Monday, 2 May 2016

2 Raja 2: 1-15 Peristiwa Elia gambaran Yesus Naik ke sorga

GMIKA/IM/010516/18.15wib/AEP/NasiTim

2 Raja 2: 1-15

Ada 3 kali, Elia meminta Elisa meninggalkan Elia, saat di Gilgal,Betel, Yerikho (3 kota penting di Israel, karena ada sekolah nabi tetapi juga merupakan kota keji pernah terjadi pembantaian, dan hidup duniawi)

Ada rangkaian peristiwa di ayat ini yang memiliki "kesamaan" dengan peristiwa Tuhan Yesus, yaitu :
1. Elia memanggil Elisa, saat Elisa sedang ada diladang. Tuhan Yesus juga oanggil murid sedang di pantai.       TUHAN tidak pernah bergantung pada hal2 bercorak rohani untuk menggenapkan rencanaNya.
Sama seperti Yesus yang memilih para murid bukan dari kalangan imam.

2. Krna Elisa mengerti, waktunya semakin singkat untuk tetap bersama Elia. Dan Elia adalah orang yang siap pulang segera,maka Elisa tak buang kesempatan itu

3. Kenaikan Yesus naik kesorga adalah penggenapan dari Elia yang naik ke sorga.
Sorga tempat Yesus naik, berbeda dengan Elia.
 Elia naik ke Pangkuan Abraham, bukan Sorga Tahta Yesus.

Sperti Elia maka
Seorang hamba Tuhan hidupnya sangat berat, karena hidupnya mengikuti Allah,dan tak pernah punya rencana sendiri.

Jangan pernah berani meminta memindahkan Roh yang Maha Kuasa sbg pemimpin kita kepada sebuah materi sekedar benda2.   Misalnya: rasa aman krna ada Salib, Alkitab dsb.
Jadi Setiap orang sbnarnya memerlukan orang sprti Elia (pemimpin rohani), karena tanpa "Elia" dalam kehidupan orang itu, maka dia tidak dapat mengetahui kebenaran, apa yg sedang  dan kapan Allah akan berbuat.

Peristiwa Yesus naik ke sorga lebih hebat dari peristiwa Elia.  Disana ,Elisa adalah gambaran orang percaya, dimana Roh Allah yg dulu ada  di Ellia berjalan tetap mengikuti Elisa.   Sekalipun tidak masuk akal bagi manusia.

Ayat 9
Elisa bukan sekedar meminta 2 kuasa Elia.
Elisa minta penyertaan 2x yang lebih dari Elia, karena yang dihadapi Elisa lebih berbeda dari Elia yaitu lebih banyak alami hal peperangan, pengkhianatan dsb.

Gereja butuh Roh Kudus (Roh Penghibur dan Roh Penolong), krn Roh Kudus adalah Allah sendiri.  Saat kita terbawa modernsasi itu akan membuat kita mudah dibantai "dunia" pada akhirnya.

Elia naik kesorga, adalah pesan bagi kita semua supaya sama sprti itu Elisa membutuhkan penyertaan 2x lebih dari Elia.   ROH KUDUS lebih dari sekedar 2x Elia.   Tapi Allah sendiri yg bersama kita.

Gereja sebetulnya tidak perlu melakukan demo saat diganggu karena pada dasarnya mereka dunia memang sudah membenci Yesus..

 Bergairahlah seperti Elisa, jangan tunggu2 lagi. Roh Kudus itu jelas, tegas, Ia diberitakan dan dinyatakan, dan tidak samar2.  
Kekristenan selalu jelas darimana dan kemana.

TUHAN YESUS Memberkati...

No comments: