No : GMIKA/IM/010516//AEP/NasiTim
Judul:
2 Raja 2: 1-15
Ada 3 kali, Elia meminta Elisa meninggalkan Elia, saat di Gilgal,Betel, Yerikho. Gilgal,Betel, Yerikho adalah 3 kota penting di Israel, karena ada sekolah nabi tetapi juga merupakan kota keji karena pernah terjadi pembantaian, dan dipenuhi hidup duniawi.
Ada rangkaian peristiwa di ayat ini yang memiliki "kesamaan" dengan peristiwa Tuhan Yesus, yaitu :
Elia memanggil Elisa, saat Elisa sedang ada di ladang. Tuhan Yesus juga panggil murid sedang di pantai. TUHAN tidak pernah bergantung pada hal-hal bercorak rohani untuk menggenapkan rencanaNya. Sama seperti Yesus yang memilih para murid bukan dari kalangan imam.
Karena Elisa mengerti, waktunya semakin singkat untuk tetap bersama Elia. Dan Elia adalah orang yang siap pulang segera,maka Elisa tak buang kesempatan itu
Kenaikan Yesus naik ke sorga adalah penggenapan dari Elia yang naik ke sorga. Sorga tempat Yesus naik, berbeda dengan Elia. Elia naik ke Pangkuan Abraham, bukan Sorga Tahta Yesus.
Seperti Elia maka seorang hamba Tuhan hidupnya sangat berat, karena hidupnya mengikuti Allah,dan tak pernah punya rencana sendiri. Jangan pernah berani meminta memindahkan Roh yang Maha Kuasa sebagai pemimpin kita kepada sebuah materi yang sekedar benda-benda. Misalnya; rasa aman karena ada Salib, Alkitab dsb.
Jadi Setiap orang sebenarnya memerlukan orang seperti Elia (pemimpin rohani), karena tanpa "Elia" dalam kehidupan orang itu, maka dia tidak dapat mengetahui kebenaran, apa yang sedang dan kapan Allah akan berbuat.
Peristiwa Yesus naik ke sorga lebih hebat dari peristiwa Elia. Disana ,Elisa adalah gambaran orang percaya, dimana Roh Allah yg dulu ada di Ellia berjalan tetap mengikuti Elisa. Sekalipun tidak masuk akal bagi manusia.
2 Raja-raja 2 : 9 Dan sesudah mereka sampai di seberang, berkatalah Elia kepada Elisa: ”Mintalah apa yang hendak kulakukan kepadamu, sebelum aku terangkat dari padamu.” Jawab Elisa: ”Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu.”
Elisa bukan sekedar meminta dua kuasa Elia. Elisa minta penyertaan dua kali yang lebih dari Elia, karena yang dihadapi Elisa lebih berbeda dari Elia yaitu lebih banyak alami hal peperangan, pengkhianatan dsb.
Gereja butuh Roh Kudus (Roh Penghibur dan Roh Penolong), karena Roh Kudus adalah Allah sendiri. Saat kita terbawa modernisasi itu akan membuat kita mudah dibantai "dunia" pada akhirnya.
Elia naik ke sorga, adalah pesan bagi kita semua supaya sama seperti itu Elisa membutuhkan penyertaan dua kali lebih dari Elia. ROH KUDUS lebih dari sekedar dua kali Elia. Tapi Allah sendiri yg bersama kita.
Gereja sebetulnya tidak perlu melakukan demo saat diganggu karena pada dasarnya mereka dunia memang sudah membenci Yesus.. Bergairahlah seperti Elisa, jangan tunggu-tunggu lagi. Roh Kudus itu jelas, tegas, Ia diberitakan dan dinyatakan, dan tidak samar-samar.
Kekristenan selalu jelas darimana dan kemana.
TUHAN YESUS Memberkati...
No comments:
Post a Comment