No: GMIKA/IM/4/18.00/SotoKudus
Wahyu 22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,Hamba2Nya beribadah kepada Dia
Ibadah itu tidak boleh sembarangan di mata Tuhan, karena itu Kekeristenan tidak mudah. Ibadah pertama kali dilakukan dengan melakukan korban yaitu :
1. Binatang yang dipakai untuk menutupi ketelanjangan Adam Hawa
2. Habel
3. Henokh, bergaul karib dengan Allah
4. Nuh, setelah air bah selesai
5. Abraham
Saat PL, Tuhan menyukai korban bakaran, karena mengingat tentang AnakNya yang akan menjadi korban. Central Ibadah adalah Yesus. Pastikan setiap ibadah ada hati yang mencari Tuhan. Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Amos 5:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup! Setiap hari kita harus mencari Tuhan, agar kita hidup. Karena ibadah berbicara tentang cara hidup yang mempersembahkan hidup bagi Tuhan. saat kita mempersembahkan hidup, maka Allah akan mengingat kita. Dalam arti lain, ibadah adalah mencari yang Ilahi dalam hidup kita
Saat kita diberkati dan membuat kita tidak menjadi rendah hati, itu bukan dari Tuhan.
Karena berkat dari Tuhan selalu membuat kita bertobat (Dosa = hamartiah = salah sasaran)
Wujud Tuhan adalah dalam bentuk Firman (gambaran/watak pribadi Allah) dan Roh Kudus.
PERKARA BERAT DI DUNIA:
1. Berdoa, untuk mencari Tuhan.
Doa bukan tindakan terakhir tetapi langkah pertama setiap hari. Doa yang benar, adalah yang membawa kita menjadi hamba, sampai hati kita menjadi takluk akan Tuhan dan menjadi kudus (menyadari yang menarik adalah Tuhan). Doa yang berhasil adalah saat kita mendapat jawaban. Ibrani 12:26-29 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan. Ibrani 9:27
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
2. Bertobat, adalah menyadari dosa kita yang dimana kita self oriented.
Bagaimana merubah orientasi hidup kita menjadi untuk Tuhan adalah bentuk pertobatan. Karena itu mencari Tuhan menjadi sangat sulit. Orang yang paling diberkati, adalah orang yang mampu melihat dosanya. Dosa dimulai dari adanya kegelapan (dalam hati saat melihat diri/Tuhan ) yaitu ketidaktahuan. Dosa sama dengan saat kita tidak mengingini Tuhan.
Cara Kita Mencari Tuhan, harus ada kemauan, bukan kemampuan. Menjaga kemauan itu juga tidak mudah. Yesaya 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Galatia 6:3 Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri.
No comments:
Post a Comment