Sunday, 24 March 2019

Ibadah Minggu 24 Maret 2019 Bp. Pdt. Nico Asbanu

"Belajar bersikap pd waktu bergumul"

Keluaran 14:1-14 (TB)  Berfirmanlah TUHAN kepada Musa, demikian: 
"Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka balik kembali dan berkemah di depan Pi-Hahirot, antara Migdol dan laut; tepat di depan Baal-Zefon berkemahlah kamu, di tepi laut.
Maka Firaun akan berkata tentang orang Israel: Mereka telah sesat di negeri ini, padang gurun telah mengurung mereka.
Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa Akulah TUHAN." Lalu mereka berbuat demikian. 
Ketika diberitahukan kepada raja Mesir, bahwa bangsa itu telah lari, maka berubahlah hati Firaun dan pegawai-pegawainya terhadap bangsa itu, dan berkatalah mereka: "Apakah yang telah kita perbuat ini, bahwa kita membiarkan orang Israel pergi dari perbudakan kita?" 
Kemudian ia memasang keretanya dan membawa rakyatnya serta. 
Ia membawa enam ratus kereta yang terpilih, ya, segala kereta Mesir, masing-masing lengkap dengan perwiranya. 
Demikianlah TUHAN mengeraskan hati Firaun, raja Mesir itu, sehingga ia mengejar orang Israel. Tetapi orang Israel berjalan terus dipimpin oleh tangan yang dinaikkan.
Adapun orang Mesir, segala kuda dan kereta Firaun, orang-orang berkuda dan pasukannya, mengejar mereka dan mencapai mereka pada waktu mereka berkemah di tepi laut, dekat Pi-Hahirot di depan Baal-Zefon.
Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN, 
dan mereka berkata kepada Musa: "Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir? 
Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini." 
Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja." 

"Belajar bersikap pd eaktu bergumul"

Bangsa Israel dibawa keluar dr Mesir dan Musa menyuru ke Baal Zefon tepi laut dan Firaun berfikir mrka sedang terkurung.
Firaun mengubah hati Firaun dan mengejar bangsa Israel.dr dean tdk ada jalan keluar dr belakang Firaun menyeran seolah memojokkan Israel
Tiga pesan bgmn melihat cara Tuhan bekerja:
1. Dengan cara ini Tuhan mau menunjukkan kemuliaan kpd Israel dan juga kpd Mesir
2. Tuhan membawa umatNya dlm kondisi ini adalah cara bgmn Tuhan memperkenalkan diriNya 
3. Tuhan mau menunjukkan caraNya memelihara umatNya

Ketidakmampuan mengerti cara Tuhan atau kemuliaan Yuhan menyebabkan respon kita thdp segala sesuatu.

Tiga reaksi Israel
1. Berseru kpd Tuhan ( berdoa dr ayat 10)
2. Mempersoalkan Musa
3. Mempersoalkan keadaan

Kita hrs mampu mengerti respon sikap kita jgn sampai salah melangkan
Seringkali reaksi buruk kita muncul ketika kita menghadapi keadaan kita.

Manusia tdk mampu melihat bgmn cara Tuhan memelihara
Sulit membedakan kemuliaan Tuhan Israel dan allah2 lain.
Alhasil kita salah merespon keadaan yg kita alami.
Reaksi manusia kita berontak ketika hal buruk terjadi.

Kesalahannya/sembernya
1. Banyak orang berseru tp di dalam seruannya tdk ada unsur iman.
Berdoa menenangkana jiwa kita yg bereaksi
2. Pandangan rohani mrk dibentuk dg pola keadaan manusia kita
Tdk mudah membawa segala sesuatu yg rohani kepada dunia atau kebiasaan kita.
3. Daya ingat manausia itu lemah
Memikirkan reaksi dan respon diri 

Seringkali kita hanya berkutat dengan yg
Dipikir 
Dirasa
Dimau
Diluar itu respon kita tdk baik.


Keluaran 14:13 (TB)  Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.

Tuhan memakai Musa utk mengatakan hal ini bhwa
Sesulit apapun keadaan kita spy jangan takut.

Menghentikan reaksi takut yaitu ingat kasih dan kebaikanNya kpd kita di masa lalu spy kita mengerti dan tahu pasti Tuhan tolong.
Tuhan yg sama akan menolong dan menyertai kita

Begitu banyak Tuhan sudah menolong kita dan sesama kita hrusnya itu cukup menolong kita mengerti bhw Tuhan menolong kita kemudian.

Ketika keadaan kita tdk baikJiwa ditenangkan dg pengalaman kita dg Tuhan dng kebaikan yg diperlihatkan kpd kita itu yg membuat kita tenang dan lega.

Tuhan pernah bekerja dan terus bekerja melakukan segala sesuatu dlm hidup kita.
Mungkin hr ini kita sulit melihat Tuhan krn pergumulan kita to kebaikanNya menguatkan kita bhw Allah yg sama akan menolong kita juga

2 Timotius 1:7 (TB)  Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Roh yg membangkitkan dan memberi kekuatan
Roh Kudus dlm diri kita spy memberikan kekuatan mengajarkan menginsafkan menghibur .
Memampukan manusia kita utl kuat menanggung segala sesuatu yg hrs kita tanghung
RK dalam kita memampukan kita menguatkan kita
Tanggung jalani pikul keadaan kita
Tuhan tdk akan membuat kita terpuruk krn menanggung kesulitan dan penderetaan
RK membuat kita teguh dan tdk akan pernah sakit hati.

Yg membuat kita kuat menjalani hidup bukan krn diri kita mampu tp krn RK dalam kita yg menguatkan kita.

Ayub 3:25 (TB)  Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. 

Apa yg terus dipikirkan dirasakan itu adalah hal yg membuat kita sulit bergerak dan mandeg

Hati2 jgn smai kota saah mengelola hidup kita

Tenangkan jiwa kita dengan
1. Ingat kasih dan kebaikanNya
2. Berdirilah tetap

Mazmur 30:5 (TB)  (30-6) Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. 

Tanggung dan pikil pergumulanmu dan jangan takut

Kuatkanlah lutut yg goyah
Teguhkanlah hatimu

Ada banyak org yg daya tahannya pendek sekali ketika sedang mebgqlami perguluman atau keadaan sulit.

Menanti melihat dan menunggu cara Tuhan bekerja.

2 Tawarikh 15:7 (TB)  Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!" 

Tetap berdiri teguh dlm keadaan apapun.
Jangan lemah hatimua

No comments: