Thursday, 2 September 2021

SP 13 100721 DIA BAPA yang MENANTI dan MENERIMA tanpa Syarat

No: GMIKA/SuaraPenggembalaan/100721/DW

Judul : MENGERJAKAN PANGGILAN: Menjaga Sikap Hati


Bacaan: Efesus 4:1-16 "Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu."


(Efesus 4:1)


Setiap Orang yang sudah masuk dalam Pelayanan, “belum tentu” orang itu mengerjakan panggilan-NYA dengan setia. Sebagaimana suara Penggembalaan sebelumnya, kita diingatkan tentang :

  1. Allah yang menjadi milik Pusaka kita. (Ibu. Erlis)

  2. Kehormatan/Marwah sebagai orang yang telah ditebus (Ev. Setyo)

  3. Pengudusan & Kekudusan (Pnt. Agus)


Bagaimana dengan kita hari ini….???

Dijaman sekarang ini bagaimana seorang anak Tuhan bisa bertahan tetap setia, bertekun dalam pengenalan akan Tuhan & terus mengerjakan kekudusan secara Konsisten.


Oleh karena itu melalui Bacaan kita hari ini di ingatkan ya…..

Tuhan memanggil kita untuk menjadi berbeda dari dunia ini, 1 Petrus 2:9 sebab "...kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:" .  


Apakah kita memiliki kehidupan yang berpadanan dengan panggilan Tuhan ? Setelah kita dipanggil, keberadaan kita bukan lagi seperti orang biasa lagi melainkan menjadi orang-orang pilihan Tuhan.  Karena kita adalah orang-orang pilihan, secara otomatis kita memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar yaitu memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Tuhan, yaitu menjadi saksi Kristus di tengah-tengah dunia ini; dan mengerjakan panggilan Tuhan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekedar berteori atau berkata-kata muluk seperti biasa dilakukan orang-orang yang sedang berkampanye.  


Itulah yang disampaikan Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus ini.  Bukti kalau seseorang memiliki kehidupan yang berpadanan dengan panggilan Tuhan adalah Efesus 4:2a "...rendah hati, lemah lembut, dan sabar.".  


Tanpa sikap hati yang benar sulit hidup berpadanan dengan panggilan Tuhan.  Semua itu dimulai dari hati.  


# Mengapa? 🤔🤔  

"Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu." (Amsal 27:19), 

sebab  "...apa yang keluar dari mulut berasal dari hati...Karena dari hati timbul segala pikiran jahat," (Matius 15:18-19).  

Maka dari itu  "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." (Amsal 4:23).


Jadi, Jemaat yang diKasihi Tuhan Yesus Kristus….


Dalam mengerjakan panggilan Tuhan penting sekali kita menjaga hati kita agar tetap  "humble", lemah lembut dan sabar, 1 Samuel 16:7b "Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." .  


Apabila hati kita sudah teruji, kita akan mengerjakan panggilan Tuhan itu tanpa bersungut-sungut, keluh kesah, tidak mudah kecewa dan tetap kuat meski berada di situasi-situasi sulit seperti sekarang ini.


Ditengah jaman yg tdk pasti, dengan pandemic yang tidak pernah tahu kapan selesainya.


Terus kerjakan panggilan yang taruh dalam hati kita sebagai anak-anak Tuhan yangg terus berjaga-jaga dan waspada.


Jaga sikap hati dalam mengerjakan panggilan Tuhan!


Tuhan Yesus memberkati Kita semua.


No comments: