulus

Bagi Paulus, Kristus adalah segalanya, seluruh hidupnya.

Filipi 1:21 (TB)  Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

 

Filipi 3:7-8 (TB)  Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.

Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

 

Masih banyak lagi contoh lainnya, tapi pada intinya mereka mengerjakan semua itu karena sudah mendapatkan mustika nya, yakni Kristus sebagai milik pusaka mereka.

 

Mendapatkan Tuhan itu melebihi segala yang ada di dunia.

 

Memiliki Dia dan menjadi milikNya merupakan sesuatu yang tidak akan pernah sebanding dengan apapun juga.

 

Kristus sebagai milik pusaka berarti bahwa IA adalah pusat kehidupan kita, pemilik kehidupan kita, bahkan IA adalah Hidup itu sendiri.

Yang kita pegang dan andalkan hanyalah Kristus saja, bukan yang lain.

 

Legacy/warisan/milik pusaka inilah yang harus kita turunkan turun temurun kepada generasi selanjutnya.

 

Sama seperti Alm. Bpk. Gembala Sidang kita yang dipilih dan dipanggil Tuhan, dikhususkan bagiNya.

Beliau memilih untuk menghidupi pilihan Tuhan itu dan memilih untuk "berpihak" kepada Allah, bukan berpihak kepada dunia dan segala kemegahannya.

 

Kristus adalah milik pusaka yang Alm. Bpk. Gembala Sidang wariskan bagi kita jemaat.

Jadi jelas bahwa legacy Alm. Bpk. Gembala Sidang itu adalah Kristus, bukan apapun atau siapapun karena Papi adalah milik Kristus dan ia dimiliki oleh Kristus.

 

Legacy Alm. Bpk. Gembala Sidang jelas bagi kita, baik pribadi lepas pribadi, maupun corporat gereja.

Beliau telah meletakkan dasar Kristus dalam hidup kita, supaya diatas dasar Kristus itulah kita membangun seluruh kehidupan kita.

Alm. Bapak Gembala Sidang sebagai pembawa iman bagi kita.

 

Ditengah situasi kondisi yang serba tidak pasti dan cenderung mengerikan ini, mari terus pegang Kristus, andalkan Kristus, pandang Kristus dan fokus hanya kepadaNya, karena kasihNya tak pernah berubah bagi kita, dulu, sekarang dan selamanya.

 

Mari terus jadikan Kristus sebagai milik pusaka kita.

 

Mari selalu memilih Kristus dan berpihak kepadaNya.

 

Orang yang memiliki Kristus sebagai milik pusakanya pasti akan tetap kuat menatap dan menjalani kehidupan, sesulit dan seburuk apapun keadaannya.

Karena pengharapannya adalah Kristus Sang Kurios Agung, Tuan dan Pemilik Hidup kita, yang adalah Pemilik segala yang ada karena semua telah Bapa letakkan dibawah kakiNya.

 

Efesus 1:22-23 (TB)

Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.

Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

 

Tuhan Yesus menolong kita semua 🙏🏻🙏🏻

 

Suara Penggembalaan

Kamis, 24 Juni 2021 - Sabtu, 26 Juni 2021

 


No comments: