No : GMIKA/IPS/230416/21.30wib
Oleh : RFB
1 Kor 16:19 - 40
Pelayan harus didasari oleh pimpinan Roh Kudus, bukan karena kepentingan diri sendiri. Dalam Ayat 22-24 Konsekuensi pelayanan adalah penderitaan, disini Paulus dan Silas menderita bukan karena kesalahan yang mereka perbuat.
Ayat 25: Ketika Paulus dan Silas dalam merespon penderitaaan pelayanan dengan menaikan pujian dan berdoa menyerahkan diri kepada Tuhan (bukan berdasarkan tuntutan)
Ayat 26: Tuhan bertindak, karena :
Paulus dan Silas melakukan pekerjaan Tuhan
Ada kepentingan Allah
Ada doa dan pujian yang dinaikkan saat mengalami penderitaan
Setelah Tuhan bertindak :
saat orang yg tidak mempercayai Yesus melihat mukjizatNya, pengertian mereka tidak bisa menerimanya
Paulus dan Silas memiliki kasih kepada mereka yang di luar Yesus, karena ada hikmat dalam pimpinan Roh
Walaupun saat itu Paulus dan Silas dapat melarikan diri, tetapi mereka tetap dalam penjara, Allah menyelamatkan mereka melalui pembesar-pembesar kota untuk membebaskan mereka dari penjara.
By: AEP
Nasehat Untuk kita jangan pernah keluar/menjauhi dari garis Kehendak Allah. Karena saat itu terjadi, tidak akan kita rasakan secara langsung, tetapi tanpa sadar kita bisa semakin menjauhi Kehendak Allah. Mari kita jangan memandang peristiwa hanya/fokus berdasarkan bagaimana peristiwa itu terjadi, tetapi "kenapa" peristiwa itu dapat terjadi, dan Allah ijinkan. Sebab Allah dapat/sanggup bekerja pada sebuah peristiwa,untuk menjadikan kehendakNya jadi.
Dalam sebuah peristiwa maka lebih penting maksud Allah daripada jenis Karunia itu sendiri, (karunia RK). Hari ini Gereja harus bertumbuh dalam kesaksian. Kesaksian itu berbicara tentang hidup kita yang sesungguhnya. Jangan pernah ingin sama seperti dunia, betapapun itu.
Paulus dan Silas menaikkan pujian dan berdoa bukan karena "panik" terpenjara, tetapi karena memang kebiasaan mereka untuk setiap malam berdoa. Jadi walaupun sedang mengalami penderitaan, mereka tetap dalam kebiasaannya (Pola Hidup Ilahi yg diterapkannya)
Kita harus menetapkan Pola Hidup Ilahi dalam kehidupan kita. Putuskanlah Pola apa yang akan kita tetapkan sebagai Pola Illahi yang diterapkan.
No comments:
Post a Comment